Toyota Lewati Tahun Kedua untuk Mencetak 1.000 Pekerja Siap Pakai

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Rabu, 30 Agustus 2017 | 14:14 WIB
Toyota Lewati Tahun Kedua untuk Mencetak 1.000 Pekerja Siap Pakai
Toyota cetak tenaga kerja siap pakai, Karawang, Jawa Barat, Rabu (30/8/2017). [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]

Suara.com - Toyota melewati tahun kedua untuk mewujudkan target mencetak 1.000 tenaga kerja siap pakai di industri otomotif, 8 tahun dari sekarang, melalui Toyota Indonesia Academy (TIA). TIA telah meluluskan angkatan kedua yang siap untuk menjadi operator di pabrik-pabrik korporasi otomotif.

TIA mulai didirikan oleh PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) pada 2015 dengan satu program studi yaitu D1 Teknik Pemeliharaan Mesin Otomasi dengan masa belajar 15 bulan dengan beasiswa penuh dari Toyota. Adapun angkatan keduanya diwisuda pada Rabu (30/8/2017) di Karawang, Jawa Barat.

Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono, mengatakan bahwa jumlah lulusan TIA kali ini masih sama dengan angkatan pertama yaitu 32 orang. Mereka diseleksi dari berbagai sekolah menengah kejuruan (SMK) dari 16 kota di 9 provinsi baik di seputar Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Sumatera.

Meski begitu, pada angkatan ketiga TIA, bakal ada penambahan program studi baru yakni D2 Teknik Produksi Kendaraan Roda Empat dengan jumlah mahasiswa 32 orang. "Jadi, kalau dulu satu angkatan ada 32 orang. Nantinya satu angkatan ada 64 orang, dari D1 dan D2," kata Warih seusai acara wisuda angkatan kedua TIA.

Ia menegaskan, pada 2025, TMMIN menargetkan untuk menyediakan serta menyalurkan 1.000 tenaga kerja di industri pada 2025.

Direktur Adiministrasi, Korporasi, dan Persoalan Eksternal TMMIN, Bob Azzam, menjelaskan bahwa perbedaan antara program D1 dengan D2 di TIA adalah adanya waktu kewajiban magang serta tugas akhir selama satu tahun, sehingga masa belajar para pesertanya menjadi sekitar 2 tahun. Pengadaan program studi D2 ini disesuaikan dengan kurikulum vokasi dari pemerintah yang menginginkan lebih banyak praktik lapangan.

"Jadi, nanti mereka akan praktik selain di pabrik-pabrik Toyota juga di penyuplai-penyuplai Toyota. Tidak hanya penyuplai besar, tapi juga yang kecil-kecil," papar Bob.

Direktur TIA, Amirul Husni, menerangkan, peserta angkatan ketiga yang berjumlah 64 mahasiswa telah selesai diseleksi dari 30 SMK yang tersebar di 21 kota di 12 provinsi. Mekanisme seleksinya sendiri masih dipertahankan.

"Jadi kami bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Diknas) setempat untuk seleksi, terutama adalah siswa-siswi yang pernah mengikuti Lomba Keterampilan Siswa (LKS). Jadi Diknas setempat menyaring lalu kami datang untuk menyeleksi," terang Amirul.

baca juga

Dengan penambahan jumlah program studi dan mahasiswa, TIA pun menambah fasilitas dan instruktur mereka. Fasilitas tersebut, menurut Amirul, antara lain ialah pembangunan gedung di lantai 2 seluas 1.000 meter persegi untuk perpustakaan, laboratorium komputer untuk computer and technical drawing, multifunction classroom, serta dojo karakuri atau kelas khusus mempelajari sistem produksi hingga logistik internal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Toyota Camry Ini Gagal Total Dimodifikasi Jadi Batmobile

Toyota Camry Ini Gagal Total Dimodifikasi Jadi Batmobile

Otomotif | Selasa, 29 Agustus 2017 | 11:20 WIB

Toyota Perkenalkan Mobil Sport Baru Bulan Depan

Toyota Perkenalkan Mobil Sport Baru Bulan Depan

Otomotif | Senin, 28 Agustus 2017 | 16:36 WIB

Dijual Tahun Depan, Toyota C-HR Bisa Diproduksi di Indonesia

Dijual Tahun Depan, Toyota C-HR Bisa Diproduksi di Indonesia

Otomotif | Senin, 31 Juli 2017 | 10:59 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×