Suara.com - Wuling Motors menghadirkan berbagai inovasi kendaraan listrik terbaru, salah satunya seperti Wuling Air EV. Sebuah mobil listrik compact dengan desain futuristik dan fitur canggih.
Kendaraam ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas perkotaan, di mana Air ev menawarkan efisiensi, kenyamanan, hingga kemudahan untuk penggunaan sehari-hari.
Sebagai mobil listrik dari Wuling, Air EV tentu dibekali dengan fitur dan teknologi andalan. Tak hanya yang baru, kini versi bekasnya banyak diburu oleh masyarakat yang ingin beralih dari kendaraan bensin ke kendaraan listrik. Meskipun bekas, namun masih banyak unit yang dijual dalam kondisi sangat prima.
Nah, dalam ulasan kali ini, kami akan membahas secara mendetail terkait aspek dari Wuling Air EV, termasuk transmisi, kapasitas mesin, desain interior hingga eksterior, fitur unggulan, performa, harga bekas, varian dan warna. Jadi simak baik-baik ya!
Makin Murah, Berapa Harga Wuling Air EV Second?

Melansir dari berbagai platform jual beli online mobil bekas, harga Wuling Air EV bekas rata-rata berkisar Rp100 jutaan hingga Rp130 jutaan. Perbedaan harga kali ini terjadi karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, misalnya seperti kondiai, tahun produksi, tipe, hingga jarak tempuh Wuling Air EV. Berikut contoh harga Air EV bekas:
- Air EV Standard 2023 dengan jarak tempuh ±10.000 km: Rp100–110 jutaan
- Air EV Long Range 2022 dengan jarak temouh 15.000–20.000 km: Rp130–140 jutaan
Melalui list harga tersebut bisa kita lihat bahwa unit yang paling banyak ditemui justru berada di rentang harha Rp120–130 jutaan. Kisaran harga itu diklaim ideal lantaran usia mobil masih relatif muda, jarak tempuh belum terlampau tinggi, serta kondisinya masih layak pakai.
Bila dibandingkan dengan harga unit barunya, penurunan nilai Wuling Air EV cenderung signifikan. Sebagai contoh, untuk varian Standard yang kondisi barunya dijual di kisaran Rp180 jutaan, saat ini dapat ditemukan dengan harga kurang lebih Rp105 jutaan. Itu berarti, hanya dalam waktu satu atau dua tahun, harganya bisa turun Rp60–70 jutaan.
Penurunan yang hampir setengah harga tersebut menjadi alasan utama beberapa orang tertarik dengan Wuling Air EV bekas. Apalagi bagi pembeli mobil listrik pemula, Air EV menjadi pilihan menarik karena terjangkau.
Alasan Harga Wuling Air EV Bekas Cepat Mengalami Depresiasi (Turun)

Banyak orang yang mungkin bertanya-tanya, mengapa mobil listrik yang usianya baru 2-3 tahun dapat mengalami penurunan harga yang sangat drastis. Setelah dipelajari, ternyata Ada beberapa faktor fundamental yang eapat memengaruhi nilai jual kembali unit listrik ini merosot, misalnya:
1. Akselerasi Teknologi Baterai
Di tengah gempuran dorongan peralihan kendaraan ramah lingkungan, membuat industri EV berkembang sangat pesat. Banyak brand-brand yang menghadirkan model baru dengan teknologi baterai yang lebih padat energi serta lebih murah. Hal ini menjadikan model lama terlihat tertinggal secara spesifikasi dan desain.
2. Kebijakan Lembaga Pembiayaan
Sampai saat ini, masih banyak perusahaan leasing yang bersikap konservatif atau selektif dalam memberi kebijakan kredit untuk unit mobil listrik bekas. Peraturan itu secara otomatis dapat membatasi jumlah calon pembeli dan menekan harga jual.