Line-up 2019: Cara India Galakkan Produk Otomotif Listrik

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Kamis, 20 Desember 2018 | 15:00 WIB
Line-up 2019:  Cara India Galakkan Produk Otomotif Listrik
Ilustrasi mobil listrik sedang mengisi baterai [Shutterstock].

Suara.com - Usaha pemerintah India dalam mengatasi polusi udara di seluruh wilayahnya dilakukan dengan cara seperti ini: memungut biaya retribusi sebesar Rs 12.000 atau sekitar Rp 2,5 juta setiap pembelian kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4) baru berbahan bakar bensin dan diesel.

Tujuannya adalah meningkatkan pembuatan kendaraan bertenaga listrik, atau menggunakan baterai. Demikian seperti dikutip Antara dari Times of India, Rabu (19/12/2018).

Kebalikannya dengan pembeli kendaraan R2 dan R4 bertenaga baterai atau non minyak Bumi, bakal ada "hadiah" berupa uang senilai Rs 25.000 - 50.000 (Rp 7,2 juta - Rp 10,3 juta). Dengan pernyataan bahwa keuntungan tidak dikantongi oleh produsen mobil.

Demikian wacana yang dipaparkan Lembaga Nasional untuk Transformasi India (NITI) dan tim riset kebijakan pemerintah.

Masih tak cukup di sini, selain cashback atau kembali uang, para pembeli kendaraan listrik tipe R2 maupun R4 bisa menikmati bea cukai, pajak barang dan jasa lebih murah, demikian pula komponen dan kemasan baterai, juga lebih ekonomis.

Nantinya, dana yang diperoleh dari tambahan pungutan biaya retribusi produk-produk R2 dan R4 berbahan bakar minyak bumi akan disalurkan untuk mendorong produksi baterai dalam negeri, sampai teknologi pribumi dalam elektronika daya dan pengembangan baterai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Volkswagen Bakal Dituntut Negara atas Skandal Emisi

Volkswagen Bakal Dituntut Negara atas Skandal Emisi

Otomotif | Senin, 17 Desember 2018 | 22:00 WIB

Kata Bos KTM: Ducati Seumpama Ferrari !

Kata Bos KTM: Ducati Seumpama Ferrari !

Otomotif | Senin, 17 Desember 2018 | 14:50 WIB

Cerdas: Inilah Solusi Peduli Lingkungan dari Aston Martin

Cerdas: Inilah Solusi Peduli Lingkungan dari Aston Martin

Otomotif | Senin, 10 Desember 2018 | 15:15 WIB

Terkini

Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara

Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:25 WIB

Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi

Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:18 WIB

Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya

Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:20 WIB

KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional

KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:42 WIB

Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?

Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:24 WIB

Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan

Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:58 WIB

Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun

Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel

Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:10 WIB

Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri

Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:01 WIB

Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?

Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:54 WIB