Ternyata, Huruf 'L' di Honda CRF150L Berarti...

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Senin, 13 November 2017 | 09:37 WIB
Ternyata, Huruf 'L' di Honda CRF150L Berarti...
Peluncuran Honda CRF150L di Tangerang, Kamis (9/11/2017). [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]

Suara.com - Honda baru saja mengisi akhir tahun ini dengan meluncurkan CRF150L. Ternyata, huruf 'L' di motor trail tersebut ada arti khususnya.

CRF150L resmi dipasarkan di Indonesia melalui peluncuran yang dilakukan pada Kamis (9/11/2017) di Serpong Tangerang. Pesaing Kawasaki KLX150BF ini dijual seharga on the road Jakarta Rp31,8 juta.

Direktur Pemasaran PT. Astra Honda Motor, Thomas Wijaya, huruf 'L' di model yang mereka boyong mempunyai makna. 'L' merupakan kependekan dari 'License' (Izin) yang artinya memiliki segala kelengkapan agar mendapatkan izin dipergunakan di jalan raya.

"Ada lampu depan, lampu belakang, bisa digunakan di jalan umum jadi bisa onroad dan fun offroad. Jadi, CRF150L bisa melayani konsumen yang lebih luas," ucap Thomas dalam acara peluncuran 'kuda besi' ini.

Selain CRF150L, menurut Thomas, sebenarnya Honda juga memiliki CRF150R dan CRF150L. Namun, yang dibawa ke Indonesia hanya CRF150L.

CRF150L sudah diproduksi secara lokal di pabrik Honda Pegangsaan, Jakarta. Pabrikan asal Jepang ini menargetkan motor trail entry-level ini dapat laku 35 ribu unit dalam setahun penuh dan saat ini mereka pun sedang studi untuk mengekspornya di sekitar Asia.

CRF150L dimodali mesin 150 cc, empat langkah, SOHC, satu silinder, berpendingin udara, dengan sistem injeksi PGM-FI. Mesinnya diklaim paling bertenaga di kelasnya, berdaya maksimum 12,91ps di 8.000 rpm dengan torsi 12,43 Nm di 6.500 rpm.

Honda menciptakan CRF150L sebagai motor multifungsi, untuk aktivitas harian di perkotaan maupun offroad sehingga membekalinya dengan berbagai kelengkapan yang mendukung. Fitur-fitur itu antara lain ialah pijakan kaki yang karetnya bisa dipasang dan dicopot, panel meter digital berdesain ringkas, setang yang dapat disetel di dua posisi, suspensi long travel upsidedown dari Showa berdiameter pipa terbesar di kelasnya (37 mm), panjang stroke 225 mm, suspensi belakang Pro-link dengan travel axle 210 mm.

Peleknya terbuat dari material aluminium berukuran 21 inchi di depan serta 18 inchi di belakang dengan ban dual purpose. Sistem pengeremannya menggunakan cakram bergelombang (wavy disc brake) berukuran 240 mm di depan serta 220 mm di belakang, lagi-lagi terbesar di kelasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menjajal Motor Trail Honda CRF150L Langsung di Medan Offroad

Menjajal Motor Trail Honda CRF150L Langsung di Medan Offroad

Otomotif | Sabtu, 11 November 2017 | 13:31 WIB

Honda Harap Jokowi Coba Motor Trail CRF150L, Bukan Kawasaki Terus

Honda Harap Jokowi Coba Motor Trail CRF150L, Bukan Kawasaki Terus

Otomotif | Jum'at, 10 November 2017 | 08:56 WIB

Diproduksi Lokal, Honda CRF150L Lirik Pasar Ekspor

Diproduksi Lokal, Honda CRF150L Lirik Pasar Ekspor

Otomotif | Kamis, 09 November 2017 | 20:18 WIB

Terkini

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

×