8 Pabrikan Jepang Produksi 28,4 Juta Mobil di Dunia Tahun Lalu

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Jum'at, 02 Februari 2018 | 16:15 WIB
8 Pabrikan Jepang Produksi 28,4 Juta Mobil di Dunia Tahun Lalu
Ilustrasi mobil-mobil dijual. (Shutterstock)

Suara.com - Sebanyak delapan pabrikan mobil besar asal Jepang berhasil memproduksi lebih dari 28 juta unit secara total di 2017 kemarin, didorong oleh performa bagus di pasar Cina.

Secara mendetail, jumlah produksi delapan pabrikan Jepang, seperti diwartakan Nikkei Asian Review pada akhir Januari, ialah 28.470.284 unit. Adapun kedelapan pabrikan itu ialah Toyota, Nissan, Honda, Mitsubishi, Subaru, Mazda, Suzuki, dan Daihatsu.

Volume produksi tersebut tumbuh 5 persen jika dibandingkan dengan setahun sebelumnya. Pertumbuhan produksi pabrikan-pabrikan Jepang itu pada 2017 membuat mereka menorehkan rekor pertumbuhan enam tahun berurutan.

Meski pasar Amerika Serikat (AS) tak terlalu baik, pertumbuhan tahun lalu tertolong pasar Cina. Secara keseluruhan, perakitan di 'Negeri Tirai Bambu' berkontribusi 4,63 juta atau tumbuh 13 persen dibanding di 2016.

Produksi Honda di Cina untuk pertama kalinya lebih besar dibandingkan di AS. Sementara itu, produksi Nissan di negara komunis itu lebih besar ketimbang di 'Negeri Paman Sam' untuk kedua kalinya secara berturutan.

Toyota memperkuat aktivitas manufakturing mereka di Cina melalui dua pabrik baru di Guangzhou serta Tianjin mulai 2017. Mitsubishi untuk pertama kalinya menjual lebih banyak kendaraan di pasar otomotif terbesar dunia itu, ketimbang di AS.

Transaksi jual-beli Mazda di Cina juga lebih besar jika dikomparasikan dengan di AS untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun.

Pasar Cina sesungguhnya agak melambat karena kebijakan pengurangan insentif pajak. Namun, pabrikan-pabrikan Jepang mampu selamat berkat perkuatan model-model sport utility vehicle (SUV) mereka di sana, juga karena strategi-strategi lainnya.

Produksi Toyota, Nissan, Honda, plus Subaru di AS turun 5 persen menjadi 3,76 juta unit. Di sisi lain, produksi pabrikan-pabrikan Jepang di rumah mereka sendiri naik 5,5 persen menjadi 9.194.821 unit.

baca juga

Kenaikan produksi mobil di Jepang adalah yang pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir. Merek-merek seperti Suzuki dan Daihatsu meningkatkan kapasitas untuk mobil kecil, yang juga berdampak pada pertumbuhan ekspor kendaraan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pabrikan Mobil Jepang dan Cina Berperang, Konsumen Untung

Pabrikan Mobil Jepang dan Cina Berperang, Konsumen Untung

Otomotif | Sabtu, 15 Juli 2017 | 10:19 WIB

Saingi Pabrikan Jepang, Wuling Siap Perang Harga

Saingi Pabrikan Jepang, Wuling Siap Perang Harga

Otomotif | Rabu, 12 Juli 2017 | 12:14 WIB

Begini Cara Hyundai Perbaiki Citra Merek di Pasar Cina

Begini Cara Hyundai Perbaiki Citra Merek di Pasar Cina

Otomotif | Selasa, 30 Mei 2017 | 14:30 WIB

Daihatsu di Indonesia Mencapai Produksi 4 Juta Unit

Daihatsu di Indonesia Mencapai Produksi 4 Juta Unit

Otomotif | Senin, 13 April 2015 | 16:37 WIB

Terkini

Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit

Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:00 WIB

Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan

Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00 WIB

Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin

Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:13 WIB

Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota

Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:05 WIB

Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?

Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:00 WIB

Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar

Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:59 WIB

Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?

Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:27 WIB

Honda Vario Evo 160 Meluncur Tanpa Fitur RoadSync Ternyata Ini Alasan AHM

Honda Vario Evo 160 Meluncur Tanpa Fitur RoadSync Ternyata Ini Alasan AHM

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:15 WIB

Baru Sebulan Meluncur Pemesanan Chery Q Langsung Tembus 3000 Unit

Baru Sebulan Meluncur Pemesanan Chery Q Langsung Tembus 3000 Unit

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:39 WIB

Akankah Mitsubishi Lancer Evo Kembali Mengaspal? Ini Kata sang Bos Baru

Akankah Mitsubishi Lancer Evo Kembali Mengaspal? Ini Kata sang Bos Baru

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:05 WIB