Soal Motor Melintasi Tol: Kelebihan Kapasitas Artinya Tambah Beban

RR Ukirsari Manggalani, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 31 Januari 2019 | 20:00 WIB
Soal Motor Melintasi Tol: Kelebihan Kapasitas Artinya Tambah Beban
Suasana Jembatan Suramadu saat hari raya Idul Adha. Kendaraan R2 masuk jalur terpisah di ruas tol ini [Suara.com/Dimas Angga Perkasa].

Suara.com - Kondisi jalan padat, dialami pengguna roda dua (R2) maupun roda empat (R4) di Tanah Air. Bagi pengguna R4, salah satu solusi adalah menggunakan jalan bebas hambatan. Sementara R2, tetap bertahan di jalur "klasik". Namun bila R2 boleh "pindah" ke jalan tol, apakah hal ini menjadi solusi?

Simak wacana dari seorang pengamat transportasi di Indonesia, sehubungan dengan wacana motor melintas tol dari Ketua DPR Bambang Soesatyo.

Pengamat Transportasi, Azas Tigor Nainggolan mengungkapkan usulan kendaraan roda dua (R2) melintas di jalan tol diperlukan pertimbangan khusus. Yaitu, pemerintah harus melihat kondisi jalan tol yang ada saat ini.

“Mulai dari kapasitasnya, kondisi jalannya seperti apa. Tahu sendiri 'kan tol di Indonesia, khususnya di dalam kota saja sudah macet. Terus kalau ditambah lagi dengan motor akan seperti apa? Setiap tol yang ada memiliki kapasitas berbeda-beda,” kata Azas Tigor Nainggolan saat dihubungi Suara.com.

Lantaran kapasitas yang berbeda ini, lanjutnya, tidak semua tol yang ada saat ini bisa dilalui oleh para pengendara sepeda motor. Jika diterapkan di wilayah jalan tol yang sudah kelebihan kapasitas justru akan menambah beban tol itu sendiri.

“Misalnya seperti di Tol Jakarta - Bandung atau tol Jagorawi itu akan sulit karena sudah padat sekali. Jadi memang untuk menerapkan wacana ini dibutuhkan pertimbangan yang matang,” tandasnya.

Jika nantinya pemerintah tetap menyetujui wacana ini, Azas Tigor Nainggolan mengimbau kepada pemerintah untuk memperketat pengawasan terutama terkait faktor keselamatan. Sehingga wacana ini nantinya tidak meningkatkan angka kecelakaan.

“70 persen kecelakaan ini disumbangkan dari kendaraan roda dua. Sehingga pemerintah perlu memperketat pengawasan dan penegakan hukum di lapangan harus diatur agar semua berjalan dengan baik,” tutupnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tren Sepeda Motor Capai Hasil Positif Sepanjang 2018

Tren Sepeda Motor Capai Hasil Positif Sepanjang 2018

Otomotif | Kamis, 24 Januari 2019 | 13:00 WIB

Apa Jadinya Bila Produk R2 Dinikahkan dengan R4 ?

Apa Jadinya Bila Produk R2 Dinikahkan dengan R4 ?

Otomotif | Senin, 07 Januari 2019 | 20:15 WIB

Ini Dia: Tips Aman Berkendara R2 Saat Musim Hujan

Ini Dia: Tips Aman Berkendara R2 Saat Musim Hujan

Otomotif | Rabu, 17 Oktober 2018 | 06:30 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×