Wuling Setelah Dua Tahun Eksis: Ingin Jadi Pemain Penting R4

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 07 Maret 2019 | 17:00 WIB
Wuling Setelah Dua Tahun Eksis: Ingin Jadi Pemain Penting R4
Suasana perjalanan di ruas tol bebas hambatan mengarah ke Bandung bersama Wuling Almaz, dalam acara Smart Journey Wuling [Dok. Wuling Motors].

Suara.com - Masih tergolong "pemain" muda di pentas otomotif Nasional jenis kendaraan roda empat (R4), Wuling Motor Indonesia yang berusia sekitar dua tahun menjadi pendatang baru nan menjanjikan. Saat ini, mereka menjadi pemain nomor enam di peta otomotif Indonesia. Dan siap naik kelas.

"Kesan Wuling menjadi nomor enam dalam jajaran produsen otomotif, pertama-tama adalah senang. Apalagi, sebagai merek baru, saat kami datang ke Indonesia, orang Indonesia belum tahu siapa kami," papar Cindy Cai, Vice President Wuling Motors, di saat rehat touring Smart Journey Wuling Almaz di Bandung (27/2/2019).

Ia melanjutkan, bahwa soal kiprah mereka pun masyarakat belum tahu. Sehingga ada pekerjaan rumah yang mesti dibenahi. Sampai kini mereka telah memiliki 93 dealer, dengan posisi penjualan berada di nomor sembilan.

"Kami cukup bangga, ya, karena berarti sebenarnya sudah mendapat respon positif dari Indonesia sebagai pemain baru," tambahnya.

Lebih menguarkan semangat positif, pihak prinsipal di China melihat pasar Indonesia adalah penting sehingga mau berinvestasi dalam jumlah besar. Lantas mereka juga melihat potensi dan perkembangan industri otomotif cukup menarik.

Lantas berbicara soal kompetisi, terjadi pergeseran posisi dengan produk kompetitor, ada saat-saat di mana mereka mengendur dalam sektor penjualan, sehingga Wuling berniat mengambil-alih kesempatan ini.Apalagi dengan mempertimbangkan bahwa konsumen memiliki pilihan makin banyak.

Wuling Motor Indonesia, kata Cindy Cai, berusaha mempertahankan posisi dengan cara meningkatkan layanan aftersales dan pasang strategi penjualan mobil unggulan. Salah satunya adalah Wuling Almaz.

"Image Wuling sekarang adalah positif, ada pergeseran. Respon masyarakat bagus, mungkin karena peran sosial media. Dan dari sektor penjualan, konsumen mencapai 22 ribu dari 2019.

baca juga

Cindy Cai menambahkan pula, ingin terus menempatkan posisi lebih atas diinginkan Wuling. Taruhlah sebagai impian.

Namun yang terpenting, "Tujuan kami jangka panjang adalah ingin menjadi pemain penting di pasar indonesia. Ya ada mimpi lah, namanya memasarkan. Akan tetapi, pencapaian sekarang ini sudah cukup puas," pungkas Cindy Cai, sebelum tim Smart Journey Wuling Almaz melanjutkan perjalanan. [Peter Rotti].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Test Drive Wuling Almaz: Begini Strategi Peluncurannya

Dari Test Drive Wuling Almaz: Begini Strategi Peluncurannya

Otomotif | Kamis, 07 Maret 2019 | 15:25 WIB

Wuling Care, Bentuk Kepedulian pada Pelanggan Setia di Lombok

Wuling Care, Bentuk Kepedulian pada Pelanggan Setia di Lombok

Otomotif | Selasa, 04 September 2018 | 14:00 WIB

Ini Dia Bocoran Soal Model Mesin 1.2 Wuling

Ini Dia Bocoran Soal Model Mesin 1.2 Wuling

Otomotif | Rabu, 28 Februari 2018 | 18:44 WIB

Terkini

Financial Anxiety: Saat Memikirkan Uang Lebih Melelahkan dari Mencari Uang

Financial Anxiety: Saat Memikirkan Uang Lebih Melelahkan dari Mencari Uang

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 17:45 WIB

SAR Perluas Pencarian 129 Penumpang KM Virgo Transport 8

SAR Perluas Pencarian 129 Penumpang KM Virgo Transport 8

Foto | Kamis, 17 September 2026 | 17:42 WIB

Tren Aplikasi Ringkasan Buku: Solusi Hemat Waktu atau Ancaman Daya Kritis?

Tren Aplikasi Ringkasan Buku: Solusi Hemat Waktu atau Ancaman Daya Kritis?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 17:40 WIB

Akui Data Bansos Belum Akurat, Mensos Janji Tuntaskan Aduan Warga dalam Sepekan

Akui Data Bansos Belum Akurat, Mensos Janji Tuntaskan Aduan Warga dalam Sepekan

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:37 WIB

Daftar Penerima MBG Dirombak, 1.653 Sekolah Dicoret!

Daftar Penerima MBG Dirombak, 1.653 Sekolah Dicoret!

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:36 WIB

Soal Beras Fortifikasi Palsu: Pakar UGM Sebut Tak Bisa Dibedakan dengan Mata dan Lidah

Soal Beras Fortifikasi Palsu: Pakar UGM Sebut Tak Bisa Dibedakan dengan Mata dan Lidah

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:32 WIB

Draf Regulasi Tak Kunjung Diproses Setneg, Natalius Pigai Mengaku Sudah Hopeless

Draf Regulasi Tak Kunjung Diproses Setneg, Natalius Pigai Mengaku Sudah Hopeless

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:25 WIB

Pembahasan RUU Pemilu Masih Tahap Awal, DPR Tegaskan Belum Ada Keputusan

Pembahasan RUU Pemilu Masih Tahap Awal, DPR Tegaskan Belum Ada Keputusan

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:20 WIB

Prabowo Silakan KPK Tindak Anak Buah, Jubir Sebut Korupsi Mencekik Pelayanan Publik

Prabowo Silakan KPK Tindak Anak Buah, Jubir Sebut Korupsi Mencekik Pelayanan Publik

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:17 WIB

Review Film Once We Were Us: Ternyata Cinta Saja Tak Selalu Cukup

Review Film Once We Were Us: Ternyata Cinta Saja Tak Selalu Cukup

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 17:15 WIB

×