Alasan Pengemudi Tidak Fokus ke Jalan Ini Mengejutkan!

Dythia Novianty

Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:19 WIB
Alasan Pengemudi Tidak Fokus ke Jalan Ini Mengejutkan!
Ilustrasi berkendara. [Shutterstock]

Suara.com - Dalam sebuah tes, instruktur mengemudi berpengalaman menempuh rute yang sama sebanyak 28 kali dalam sebulan, mirip dengan perjalanan biasa. Semakin sering ia melakukan perjalanan 25 menit, semakin sedikit ia melihat jalan ke depan dan semakin ia terganggu oleh pemandangan dari jalan.

Dalam lima perjalanan terakhir, jumlah waktu yang dihabiskan untuk melihat jalan di depan mengalami penurunan hampir seperempat (22 persen), dibandingkan dengan lima perjalanan pertama. Demikian pula waktu yang dihabiskan untuk melihat dari jalan meningkat hampir seperlima (19 persen).

Studi oleh Nottingham Trent University menyampaikan petunjuk mengapa lebih banyak kecelakaan cenderung terjadi di dekat rumah-rumah pengemudi. Faktor lain adalah bahwa lebih dari setengah dari semua perjalanan mobil kurang dari lima mil.

Peneliti utama Angie Young, seorang psikolog di Sekolah Ilmu Sosial Nottingham Trent University, mengatakan, sebagian besar perjalanan dengan mobil terjadi di jalan yang sudah tidak asing lagi dan telah berkali-kali dilakukan.

"Temuan kami menunjukkan bahwa jalan yang sudah terbiasa dilewati mengalihkan pengemudi dari jalan yang jarang dilewati yang tidak relevan dengan keselamatan berkendara, seperti memperhatikan pemandangan, pepohonan dan rumah," bebernya.

Menurut dia, hal ini bisa terjadi akibat dari penurunan gairah karena sifat yang berulang, dengan keinginan terkait untuk mencari rangsangan baru untuk memperbaiki keseimbangan.

"Menariknya adalah kita mendapatkan perubahan ini bahkan dengan sopir yang benar-benar berpengalaman, yang tahu mereka diawasi dan di beberapa tipe jalan. Munculnya bahaya yang tiba-tiba lebih bermasalah, jika pengemudi tidak melihat-lihat jalan dan kami akan meminta semua pengendara yang melakukan perjalanan yang secara rutin untuk lebih berhati-hati," ujar Young.

Sementara itu, Direktur Yayasan RAC Steve Gooding mengatakan bahwa studi tersebut menyoroti risiko menjadi puas dalam perjalanan singkat, terutama dengan jalan yang semakin sibuk. Menurutnya, banyak dari kita secara rutin akan melakukan perjalanan dari A ke B dan hampir tidak ingat melakukannya.

"Risikonya adalah bahwa meskipun kita merasa lebih nyaman dengan perjalanan kita sehari-hari, jumlah bahaya yang mungkin akan kita hadapi segera setelah kita keluar dari gerbang semakin meningkat, karena jalan semakin sibuk," katanya.

baca juga

Setelah Perang Dunia II ada dua juta mobil di Inggris. Saat ini ada lebih dari 30 juta. Pada 2016, gagal untuk melihat dengan benar adalah faktor dalam setidaknya 397 kecelakaan fatal.

Studi di Traffic Psychology and Behavior melibatkan instruktur mengemudi menggunakan dua jenis jalan di pinggiran kota, jalur kereta ganda dan multi jalur dan jalan pedesaan.

David Crundall, Profesor Psikologi di Nottingham Trent University, mengatakan jumlah waktu yang dihabiskan untuk melihat area bukan ke jalan meningkat di semua lima ruas jalan, sementara dengan rute yang sudah terbiasa menyebabkan semakin sedikit waktu melihat jalan di depan dalam empat dari lima bagian.

"Studi lokasi kecelakaan sering menunjukkan lonjakan kecelakaan yang terjadi di dekat rumah pengemudi, bahkan saat pemaparan dikendalikan. Hasil saat ini membantu kita memahami mengapa hal ini bisa terjadi," ungkapnya. [Express]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jaga Amarah, Bertindak Kasar saat Berkendara Bakal Kena Denda

Jaga Amarah, Bertindak Kasar saat Berkendara Bakal Kena Denda

Otomotif | Jum'at, 23 Februari 2018 | 09:25 WIB

Waspada, Vaping Sambil Berkendara Bakal Ditilang!

Waspada, Vaping Sambil Berkendara Bakal Ditilang!

Otomotif | Kamis, 22 Februari 2018 | 08:39 WIB

Demi Dapat SIM, Seorang Lelaki Lakukan Ini

Demi Dapat SIM, Seorang Lelaki Lakukan Ini

Otomotif | Selasa, 06 Februari 2018 | 08:57 WIB

Pakai Alat Ini Polisi Buru Pengendara Tak Kenakan Sabuk Pengaman

Pakai Alat Ini Polisi Buru Pengendara Tak Kenakan Sabuk Pengaman

Otomotif | Senin, 05 Februari 2018 | 13:15 WIB

Survei: Pengemudi Inggris Sering Salah Sisi Jalan

Survei: Pengemudi Inggris Sering Salah Sisi Jalan

Otomotif | Rabu, 25 Oktober 2017 | 08:13 WIB

Lakukan Ini jika Pedal Gas Mobil Anda Macet

Lakukan Ini jika Pedal Gas Mobil Anda Macet

Otomotif | Minggu, 03 September 2017 | 13:57 WIB

Terkini

Jelang Muktamar PBNU, NU Sumsel Titip Pesan kepada Gus Rozin: Perkuat Ranting dan Pesantren

Jelang Muktamar PBNU, NU Sumsel Titip Pesan kepada Gus Rozin: Perkuat Ranting dan Pesantren

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:54 WIB

Gokil dan Kreatif! 20 Inspirasi Lomba 17 Agustus Kekinian Dijamin Seru Abis!

Gokil dan Kreatif! 20 Inspirasi Lomba 17 Agustus Kekinian Dijamin Seru Abis!

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:51 WIB

Tim 9 Bakal Periksa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Hari Ini di Rutan KPK

Tim 9 Bakal Periksa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Hari Ini di Rutan KPK

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:51 WIB

Lonjakan Harga Minyak Dunia dan Isu Bunga Fed Buat Dolar AS Makin Perkasa

Lonjakan Harga Minyak Dunia dan Isu Bunga Fed Buat Dolar AS Makin Perkasa

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:50 WIB

KKI Sebut Hinaan Nakes ke Pasien di Medsos Belum Tentu Bullying

KKI Sebut Hinaan Nakes ke Pasien di Medsos Belum Tentu Bullying

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:44 WIB

Mengenal 5 Tokoh Penting di Balik Lahirnya Gerakan Pramuka Indonesia

Mengenal 5 Tokoh Penting di Balik Lahirnya Gerakan Pramuka Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:43 WIB

LBH Medan Minta Polda Sumut Usut Tuntas Kematian Mantan Istri Polisi

LBH Medan Minta Polda Sumut Usut Tuntas Kematian Mantan Istri Polisi

Sumut | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:43 WIB

9 Sunscreen dengan Proteksi Blue Light untuk Pekerja Kantoran

9 Sunscreen dengan Proteksi Blue Light untuk Pekerja Kantoran

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:40 WIB

Tak Kejar Validasi, Marc Marquez Tetap Tenang dengan 7 Gelar Juara Dunia

Tak Kejar Validasi, Marc Marquez Tetap Tenang dengan 7 Gelar Juara Dunia

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:34 WIB

KKI Kantongi 10 Nakes Hina Pasien BPJS di Medsos, Dokter hingga Perawat Bakal Dipanggil

KKI Kantongi 10 Nakes Hina Pasien BPJS di Medsos, Dokter hingga Perawat Bakal Dipanggil

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:33 WIB

×