Terungkap: Potensi Pasar Otomotif Indonesia di Australia

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 12 Maret 2019 | 16:46 WIB
Terungkap: Potensi Pasar Otomotif Indonesia di Australia
Peluncuran ekspor Xpander di IPC Car Terminal, Jakarta, Rabu (25/4/2018). Sebagai ilustrasi [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - Dengan resmi ditandatanganinya perjanjian antara Indonesia dan Australia (IA) untuk Kerja Sama Ekonomi Komprehensif alias Comprehensive Economy Partnership Agreement (CEPA), Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyatakan bahwa potensi produk otomotif karya Tanah Air di Negara Kanguru akan semakin terbuka.

Dikutip dari kantor berita Antara, Menperin menyebutkan bahwa merek kendaraan roda empat (R4) paling laris di Australia antara lain adalah Toyota Corolla, Mazda 3, Toyota Camry, Holden Toyota RAV 4, serta Hyundai i30.

Lantas ada lagi tipe double cab, sesuai kondisi alam Australia, misalnya Toyota Hilux, Ford Ranger, serta Isuzu D Max.

Di pasar otomotif Australia, penjualan Toyota mencapai 200 ribu unit per tahun. Hal ini berarti perusahaan asal Negeri Matahari Terbit itu menguasai rata-rata 17,5 persen pasar nasional Negeri Kanguru.

Berlanjut dengan selesainya proses penandatanganan IA-CEPA, Menperin menyatakan bahwa perjanjian ini diproyeksikan mampu membuka peluang lebih besar, dan menggenjot ekspor mobil listrik ke Australia hingga mencapai 1,1 juta unit.

Presiden Jokowi menghadiri prosesi pengiriman Mitsubishi Xpander ke Filipina di Jakarta, Rabu (25/4/2018). [Suara.com/Manuel jeghesta]
Presiden Jokowi menghadiri prosesi pengiriman Mitsubishi Xpander ke Filipina di Jakarta, Rabu (25/4/2018). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

"Dengan demikian, potensi pasar otomotif di Australia sebesar 1,1 juta sudah terbuka bagi produsen Indonesia," tegas Airlangga Hartarto lewat keterangannya di Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Menurut Menperin, kerja sama ini juga akan memberi peluang Indonesia untuk ekspor mobil listrik dan hybrid ke Australia, dengan tarif preferensi nol persen. Dan lewat kerja sama ini, sebanyak 6.747 pos tarif barang asal Indonesia akan dibebaskan bea masuknya bila dikirim ke Australia.

Kilas balik kondisi otomotif di benua Australia, kurun 10 tahun terakhir, industri kendaraan R4 di sana menutup pabriknya karena pasar negara dianggap tidak menguntungkan bagi para produsennya.

Kemudian untuk pemenuhan pasar, dilakukan impor dari beberapa negara seperti Thailand, Jepang, China, serta India. Petanya, kategori Sport Utility Vehicle (SUV) mencapai 70 persen dari total pasar di Australia per tahunnya. Sementara permintaan pasar tertinggi kurun lima tahun terjadi pada 2016, yang menyerap 1,17 juta unit kendaraan.

baca juga

Potensi pasar inilah, rencananya akan diisi oleh produk Indonesia. Termasuk pengembangan kendaraan bertenaga listrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Sampaikan Rencana Hapus PPnBM untuk Mobil Listrik  ke DPR

Pemerintah Sampaikan Rencana Hapus PPnBM untuk Mobil Listrik ke DPR

Otomotif | Selasa, 12 Maret 2019 | 07:05 WIB

Salut, Dermawan Otomotif ini Prihatin Tunggakan Pajak Mobil

Salut, Dermawan Otomotif ini Prihatin Tunggakan Pajak Mobil

Otomotif | Minggu, 10 Maret 2019 | 16:50 WIB

Seru, IIMS 2019 Siap Digelar dengan Program Unggulan

Seru, IIMS 2019 Siap Digelar dengan Program Unggulan

Otomotif | Selasa, 05 Maret 2019 | 16:00 WIB

Terkini

Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid, Negara Masih Sangat Kuat

Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid, Negara Masih Sangat Kuat

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Kenapa Halloween Dirayakan Setiap Tanggal 31 Oktober? Ini Sejarahnya

Kenapa Halloween Dirayakan Setiap Tanggal 31 Oktober? Ini Sejarahnya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala

Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades

Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Urutan Pakai Bedak Padat dan Krim Kelly agar Hasil Makeup Tidak Dempul

Urutan Pakai Bedak Padat dan Krim Kelly agar Hasil Makeup Tidak Dempul

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak

Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Aturan Tidak Naik Kelas Berlaku Lagi pada 2027/2028, Apa yang Perlu Diketahui?

Aturan Tidak Naik Kelas Berlaku Lagi pada 2027/2028, Apa yang Perlu Diketahui?

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Dari Pungli hingga Iuran Mandiri, Korupsi Tingkat Desa yang Terus Dimaklumi

Dari Pungli hingga Iuran Mandiri, Korupsi Tingkat Desa yang Terus Dimaklumi

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Airlangga Sebut AI Bukan Gantikan Pekerjaan, Tapi Ciptakan Lapangan Kerja & Keterampilan Baru

Airlangga Sebut AI Bukan Gantikan Pekerjaan, Tapi Ciptakan Lapangan Kerja & Keterampilan Baru

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:58 WIB

Kemenkes Ungkap Fakta di Balik Foto Viral Menkes Budi Gunadi Pakai Tabung Oksigen

Kemenkes Ungkap Fakta di Balik Foto Viral Menkes Budi Gunadi Pakai Tabung Oksigen

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:49 WIB

×