Tiga Hal yang Perlu Dicermati Saat Beli Mobil Bekas

Angelina Donna

Rabu, 09 Desember 2015 | 07:30 WIB
Tiga Hal yang Perlu Dicermati Saat Beli Mobil Bekas
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Membeli barang kondisi bekas seringkali menjadi pilihan banyak orang dengan 2 pertimbangan, yaitu manakala anggaran terbatas atau tingkat penyusutan barang dari tehun ke tahun relatif besar sehingga barang baru dan bekas mempunyai selisih harga besar walau sebenarnya model dan kualitas barang tidak jauh berbeda.

Pada dasarnya, segmentasi pasar penjualan barang bekas tak hanya masyarakat kelas ekonomi bawah saja, banyak pula masyarakat kalangan menengah ke atas yang juga sering membeli barang-barang dengan kondisi second atau bekas. Hal ini terbukti dengan selalu ramainya toko garage sale atau toko yang menjual barang-barang second khususnya yang ada di Jakarta atau kota besar lainnya di Indonesia.

Salah satu barang yang paling sering dibeli dalam kondisi second adalah mobil. Mobil merupakan barang yang dipasarkan dengan harga tinggi, sehingga tak jarang akhirnya banyak orang yang memutuskan membeli mobil second yang memiliki harga jauh lebih murah namun kualitasnya seperti mobil baru.

Beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membeli kendaraan kondisi second adalah pastikan Anda merasa nyaman saat mengendarainya. Selain itu, perhatikan pula kelengkapan administratif seperti surat-surat, STNK, BPKB, dan lain-lain. Anda harus paham berbagai modus kejahatan yang mengintai jual beli kendaraan bekas seperti uraian dibawah ini.

1.Cek Keabsahan BPKB dan STNK

Cara paling gampang untuk memeriksa keabsahan BPKB dan STNK tentu saja dengan membawa dan mengeceknya ke kantor Samsat terdekat. Namun dalam proses jual beli kendaraan bekas, hal ini kadang susah dilakukan mengingat sirkulasi kendaraan yang cepat apalagi banyak transaksi terjadi di hari Minggu dimana Samsat tutup. Hal ini membuat pembeli harus punya pengetahuan yang cukup untuk pengecekan standar keasilan BPKB atau STNK.

Untuk mengecek BPKB misalnya, ada beberapa kriteria yang bisa anda perhatikan, diantaranya adalah BPKB memiliki 22 halaman berwarna dasar abu, serta ukuran 17x12 cm. Sampul bagian depan terbuat dari bahan kulit berwarna biru tua yang disertai logo polisi dengan tinta putih semu perak, terdapat benang pengaman berhologram dan watermark, lalu yang terakhir adanya kecocokan antara surat BPKB dengan kondisi fisik kendaraan yang akan anda beli, misalnya plat nomor, warna, mesin, dan sebagainya.

Tak hanya BPKB, pastikan juga STNK kendaraan tersebut masih berlaku, asli, dan aman. Banyak orang yang tidak bertanggung jawab memalsukan STNK kendaan hanya untuk mendapatkan keuntungan pribadi. STNK dengan kondisi asli dan diakui secara hukum adalah STNK yang terbuat dari bahan kertas tebal, memiliki hologram khusus, pada bagian sisi kertas terdapat benang pengaman, dan pada bagian sisi kanan terdapat tulisan STNK dengan ukuran kecil.

Untuk memastikan pengecekan surat-surat tersebut agar lebih akurat, Anda bisa membawa surat-surat kendaraan tersebut ke pihak kepolisian atau atau kantor samsat pada jam kerja. Pengecekan surat-surat kendaraan, terutama kendaraan bekas sangat penting untuk dilakukan, supaya Anda tidak terkena tuduhan pasal penadah atau pemalsuan dokumen jika membeli kendaraan bekas dengan surat-surat palsu

2.Cek Dokumen Riwayat Pemakaian Kendaraan

Kadang kala orang terlalu fokus pada pengecekan kondisi keaslian surat penting seperti BPKB dan STNK. Namun sebenarnya jangan lewatkan juga dokumen kelengkapan kendaraan di luar itu, misalnya buku service, garansi kendaraan, body painting guarantee, dan lainnya. Pastikan semua dokumen tersebut ada ketika melihat mobil tersebut. Idealnya, Anda bisa melihat catatan servis kendaraan dengan tulisan tangan yang berbeda, memastikan itu bukan catatan yang dibuat-buat. Perhatikan juga jumlah pemilik sebelumnya, Anda perlu waspada jika ada lebih dari 2 pemilik mobil itu dalam waktu 5 tahun karena bisa saja ini menunjukkan bahwa kondisi kendaran tidak bagus sehingga sering berpindah tangan.

3.Waspadai Kecenderungan Tindakan Fraud

Walaupun kejadian pemalsuan atau tindakan fraud lainnya bisa saja terjadi di mana saja dan oleh siapa saja, namun berdasarkan informasi yang beredar kita dapat mengambil semacam premis atau dugaan kecenderungan pelaku fraud berdasarkan gender lebih besar oleh pria, sedangkan usia yang banyak melakuka tindakan fraud ada pada usia pertengahan (30-40 tahun). Perlu diketahui juga bahwa semakin tinggi pendidikan semakin besar pula kerugian yang ditimbulkan karena semakin canggih modusnya. Dengan memahami kecenderungan ini, anda bisa lebih berhati-hati dalam bertransaksi jual beli kendaraan.

Terapkan Prinsip Kehati-Hatian

Setelah mengetahui berbagai modus kejahatan dalam transaksi jual beli kendaraan bekas di atas, tentu Anda bisa lebih siap dan mantap untuk memutuskan kendaraan mana yang akan dibeli. Kehati-hatian dalam memilih pada akhirnya yang akan membantu Anda mendapat mobil bekas impian. Jadi, selamat mencoba!

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Cara Membuat SIM dan Biaya Pengurusannya

Pajak Progresif Mobil: Ketahui Cara Menghitungnya

7 Tips Memilih Mobil Bekas Yang Berkualitas

Published by

 

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengatur Keuangan Setelah Terkena PHK, Apa yang Mesti Dilakukan?

Mengatur Keuangan Setelah Terkena PHK, Apa yang Mesti Dilakukan?

Bisnis | Selasa, 08 Desember 2015 | 06:46 WIB

Mendalami BPJS Kesehatan, Apa Saja yang Mesti Diketahui?

Mendalami BPJS Kesehatan, Apa Saja yang Mesti Diketahui?

Bisnis | Senin, 07 Desember 2015 | 06:55 WIB

6 Tips Agar Pengajuan Kredit Motor Anda Disetujui

6 Tips Agar Pengajuan Kredit Motor Anda Disetujui

Otomotif | Jum'at, 04 Desember 2015 | 08:13 WIB

8 Ide Usaha untuk Karyawan yang Bermodal Kecil

8 Ide Usaha untuk Karyawan yang Bermodal Kecil

Bisnis | Kamis, 03 Desember 2015 | 08:22 WIB

7 Kebiasaan Baik yang Harus Dilakukan Dalam Mengatur Keuangan

7 Kebiasaan Baik yang Harus Dilakukan Dalam Mengatur Keuangan

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2015 | 07:30 WIB

Punya Buah Hati Lebih Awal? Ini Dia Keuntungan Finansialnya

Punya Buah Hati Lebih Awal? Ini Dia Keuntungan Finansialnya

Bisnis | Selasa, 01 Desember 2015 | 07:56 WIB

5 Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Leasing Kredit Motor

5 Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Leasing Kredit Motor

Otomotif | Senin, 30 November 2015 | 06:39 WIB

Terkini

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit

Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?

Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:45 WIB

8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega

8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga

Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga

Jogja | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:32 WIB

×