Dorong Penjualan Mobil Listrik, Jerman Gelontorkan Rp14,98 T

Dythia Novianty | Insan Akbar Krisnamusi | Suara.com

Selasa, 14 Juni 2016 | 14:42 WIB
Dorong Penjualan Mobil Listrik, Jerman Gelontorkan Rp14,98 T
Ilustrasi mobil listrik (Shutterstock).

Suara.com - Di saat Indonesia masih belum beranjak dari standar emisi gas buang setingkat Euro 2 bagi kendaraan roda empat, Jerman menyediakan dana 1 miliar Euro atau setara Rp14,98 triliun untuk mendorong penjualan mobil listrik dan mobil hibrida. Sepertiga dari dana diberikan sebagai subsidi bagi konsumen.

Kesepakatan itu, menurut Bloomberg beberapa waktu lalu, telah ditandatangani oleh Kanselir Jerman Angela Merkel pada Mei kemarin. Konsumen akan mendapat rabat 4 ribu Euro (sekitar Rp59,9 juta) bagi pembelian mobil listrik dan 3 ribu Euro (Rp44,9 juta) bagi pembelian mobil hibrida.

Subsidi di atas adalah untuk mobil-mobil berharga jual maksimum 60 ribu Euro atau kisaran Rp899 juta. Tesla Model S disebut sebagai salah satu model yang tidak termasuk ke dalam kategori subsidi karena berbanderol lebih dari itu.

"Dengan subsidi kepada konsumen tersebut, mobil-mobil listrik akan semakin menjangkau kehidupan sehari-hari," kata Menteri Ekonomi dan Energi Jerman Sigmar Gabriel.

Adapun sisa dana digunakan untuk mendirikan 15.000 stasiun pengisian daya baterai yang disebar di jalan-jalan utama Jerman. Perpaduan kebijakan tersebut, ucap Menteri Lingkungan Hidup Jerman Barbara Hendricks, diproyeksikan bakal mengakselerasi penjualan kendaraan listrik hingga menjadi 500 ribu pada 2020.

Data pemerintah Jerman sendiri menunjukkan bahwa dari 3,2 juta registrasi mobil baru pada 2015, 12 ribu unit diantaranya datang dari mobil listrik sedangkan 33 ribu lainnya disumbangkan oleh mobil hibrida.

Center of Automotive Management Bergisch-Gladbach memperkirakan bahwa pada 2025, setidaknya 8% dari registrasi roda empat anyar akan dikontribusikan oleh mobil listrik.

Pemerintah 'Negeri Bavaria' menargetkan pengurangan gas karbon dioksida sebanyak 80-95% pada 2050 dan industri otomotif yang mendatangkan seperlima gas CO2 di negara itu menjadi salah satu fokus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Genesis Bakal Ramaikan Persaingan Mobil Listrik Mewah

Genesis Bakal Ramaikan Persaingan Mobil Listrik Mewah

Otomotif | Sabtu, 04 Juni 2016 | 18:30 WIB

Cara Toyota dan Nissan Perkuat 'Kesaktian' Baterai Mobil Listrik

Cara Toyota dan Nissan Perkuat 'Kesaktian' Baterai Mobil Listrik

Otomotif | Selasa, 31 Mei 2016 | 21:15 WIB

VW Siap Ciptakan Platform Mobil Listrik Kedua

VW Siap Ciptakan Platform Mobil Listrik Kedua

Otomotif | Senin, 30 Mei 2016 | 10:04 WIB

Chevrolet dan Lyft Segera Uji Coba Bolt Nirawak untuk Taksi

Chevrolet dan Lyft Segera Uji Coba Bolt Nirawak untuk Taksi

Otomotif | Sabtu, 07 Mei 2016 | 14:00 WIB

Mahasiswa Surabaya Buat Mobil Listrik Bergaya City Car

Mahasiswa Surabaya Buat Mobil Listrik Bergaya City Car

Otomotif | Rabu, 20 April 2016 | 23:25 WIB

Terkini

Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun

Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel

Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:10 WIB

Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri

Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:01 WIB

Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?

Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:54 WIB

Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?

Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:05 WIB

Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026

Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:50 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang

Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:43 WIB

CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif

CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:44 WIB

Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat

Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:28 WIB

Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125

Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:42 WIB