Bawa 12 Mobil Listrik Hingga 2022, Aliansi Nissan: ASEAN Penting

Dythia Novianty | Insan Akbar Krisnamusi | Suara.com

Sabtu, 16 September 2017 | 13:00 WIB
Bawa 12 Mobil Listrik Hingga 2022, Aliansi Nissan: ASEAN Penting
Ilustrasi logo Nissan. (Shutterstock)

Suara.com - Aliansi Nissan, yang terdiri dari Nissan, Renault, serta Mitsubishi, mengungkapkan rencana meluncurkan 12 model mobil listrik baru hingga 2022 nanti dengan pasar Asia Tenggara (ASEAN) diakui sebagai salah satu pasar terpenting. Selain itu mereka juga akan menghadirkan 40 model kendaraan berteknologi swakemudi berbagai level, dan minimal satu di antaranya ialah mobil swakemudi penuh.

Ambisi tersebut, seperti diwartakan Bloomberg pada akhir pekan ini, dinamakan 'Aliansi 2022'.

Chairman of the Board Nissan, Renault, dan Mitsubishi, Carlos Ghosn, saat mengumumkan soal 'Aliansi 2022' di Paris pada Jumat waktu setempat, menjelaskan bahwa rencana tersebut dibuat untuk membuat mereka sebagai pemimpin di sektor kendaraan listrik, swakemudi, dan terkoneksi.

Ia mengakui, proses peralihan dari mesin konvensional ke teknologi penggerak listrik murni bakal sangat mahal. Namun, tingginya biaya ia yakini mampu ditekan dengan skala ekonomi besar yang dimiliki aliansi, juga dengan saling berbagi platform, mesin, transmisi, sampai sumber daya lainnya.

"Kami akan menggunakan skala yang kami punya untuk menghadirkan keunggulan dari sisi kompetitivitas (biaya produksi) di masa depan. 'The big guy' bakal memiliki kelebihan yang amat besar dalam situasi ini," papar Ghosn yang mengacu pada volume produksi aliansi yang massif.

Sejak mengakuisisi 34 persen saham Mitsubishi pada akhir 2016, aliansi Nissan memang telah beralih menjadi pabrikan terbesar dunia, menendang keras Toyota dan Volkswagen (VW). Di semester pertama tahun ini, aliansi Nissan memproduksi 5,27 juta unit kendaraan secara global.

Aliansi ini memprediksi mereka masih tetap bertahan sebagai pabrikan termegah dunia di akhir 2017 dengan produksi 10,5 juta unit.

Ghosn kemudian mengatakan, pada 2022, aliansi Nissan ingin menumbuhkan produksi sampai setidaknya 14 juta unit dalam setahun.

Sebanyak sembilan juta unit di antaranya merupakan model-model yang dibangun dari empat platform, dibandingkan dengan dua juta unit dari dua platform saat ini. Sebanyak 70 persen mesin serta transmisi akan dipakai bersama-sama, dibandingkan sepertiga mesin plus transmisi saat ini.

Penghematan yang dilakukan aliansi Nissan pada 2022 diperkirakan mencapai 10 miliar euro (Rp158,35 triliun), meningkat dua kali lipat dari penghematan yang dicapai pada tahun lalu.

Pada 2022, beberapa mobil listrik aliansi Nissan mampu menempuh jarak lebih dari 600 km, meningkat di atas 50 persen dari All-New Leaf generasi terbaru. Pengisian daya 15 menit cukup untuk berjalan 280 km, dikomparasikan dengan 90 km di masa sekarang.

Biaya produksi baterai listrik juga dipercaya turun 30 persen dari 2016. Hal ini digapai melalui pemakaian platform, dapur pacu.

Aliansi Nissan juga menargetkan pertumbuhan pendapatan dari 180 miliar dollar AS (2,38 kuadriliun) tahun lalu menjadi 240 miliar dollar AS (3,181 kuadriliun) di 2022.

"Kami berpikir bahwa pertumbuhan industri otomotif dunia utamanya didorong oleh Cina, India, dan ASEAN. Dan kami siap untuk itu," tutup Ghosn.

Pada Oktober mendatang, Nissan, Renault, serta Mitsubishi dijadwalkan memaparkan presentasi mengenai proyeksi masing-masing merek untuk tiap-tiap segmen kendaraan di tiap-tiap region-region.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aliansi Nissan Masih Pabrikan Terbesar Dunia di 7 Bulan 2017

Aliansi Nissan Masih Pabrikan Terbesar Dunia di 7 Bulan 2017

Otomotif | Jum'at, 01 September 2017 | 13:46 WIB

Aliansi Nissan Gaet Dongfeng Demi Produksi Mobil Listrik di Cina

Aliansi Nissan Gaet Dongfeng Demi Produksi Mobil Listrik di Cina

Otomotif | Rabu, 30 Agustus 2017 | 09:48 WIB

Aliansi Nissan Yakin Jadi Pabrikan Terbesar Dunia Tahun Ini

Aliansi Nissan Yakin Jadi Pabrikan Terbesar Dunia Tahun Ini

Otomotif | Senin, 03 Juli 2017 | 15:43 WIB

Terkini

Punya Suspensi USD dan Mesin 175cc, 'Kembaran' Honda ADV160 Ini Dijual Jauh Lebih Murah

Punya Suspensi USD dan Mesin 175cc, 'Kembaran' Honda ADV160 Ini Dijual Jauh Lebih Murah

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:00 WIB

5 Mobil 1500cc ke Bawah Paling Irit yang Bisa Dipakai Jangka Panjang Tanpa Risau

5 Mobil 1500cc ke Bawah Paling Irit yang Bisa Dipakai Jangka Panjang Tanpa Risau

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:00 WIB

Boleh Berhenti di Bahu Jalan Tol saat Arus Balik 2026, Tapi Cuma untuk Situasi Berikut

Boleh Berhenti di Bahu Jalan Tol saat Arus Balik 2026, Tapi Cuma untuk Situasi Berikut

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:00 WIB

Modal 40 Jutaan Bisa Bawa Pulang Mobil Irit! Cek Harga Karimun Bekas Terbaru 2026

Modal 40 Jutaan Bisa Bawa Pulang Mobil Irit! Cek Harga Karimun Bekas Terbaru 2026

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:45 WIB

5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah

5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:34 WIB

Rest Area Tol Penuh saat Arus Balik Lebaran 2026, Istirahat dan Buang Air Harus ke Mana?

Rest Area Tol Penuh saat Arus Balik Lebaran 2026, Istirahat dan Buang Air Harus ke Mana?

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:15 WIB

Bikin Sungkem! Skutik Nyeleneh Honda Ini Cuma 49cc Tapi Harganya Kalahkan Motor Sport

Bikin Sungkem! Skutik Nyeleneh Honda Ini Cuma 49cc Tapi Harganya Kalahkan Motor Sport

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:00 WIB

Daftar Bengkel Siaga Arus Balik Lebaran 2026 Jalur Pantura & Tol Trans Jawa

Daftar Bengkel Siaga Arus Balik Lebaran 2026 Jalur Pantura & Tol Trans Jawa

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:10 WIB

7 Mobil Bekas Murah Mesin di Bawah 1500cc: Perawatan Mudah, Masa Pakai Lama, Nggak Gampang Gasruk

7 Mobil Bekas Murah Mesin di Bawah 1500cc: Perawatan Mudah, Masa Pakai Lama, Nggak Gampang Gasruk

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:42 WIB

Lupa Bawa e-Toll saat Lebaran 2026? Ini Fakta Apakah Bisa Beli Langsung di Gerbang Tol

Lupa Bawa e-Toll saat Lebaran 2026? Ini Fakta Apakah Bisa Beli Langsung di Gerbang Tol

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:34 WIB