Tak Lagi Dilanggani Honda, Bisnis Takata Anjlok

Arsito Hidayatullah, Deni Yuliansari

Rabu, 04 November 2015 | 17:37 WIB
Tak Lagi Dilanggani Honda, Bisnis Takata Anjlok
Ilustrasi airbag. (Shutterstock)

Suara.com - Saham produsen airbag Takata mengalami penurunan tajam di Jepang selama lima bulan terakhir, setelah salah satu pabrikan otomotif yakni Honda memutuskan tidak akan menggunakan airbag Takata.

Honda menyebut bahwa pihaknya mengalami masalah dengan Takata yang disebut-sebut telah memanipulasi data tes air bag inflator.

"Yang menjadi masalah utama adalah Takata yang memanipulasi data," papar analis kredit Nomura Holdings Inc, Shintaro Niimura, seperti dilansir laman Bloomberg.

Honda pun disebut memutuskan untuk mencari pemasok airbag berbasis global, sebagai alternatif suplai airbag depan dan penumpang, terutama untuk kendaraan yang akan dikembangkan.

Akibat keputusan ini, kondisi bisnis Takata pun kini dilaporkan mengalami sedikit goncangan. Terlebih karena Honda sejauh ini merupakan konsumen terbesar Takata. [Bloomberg]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Datsun Kini Sudah Pakai 'Airbag', Ini Harga Barunya

Datsun Kini Sudah Pakai 'Airbag', Ini Harga Barunya

Autoshow | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 03:51 WIB

X-Trail Terbakar, Nissan Salahkan Takata

X-Trail Terbakar, Nissan Salahkan Takata

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2015 | 13:32 WIB

Mazda Akui 150 Mobilnya di Indonesia Berisiko Alami Cacat Airbag

Mazda Akui 150 Mobilnya di Indonesia Berisiko Alami Cacat Airbag

Otomotif | Minggu, 21 Juni 2015 | 14:11 WIB

Ada Delapan Kematian Akibat Airbag Takata di Mobil Honda

Ada Delapan Kematian Akibat Airbag Takata di Mobil Honda

Otomotif | Minggu, 21 Juni 2015 | 11:13 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×