Atasi Polusi Udara, Cina Larang Produksi 553 Model Kendaraan

Pebriansyah Ariefana, Insan Akbar Krisnamusi

Jum'at, 29 Desember 2017 | 10:14 WIB
Atasi Polusi Udara, Cina Larang Produksi 553 Model Kendaraan
Ilustrasi pembangunan infrastruktur di Beijing. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Cina melarang sebanyak 553 model kendaraan untuk diproduksi dan dijual kembali akibat tak memenuhi syarat konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Saat ini Cina tengah berjuang mengurasi polusi udara akibat pembakaran emisi.

China Vehicle Technology Service Center (CVTSC) mengumumkan pelarangan tersebut akan dimulai pada 1 Januari 2018. Model-model kendaraan yang masuk 'daftar hitam' berasal dari berbagai pabrikan otomotif global, bahkan pabrikan-pabrikan mobil mewah.

Merek-merek roda empat yang berada di dalam daftar tersebut di antaranya ialah Audi, Chevrolet, serta Mercedes-Benz.

Negeri Tirai Bambu memang agresif dalam mengurangi tingkat polusi. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka melakukan berbagai hal demi mereduksi tingkat pencemaran udara misalnya membatasi suplai baja, memperketat pemakaian batu bara, dan membuat rencana peralihan mobil bermesin konvensional ke mobil listrik.

Analis China Merchant Securities, Wang Liusheng mengatakan pelarangan produksi dan penjualan model kendaraan karena konsumsi BBM baru pertama kalinya terjadi di Cina. Ia memprediksi, daftar model-model mobil yang dilarang akan bertambah panjang di masa mendatang.

"Ini adalah kebijakan penting untuk memastikan perkembangan industri ke arah yang sehat dalam jangka panjang," nilainya.

Sekretaris Jendral China Passanger Car Association, Cui Dongshu menjelaskan 553 model yang dilarang masihlah sebagian kecil dari total model yang diproduksi di negara itu. (Bloomberg)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Tahu Temuan Terkini Bahaya Polusi Udara? Baca Ini!

Ingin Tahu Temuan Terkini Bahaya Polusi Udara? Baca Ini!

Health | Rabu, 27 Desember 2017 | 17:59 WIB

"Live Stream" di Tebing Curam, Petani Ini Jadi Seleb Mendadak

"Live Stream" di Tebing Curam, Petani Ini Jadi Seleb Mendadak

Tekno | Minggu, 24 Desember 2017 | 16:33 WIB

Empat Pedagang Cina Diculik, Akhirnya Terselamatkan di Nigeria

Empat Pedagang Cina Diculik, Akhirnya Terselamatkan di Nigeria

News | Minggu, 17 Desember 2017 | 05:41 WIB

Sibuk Bermain Ponsel, Perempuan Ini Terlindas Mobil

Sibuk Bermain Ponsel, Perempuan Ini Terlindas Mobil

Tekno | Senin, 11 Desember 2017 | 06:12 WIB

'Abaikan' Hak Perempuan, Sekolah Ini Dipaksa Ditutup

'Abaikan' Hak Perempuan, Sekolah Ini Dipaksa Ditutup

News | Selasa, 05 Desember 2017 | 07:00 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×