Pasar Domestik Lesu, Ekspor Mobil dari Indonesia Lebih Bergairah

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 15 Mei 2019 | 13:25 WIB
Pasar Domestik Lesu, Ekspor Mobil dari Indonesia Lebih Bergairah
Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto bercakap-cakap dengan Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi, pameran GIIAS The Series 2019 di Surabaya [Suara.com/Achmad Ali].

Suara.com - Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), kuartal pertama 2019, total ekspor mobil dari Indonesia dalam bentuk utuh atau Completely Built-Up (CBU) mencapai 70.619 unit, atau mengalami kenaikan sebesar 25,6 persen dibandingkan kuartal pertama 2018 yang hanya mencapai 56.237 unit.

Pencapaian ini, menurut Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi adalah kabar gembira di tengah pasar domestik yang sedang lesu.

"Kami bangga menyampaikan bahwa pasar ekspor kita naik lebih dari 20 persen. Ini sesuai dengan keinginan pemerintah, bahwa Indonesia akan menjadi basis produksi kendaraan-kendaraan yang diekspor ke berbagai negara," ujar Yohannes Nangoi, di Jakarta, baru-baru ini.

Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo dalam pembukaan GIIAS 2019 The Series Surabaya [Suara.com/Achmad Ali].
Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo dalam pembukaan GIIAS 2019 The Series Surabaya [Suara.com/Achmad Ali].

GAIKINDO sendiri menargetkan ekspor sepanjang 2019 bisa menyentuh angka 400 ribu - 450 ribu unit. Sementara pada 2018 pencapaian ekspornya 264.553 unit dalam bentuk CBU, dan dalam bentuk Completely Knock-Down (CKD) atau terurai sebanyak 82.028 unit, sehingga totalnya mencapai 346.581 unit.

Yohannes Nangoi menyampaikan, kunci untuk meningkatkan pasar ekspor sebetulnya berada pada keragaman produk yang diekspor. Saat ini produsen otomotif di Indonesia lebih banyak memproduksi kendaraan segmen Multi-Purpose Vehicle (MPV). Sementara di luar negeri, yang banyak digemari adalah jenis sedan dan Sport Utility Vehicle (SUV).

"Kita memang harus mengembangkan jumlah jenis kendaraan. Kalau hanya punya satu macam kendaraan saja seperti MPV, tentu market ekspornya menjadi sempit. Ini yang kita inginkan dari pemerintah supaya peraturannya mendukung ke arah sana," kata Yohannes Nangoi.

Terkait pasar dalam negeri yang lesu, Yohannes Nangoi mengatakan sejauh ini GAIKINDO belum akan merevisi target penjualan 2019 yang ditargetkan mencapai 1,1 juta unit.

Pasalnya hasil yang dicapai di kuartal pertama 2019 memang sudah diprediksi, bahwa akan ada Pemilihan Umum (Pemilu) presiden dan legislatif, sehingga banyak masyarakat yang memilih untuk wait and see.

Sebagai informasi, penjualan mobil dalam negeri dari pabrik ke dealer (wholesales) baru mencapai 253.863 unit, atau turun 13,1 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yaitu 292.031 unit. Sementara itu, untuk penjualan dari dealer ke konsumen (ritel) mencapai 259.491 unit, turun 10,8 persen atau 291.022 unit dari tahun sebelumnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Alasan GIIAS 2019 Digelar Lebih Awal

Ini Alasan GIIAS 2019 Digelar Lebih Awal

Otomotif | Selasa, 14 Mei 2019 | 21:28 WIB

Inilah Alasan, Mengapa Surabaya Jadi Kota Pembuka GIIAS 2019

Inilah Alasan, Mengapa Surabaya Jadi Kota Pembuka GIIAS 2019

Otomotif | Jum'at, 29 Maret 2019 | 18:30 WIB

GAIKINDO Mengaku Tak Pasang Target Penjualan di GIIAS 2019

GAIKINDO Mengaku Tak Pasang Target Penjualan di GIIAS 2019

Otomotif | Selasa, 26 Februari 2019 | 19:00 WIB

Terkini

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:37 WIB

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:30 WIB

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:10 WIB

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:04 WIB

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:00 WIB

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 07:58 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

×