Pria yang Tantang Anak Moge Se-Jatim Akhirnya Klarifikasi dan Minta Maaf

Angga Roni Priambodo, Praba Mustika

Selasa, 16 April 2019 | 16:05 WIB
Pria yang Tantang Anak Moge Se-Jatim Akhirnya Klarifikasi dan Minta Maaf
Penantang balapan Moge se-Jawa Timur minta maaf. (Instagram/herex_elite)

Suara.com - Beberapa hari terakhir, pecinta otomotif di Jawa Timur tengah dihebohkan dengan seorang pria yang tantang anak motor gede (Moge) se-Jatim, untuk adu balap motor di sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur.

Tantangan tersebut pun diterima oleh seorang pemilik Suzuki GSXR1000R. Tanggal dan peraturan adu balap Honda CBR250RR dengan Suzuki GSXR1000R ini sudah dibuat, tapi ternyata balapan dibatalkan dengan klarifikasi dan permintaan maaf.

Video klarifikasi dan permintaan maaf itu diunggah oleh akun Instagram @herex_elite, yang merupakan komunitas moge di Surabaya, Jawa Timur.

Meskipun cenderung membela pemoge Suzuki GSXR1000R, si penerima tantangan. Namun akun @herex_lite memang selalu memberikan update terkait tantangan balap motor antara Honda CBR250RR dan Suzuki GSXR1000R di sirkuit GBT.

Pada Selasa (16/4) akun @herex_elite kembali mengunggah video yang ternyata berisi klarifikasi dan permintaan maaf dari @dimas_nabrawi, pria yang menantang anak moge se-Jatim.

''Ini permohonan maaf mas @dimas_nabrawi kalo dari mimin cuma satu hal aja, jangan coba merusak hubungan baik kita semua komunitas motor se Jawa Timur. Jangan hancurkan hubungan baik ini dengan kata2 yang kurang tepat, yang entah dilakukan secara sadar atau ada pihak yang ingin menjadikan anda sebagai kambing hitam,'' tulis @herex_elite.

Melanjutkan ''...Dengan mohon maaf sebesar"nya balap ini dibatalkan karna penantang juga sudah meminta maaf dan banyak pertimbangan yang harus kita semua jaga untuk kepentingan kita bersama.''

Pada video berdurasi satu menit itu, @dimas_nabrawi mengatkaan ''Saya Dimas, meminta maaf atas kata yang sudah saya lontarkan. Untuk kepentingan bersama, race ini saya tiadakan. Biar tidak ada perpecahan di antara bikers... Sekali lagi, dengan tidak mengurangi rasa hormat saya, saya meminta maaf kepada semua kalangan jika tersinggung dengan perkataan saya kemarin.''

Video klarifikasi serta permohonan maaf ini, bikin warganet yang telah menantikan balapan antara Honda CBR250RR dan Suzuki GSXR1000R di sirkuit GBT ini pun kecewa.

baca juga

Meski begitu, pembatalan race ini nampaknya jadi solusi terbaik, supaya tidak ada perpecahan di komunitas motor biasa maupun moge di Surabaya, Jawa Timur.

Jadi sudah jelas ya, Sob, dengan klarifikasi dan permintaan maaf di atas, tantangan balap motor untuk anak moge se-Jatim pun ditiadakan.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Klakson, Bocah 11 Tahun Kirim Surat Menohok ke Bos Otomotif

Gara-gara Klakson, Bocah 11 Tahun Kirim Surat Menohok ke Bos Otomotif

Otomotif | Jum'at, 12 April 2019 | 07:10 WIB

Keren dan Berkelas, Ini Deretan Motor Idola Cewek Generasi 90-an

Keren dan Berkelas, Ini Deretan Motor Idola Cewek Generasi 90-an

Otomotif | Kamis, 11 April 2019 | 06:50 WIB

Kakek di Blitar Meninggal Mendadak saat Tambal Ban Motornya

Kakek di Blitar Meninggal Mendadak saat Tambal Ban Motornya

Otomotif | Selasa, 09 April 2019 | 19:05 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?

Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:18 WIB

Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan

Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17 WIB

Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur

Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17 WIB

HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:07 WIB

Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total

Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:06 WIB

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:04 WIB

5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:03 WIB

Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta

Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:00 WIB

BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung

BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:58 WIB

GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026

GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:55 WIB

×