India Geser Cina Kuasai Kendaraan Roda Dua

Dythia Novianty

Minggu, 07 Mei 2017 | 19:45 WIB
India Geser Cina Kuasai Kendaraan Roda Dua
Ilustrasi penjualan sepeda motor. [AFP]

Suara.com - India berhasil menyalip Cina merajai pasar sepeda motor di dunia. Hal ini melihat dari penjualan secara keseluruhan tahun 2016, menurut Society of Indian Automobile Manufacturers (SIAM).

India tercatat menjual 17,7 juta kendaraan roda dua pada tahun 2016. Sedangkan Cina menjual sebanyak 16,8 juta dua roda.

Penjualan skutik menyumbang lebih dari 5 juta angka tersebut, sementara motor di segmen 100-110 cc menyumbang hampir 6,5 juta unit penjualan.

Dalam hal volume murni, pasar roda dua Cina sangat besar. Namun pasar motor domestik negar Tirai Bambu itu telah mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir, karena pelarangan sepeda motor di banyak pusat kota Cina.

Pada tahun 2010, penjualan sepeda motor domestik Cina mencapai lebih dari 27 juta dan kemudian menurun secara bertahap selama empat tahun berturut-turut berikutnya. Sementara, penjualan roda dua di India telah mengalami tren kenaikan selama beberapa tahun terakhir.

Pada 2011 hingga 2012, India menjual lebih dari 13 juta kendaraan roda dua. Jumlah ini meningkat menjadi hampir 16 juta unit pada tahun 2014 hingga 2015.

Seperti saat ini, penjualan roda dua India lebih dari 17 juta pada akhir tahun laporan keuangan 2016-2017.

Ada beberapa alasan untuk penurunan penjualan pasar roda dua di Cina. Pasar domestik Cina sangat diatur dan terhambat dengan impor tinggi, mengurangi impor sepeda motor. Apalagi, tidak ada budaya motor yang berkembang seperti di Barat, sehingga motor berkapasitas lebih tinggi penjualan tidak mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Selain itu, sekitar 200 kota telah melarang sepeda motor sepenuhnya dari daerah pusat kota mereka. Sepeda yang lebih berat dengan ukuran mesin yang lebih besar dilarang secara resmi memasuki kawasan perkotaan.

baca juga

Penurunan penjualan sepeda motor di Cina juga disebabkan oleh tersedianya mobil murah. Mobil-mobil ini, diproduksi pembuat mobil domestik menimbulkan ancaman bagi pasar roda dua.

Di sisi lain, pasar roda dua di India meningkat dengan cepat seiring dengan kenaikan daya beli yang sesuai, dan tanpa batasan seperti Cina. Sebagian besar penjualan roda dua India berasal dari sepeda motor komuter dan skuter otomatis. [NDTV]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BMW Hadirkan Motor Sport 313 Cc Seharga Rp107,5 Juta

BMW Hadirkan Motor Sport 313 Cc Seharga Rp107,5 Juta

Otomotif | Kamis, 27 April 2017 | 17:18 WIB

Skutik Berdesain Eropa, Honda SH150i Meluncur di IIMS 2017

Skutik Berdesain Eropa, Honda SH150i Meluncur di IIMS 2017

Otomotif | Kamis, 27 April 2017 | 16:51 WIB

Custom Motor Listrik Ini Hampir Sentuh Rp800 Juta

Custom Motor Listrik Ini Hampir Sentuh Rp800 Juta

Otomotif | Senin, 03 April 2017 | 12:31 WIB

Motor Listrik Baru Masuk Pasar Indonesia Setelah 2022

Motor Listrik Baru Masuk Pasar Indonesia Setelah 2022

Otomotif | Sabtu, 18 Maret 2017 | 11:52 WIB

Pasar Motor Sport di Ambang Kejayaan

Pasar Motor Sport di Ambang Kejayaan

Otomotif | Rabu, 15 Februari 2017 | 08:30 WIB

Honda Menguasai Hampir Separuh Pasar Motor Sport Indonesia

Honda Menguasai Hampir Separuh Pasar Motor Sport Indonesia

Otomotif | Senin, 16 Januari 2017 | 14:07 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×