Umpat Pelanggan dan Sebut "Perkosa", Pengemudi GrabBike Dipecat

Liberty Jemadu | Suara.com

Selasa, 07 Maret 2017 | 20:57 WIB
Umpat Pelanggan dan Sebut "Perkosa", Pengemudi GrabBike Dipecat
Ratusan pengemudi Grab Bike menggelar aksi di kantor Grab Indonesia di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (5/12) [Suara.com/Oke Atmaja].

Suara.com - Seorang pengemudi GrabBike, layanan ojek online dari Grab, dipecat karena terbukti telah memaki, bertanya soal etnis pelanggan, dan mengeluarkan pernyataan bernada ancaman menggunakan kata "diperkosa".

Pemecatan itu terjadi setelah seorang perempuan pelanggan GrabBike, pada Senin (6/3/2017), mengeluh di media sosial Facebook tentang pengemudi GrabBike bernama "Triwahyuno T" di Jakarta, yang mengumpat dan mengancamnya melalui aplikasi pesan WhatsApp.

"Pada tanggal 6 Maret 2017, kami menerima informasi bahwa telah terjadi hal yang tidak berkenan yang melibatkan seorang pengemudi dan penumpang GrabBike," jelas  Mediko Azwar, Marketing Director Grab Indonesia dalam emailnya kepada Suara.com, Selasa (7/3/2017).

"Segenap manajemen Grab menyesali atas ketidaknyamanan yang terjadi dan telah menyampaikan permintaan maaf kepada penumpang yang bersangkutan," tulis Mediko lebih lanjut.  

Mediko menjelaskan bahwa pihaknya juga telah memberikan informasi terkini kepada penumpang tersebut mengenai tindakan-tindakan yang telah dilakukan menyusul laporan yang dibuatnya.

"Menyusul hasil investigasi berdasarkan bukti-bukti terkait kejadian tersebut, kami telah memutus kemitraan dengan pengemudi yang bersangkutan dan siap memberikan dukungan penuh kepada penumpang tersebut jika yang bersangkutan melakukan pelaporan ke pihak yang berwenang," beber Mediko.

"Keselamatan merupakan prioritas bagi Grab dan merupakan pilar dari seluruh kegiatan operasional dan layanan kami," imbuh dia, "Sekali lagi, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh penumpang tersebut."

Laporan tentang perilaku pengemudi GrabBike atas nama Triwahyuno itu sendiri ditulis oleh pengguna Facebook bernama Nadya Barnes. Ia juga melampirkan foto percakapan dengan Triwahyuno di WhatsApp.

Dalam percakapan itu, terlihat Triwahyuno mengumpat Nadya dengan kata "brengsek". Ia juga bertanya soal latar belakang etnis Nadya.

"Sebentar lagi ada kerusuhan siap siap aja dipeekosa," tulis Triwahyuno lebih jauh.

Menurut Nadya, masalah bermula pada 2 Maret pekan lalu. Ketika itu ia memesan GrabBike untuk mengantarnya dari Jalan Tol Cawang-Grogol ke PT Metraplasa, dengan tarif Rp5.000.

Tetapi setelah pesanannya diterima, sang pengemudi justru memintanya untuk membatalkan pesanan karena jarak pengemudi dengan Nadya cukup jauh. Nadya mengaku sudah berusaha membatalkan pesanannya, tetapi selalu gagal.

"Lalu saya menelpon dia, mengatakan bahwa saya tak bisa membatalkan pesanan dari aplikasi saya, dan memintanya untuk membatalkan. Tetapi dia tak membatalkannya," tulis Nadya.

Alhasil Nadya memilih layanan ojek online lain. Tetapi, menurut Nadya, pengemudi Grab itu meneleponnya beberapa kali selama di perjalanan dan mengucapkan kata-kata kasar.

Ketika Nadya sudah tiba di lokasi tujuannya, ia menerima pesan via WhatsApp pertama dari Triwahyuno. Isinya menggunakan kata "brengsek".

Tak berhenti di situ, teror via WhatsApp dari Triwahyuno berlanjut hingga Senin pekan ini. Dalam pesannya pekan ini Triwahyuno bertanya soal etnis Nadya dan menyebut kata "diperkosa".

Hingga berita ini ditayangkan, tulisan Nadya di akun Facebook-nya sudah dibagikan lebih dari 6.360 kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Rekomendasi Motor Bekas untuk GoRide Comfort dan GrabBike XL

5 Rekomendasi Motor Bekas untuk GoRide Comfort dan GrabBike XL

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 18:33 WIB

Gandeng Ojol, Perusahaan Ini Sebar Ratusan Ribu Susu Steril

Gandeng Ojol, Perusahaan Ini Sebar Ratusan Ribu Susu Steril

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:10 WIB

Fenomena Krisis Ojol Ternyata Ini Penyebabnya: Kapitalisme Tingkat Dewa

Fenomena Krisis Ojol Ternyata Ini Penyebabnya: Kapitalisme Tingkat Dewa

Entertainment | Jum'at, 13 Maret 2026 | 21:40 WIB

BHR Ojol 2026: Sesuai atau Jauh dari Ekspetasi?

BHR Ojol 2026: Sesuai atau Jauh dari Ekspetasi?

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 22:15 WIB

Nominal BHR Ojol Gojek, Grab, Maxim, dan inDrive 2026: Cek Jadwal Cairnya

Nominal BHR Ojol Gojek, Grab, Maxim, dan inDrive 2026: Cek Jadwal Cairnya

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:24 WIB

Merit System dalam BHR GoTo-Grab Dinilai Tepat Jaga Keadilan Mitra

Merit System dalam BHR GoTo-Grab Dinilai Tepat Jaga Keadilan Mitra

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 13:32 WIB

Syarat Dapat BHR Ojol 2026: Cek Kriteria Gojek, Grab, Maxim, dan inDrive

Syarat Dapat BHR Ojol 2026: Cek Kriteria Gojek, Grab, Maxim, dan inDrive

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 13:40 WIB

Teknologi Grab Indonesia 2026: Algoritma, Big Data, dan 3,7 Juta Mitra Penggerak Ekonomi Digital

Teknologi Grab Indonesia 2026: Algoritma, Big Data, dan 3,7 Juta Mitra Penggerak Ekonomi Digital

Tekno | Jum'at, 27 Februari 2026 | 07:50 WIB

Merger Grab - GoTo Tersandung Saham Telkomsel, KPPU Belum Terima Notifikasi

Merger Grab - GoTo Tersandung Saham Telkomsel, KPPU Belum Terima Notifikasi

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 15:47 WIB

Grab Boyong UMKM Medan ke Panggung World Economic Forum 2026

Grab Boyong UMKM Medan ke Panggung World Economic Forum 2026

Tekno | Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:31 WIB

Terkini

Harga 3 BBM Naik per 18 April 2026, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400 per Liter

Harga 3 BBM Naik per 18 April 2026, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400 per Liter

Otomotif | Sabtu, 18 April 2026 | 09:14 WIB

Update Harga BBM Pertamina 18 April 2026 dari Pertalite, Pertamax hingga Dexlite

Update Harga BBM Pertamina 18 April 2026 dari Pertalite, Pertamax hingga Dexlite

Otomotif | Sabtu, 18 April 2026 | 08:13 WIB

Adu Ketangguhan Mobil Listrik Jaecoo J5 vs Byd Atto 1, Mana Paling Kuat dan Bandel?

Adu Ketangguhan Mobil Listrik Jaecoo J5 vs Byd Atto 1, Mana Paling Kuat dan Bandel?

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 21:19 WIB

7 Mobil PHEV 7 Seater Termurah di Indonesia: Desain Mewah Berkelas, Kabin Super Luas

7 Mobil PHEV 7 Seater Termurah di Indonesia: Desain Mewah Berkelas, Kabin Super Luas

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 21:15 WIB

5 Motor Listrik Roda 3 Tertutup Mirip Mobil, Baterai Bandel Kuat Jarak Jauh

5 Motor Listrik Roda 3 Tertutup Mirip Mobil, Baterai Bandel Kuat Jarak Jauh

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 20:54 WIB

BMW Sebut Mobil China Hanya Mengancam Dominasi Merek Jepang dan Korea

BMW Sebut Mobil China Hanya Mengancam Dominasi Merek Jepang dan Korea

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 20:50 WIB

Nostalgia Mobil Klasik di BMW Group Festival of JOY

Nostalgia Mobil Klasik di BMW Group Festival of JOY

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 18:42 WIB

Yamaha Classy Modifest 2026 Jadi Ajang Adu Kreativitas Modifikasi Fazzio dan Grand Filano

Yamaha Classy Modifest 2026 Jadi Ajang Adu Kreativitas Modifikasi Fazzio dan Grand Filano

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 17:50 WIB

Desain Komponen Terdaftar di Indonesia, Inikah Calon Motor Listrik Honda Pengganti EM1?

Desain Komponen Terdaftar di Indonesia, Inikah Calon Motor Listrik Honda Pengganti EM1?

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 16:01 WIB

Donald Trump Gandeng Raksasa Otomotif General Motors dan Ford untuk Produksi Senjata Militer

Donald Trump Gandeng Raksasa Otomotif General Motors dan Ford untuk Produksi Senjata Militer

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 15:53 WIB