Dosen UI Hadirkan Gatrik Bisa Atasi Ketersediaan Listrik

Dythia Novianty

Minggu, 11 Maret 2018 | 06:45 WIB
Dosen UI Hadirkan Gatrik Bisa Atasi Ketersediaan Listrik
Sebuah mobil listrik sedang mengisi ulang baterainya. [Shutterstock]

Suara.com - Para ahli memperkirakan masa depan adalah mengenai persaingan energi dan tentu saja perlahan-lahan penggunaan bahan bakar fosil digantikan energi hijau yang lebih ramah lingkungan.

Energi dan penyimpanan akan menjadi hal yang tak terpisahkan. Dosen Teknik Elektro Universitas Indonesia, Ir Chairul Hudaya ST MEng PhD IPM, mengatakan penyimpanan energi yang paling primadona saat ini adalah dengan medium baterai lithium ion.

"Baterai ini digunakan di seluruh perangkat elektronik mulai dari ponsel hingga mobil listrik," ujar peringkat kedua dosen berprestasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) 2017 tersebut.

Baterai yang pertama kali dikomersialkan perusahaan elektronik asal Jepang, Sonny, memiliki keunggulan lebih banyak dibandingkan baterai jenis lainnya, yakni tingkat kerapatan energi yang tinggi dan waktu hidup yang relatif lama.

Baterai lithium tersebut juga menjadi kunci utama untuk kendaraan listrik. Hudaya memperkirakan dalam beberapa tahun ke depan, mobil konvensional yang masih menggunakan energi fosil perlahan akan tergeser digantikan mobil listrik.

Perusahaan besar dunia, seperti Volvo, Mercedes Benz memastikan dalam beberapa tahun ke depan tidak akan memproduksi kendaraan berbahan bakar fosil.

Kunci utama dalam mobil listrik terletak pada baterainya. Saat ini, 50 persen dari harga mobil listrik terletak pada baterai.

Namun industri di Tanah Air belum sepenuhnya mendukung industri baterai tersebut, padahal di sejumlah negara sudah banyak industri yang fokus pada bisnis baterai lithium tersebut.

Sebagai contoh Cina yang pada April 2017 telah membangun pabrik baterai lithium terbesar di dunia. Begitu juga perusahaan elektronik dari Korea Selatan, Samsung, yang juga membangun pabrik baterai lithium di Hungaria dan Malaysia.

baca juga

Sepeda listrik, motor maupun mobil listrik adalah keniscayaan. Tahun ini, ITS akan meluncurkan motor listrik merk Gesits bekerjasama dengan WIKA.

Namun persoalan utama di Tanah Air adalah persoalan baterai dari kendaraan listrik tersebut. Hudaya melihat sudah banyak pebisnis yang terjun pada baterai, namun belum untuk skala besar.

Begitu semua beralih ke listrik, industri rumahan yang selama ini menyediakan suku cadang kendaraan konvensional akan tutup. Selama ini untuk satu baut saja, ada ribuan industri rumahan.

Tapi dengan kendaraan listrik, tidak lagi semuanya akan terdisrupsi dan digantikan dengan motor listrik.

Galon Listrik melihat potensi tersebut, Hudaya kemudian menerapkan baterai listrik tersebut ke dalam Gatrik singkatan dari Galon Listrik, yakni penyimpanan energi dengan media baterai lithium untuk skala menengah. Dengan Gatrik, masyarakat yang membutuhkan listrik hanya memasukkan ke colokan atau catu daya dan langsung menyala.

Aplikasi ini diharapkan bisa mengatasi persoalan listrik di daerah tertinggal, terluar dan terdepan (3T), karena untuk membangun transmisi di daerah 3T itu mahal sekali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jonan Optimis Rasio Elektrifikasi 2019 Bisa Mencapai 99,9 Persen

Jonan Optimis Rasio Elektrifikasi 2019 Bisa Mencapai 99,9 Persen

Bisnis | Kamis, 08 Maret 2018 | 10:30 WIB

Toyota - Suzuki Sepakat Luncurkan Mobil Listrik pada Tahun 2020

Toyota - Suzuki Sepakat Luncurkan Mobil Listrik pada Tahun 2020

Otomotif | Rabu, 28 Februari 2018 | 07:49 WIB

Riset Mobil Listrik di Indonesia, Dapat Insentif Pajak Besar

Riset Mobil Listrik di Indonesia, Dapat Insentif Pajak Besar

Otomotif | Senin, 26 Februari 2018 | 20:46 WIB

Produsen Penyedot Debu Asal Inggris Bakal Buat 3 Mobil Listrik

Produsen Penyedot Debu Asal Inggris Bakal Buat 3 Mobil Listrik

Otomotif | Sabtu, 17 Februari 2018 | 15:15 WIB

Nissan: Hanya Kami yang Sudah Raup Untung dari Mobil Listrik

Nissan: Hanya Kami yang Sudah Raup Untung dari Mobil Listrik

Otomotif | Sabtu, 17 Februari 2018 | 05:00 WIB

Desain Mobil Listrik VW Akan Terinspirasi Produk-produk Apple

Desain Mobil Listrik VW Akan Terinspirasi Produk-produk Apple

Otomotif | Jum'at, 16 Februari 2018 | 17:45 WIB

Terkini

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:54 WIB

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Senin, 14 September 2026 | 20:47 WIB

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 20:46 WIB

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 20:45 WIB

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:29 WIB

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

×