Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?

Nur Khotimah, Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB
Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?
New Honda Vario Evo 160 Debut di Yogyakarta (Suara.com/Gagah Radhitya)
baca 10 detik
  • Torsi Vario Evo 160 naik menjadi 14 Nm, tarikan bawah makin buas dan responsif. 
  • Sayangnya, bantingan suspensi belakang dan jok terasa keras sehingga mengurangi kenyamanan di jalan rusak.
  • AHM mempertahankan suspensi lama karena dinilai tetap fungsional dan tidak ada keluhan signifikan konsumen.

Suara.com - Kehadiran New Honda Vario Evo 160 sebagai senjata andalan baru PT Astra Honda Motor (AHM) sukses memanaskan kembali rivalitas skutik sporty kelas 150-160 cc, khususnya dalam menantang kedigdayaan Yamaha Aerox. Daya tarik utama dari generasi terbaru ini terletak pada sensasi performa mesin yang semakin memanjakan rider berkarakter agresif.

Secara spesifikasi di atas kertas, mesin yang digendong sebenarnya masih identik dengan versi terdahulu, yakni 157 cc, 1-silinder, 4-katup, eSP+ berpendingin cairan dengan tenaga maksimal di angka 15,3 dk. Namun, pabrikan memberikan racikan baru pada torsinya yang kini merangkak naik dari 13,8 Nm menjadi 14 Nm.

Impresi berkendaranya pun benar-benar berubah berkat lonjakan torsi tersebut. Tarikan bawah New Honda Vario Evo 160 terasa jauh lebih buas dan responsif. Pengendara tak perlu lagi memelintir tuas gas terlalu dalam untuk berakselerasi cepat atau bermanuver stop and go membelah kemacetan.

Namun, di balik kesenangan berkendara yang responsif dan tetap irit tersebut, ada "harga" yang harus dibayar. Karakter sporty Vario Evo 160 ternyata tidak dibarengi dengan racikan suspensi yang mengutamakan kenyamanan.

Kelemahan ini paling terasa pada area kaki-kaki belakang. Skutik ini memberikan bantingan yang cukup keras saat diajak menghajar jalanan tidak rata.

New Honda Vario Evo 160 Jadi Produk Skutik Terbaru dari PT Astra Honda Motor. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
New Honda Vario Evo 160 Jadi Produk Skutik Terbaru dari PT Astra Honda Motor. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)

Jangankan lubang jalan, sekadar melibas polisi tidur saja bantingannya terasa kaku sehingga cukup menguras kenyamanan berkendara harian. Bahkan ketika digunakan berboncengan dengan tambahan bobot ekstra, karakter keras dari suspensi belakang ini tetap sulit untuk ditolerir.

Pengalaman berkendara di jalan rusak menjadi semakin tidak menyenangkan lantaran jok bawaan New Honda Vario Evo 160 juga memiliki karakter busa yang terbilang keras. Beruntung, suspensi teleskopik di bagian depan masih terasa cukup nyaman dan mampu memberikan peredaman yang baik untuk ukuran skutik 160 cc.

Merespons bantingan belakang yang kaku ini, pihak pabrikan ternyata memiliki pandangan dan data tersendiri mengapa mereka mempertahankan karakter tersebut. Menanggapi hal tersebut Danang Priyo Kumoro , Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta menjelaskan pertanyaan tersebut.

"Suspensi yang lama itu memang dengan yang sekarang tidak ada perubahan sama sekali. Karena secara survei memang dari AHM tidak ada isu di situ. Artinya secara fungsional untuk kerja dari suspensi itu masih cukup diandalkan." ujar Danang kepada Suara.com beberapa waktu lalu.

baca juga

Pada akhirnya, setiap motor tentu punya karakternya masing-masing. Buat Anda yang memang doyan selap-selip dan butuh tarikan mesin agresif, New Vario Evo 160 dijamin bakal sering bikin senyum di balik helm.

Anggap saja bantingan suspensi yang kaku ini sebagai sensasi ekstra ala handling motor sport. Toh, kalau memang kurang betah, jajaran sokbreker aftermarket di bengkel kesayangan selalu siap jadi pelipur lara untuk melibas jalanan keriting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Beda tapi Mesin Mirip, Mending Honda Vario Evo 160 atau ADV160?

Harga Beda tapi Mesin Mirip, Mending Honda Vario Evo 160 atau ADV160?

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 06:30 WIB

Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026

Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:32 WIB

Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona

Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:14 WIB

Terkini

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

SPBU Baru Akan Dibangun di Kawasan CPI Hari Ini

SPBU Baru Akan Dibangun di Kawasan CPI Hari Ini

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:01 WIB

Gen Z Impact Fest 2026 Sukses Digelar: Bahas Finansial, Lingkungan, hingga Peluang Anak Muda

Gen Z Impact Fest 2026 Sukses Digelar: Bahas Finansial, Lingkungan, hingga Peluang Anak Muda

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:00 WIB

Anak Sering Minta Jajan? 6 Cara Cerdas Ubah Permintaannya Jadi Pelajaran Uang

Anak Sering Minta Jajan? 6 Cara Cerdas Ubah Permintaannya Jadi Pelajaran Uang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:00 WIB

Kemarau Panjang, Debit Bendungan Ladongi Terus Menyusut

Kemarau Panjang, Debit Bendungan Ladongi Terus Menyusut

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 10:00 WIB

Bukan Sekadar Film Anak, Iyus Jenius Hadirkan Kembali Lagu Legendaris Papa T.Bob yang Dirindukan

Bukan Sekadar Film Anak, Iyus Jenius Hadirkan Kembali Lagu Legendaris Papa T.Bob yang Dirindukan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 09:40 WIB

×