Tips Sederhana Bermotor Saat Musim Hujan

Dythia Novianty Suara.Com
Jum'at, 02 Desember 2016 | 15:07 WIB
Tips Sederhana Bermotor Saat Musim Hujan
Ilustrasi bermotor saat musim hujan. [Shutterstock]

Suara.com - Beberapa pengendara motor kerap berfikir dua kali sebelum berkendara di saat musim hujan. Namun, jika itu memang satu-satunya pilihan Anda untuk beraktivitas, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat berkendara agar aman dan tetap menyenangkan.

1. Pilih perlengkapan yang tepat

Sebuah jas hujan, sarung tangan, sepatu bot, dan mungkin rompi dapat menjaga tubuh Anda dari hujan dan kencangnya angin. Hal yang paling penting adalah semua perlengkapan tersebut haruslan tahan air.

Tapi jika Anda membutuhkan perlindungan lebih, pertimbangkan memakai lapisan. Tetapi beberapa orang lebih memilih menggunakan beberapa lapisan dibandingkan satu pakaian tebal, karena dia dapat dengan mudah melepaskannya satu per satu sesuai kebutuhan.

Bagian lain yang sering diabaikan dari perlengkapan adalah helm, yang harus dilengkapi dengan pelindung anti-kabut, penjaga napas, atau bahkan visor dengan fungsi defrost listrik. Kondisi malam hari ditambah hujan akan membuat Anda membutuhkan perlindungan yang berfungsi di saat kondisi gelap.

Apapun yang Anda kenakan, pastikan itu tidak mengganggu saat berkendara atau mengalihkan perhatian dengan cara apapun. Misalnya, tidak dapat mengontrol kendaraan dengan jari beku, tapi menggunakan sarung tangan yang berukuran terlalu besar, itu bukan hal yang benar.

Demikian pula, leher akan lebih hangat jika tertutup rapat tapi hal ini dapat membatasi ruang gerak Anda dari balik kepala. Anda mungkin harus menemukan peralatan yang tepat, tetapi harus dapat menemukan keseimbangan yang baik antara kenyamanan dan kepraktisan.

Hal yang tidak boleh dilupakan adalah menyiapkan pakaian ganti untuk berjaga-jaga.

2. Berkendara lebih halus dan cerdas

Baca Juga: Ahmad Dhani Ditangkap: Polisi Mau Dobrak Kamar Saya

Ketika berkendara saat kondisi kurang ideal, Anda harus mengubah cara menangani sepeda motor tersebut. Penyesuaian throttle perlu dibuat lebih lancar, perlahan saat menerapkan rem, sehingga dalam bit terakhir zona pengereman Anda tidak dipaksa menusuk tuas rem.

3. Berhati-hatilah terhadap persimpangan

Setiap tempat dimana mobil berhenti akan memiliki konsentrasi lebih tinggi dengan tumpahan cairan yang licin. Hujan membuatnya lebih buruk.

Jika Anda memang terpaksa harus melewati area ini, yang terbaik adalah mengurangi kecepatan saat mendekati persimpangan. Jangan melaju kendaraan saat lampu lalu lintas sudah kuning, karena jika Anda harus melaju lebih cepat atau menekan rem secepat mungkin dapat bermasalah.

Juga, ketika berhenti di lampu merah, periksa kaca spion untuk mengecek jika ada mobil yang meluncur dari belakang. Demikian pula, jaga jarak dua kali lipat agar tidak terkejut dengan mobil yang berhenti mendadak di depan Anda. [Sport Rider]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI