Abaikan Speedometer Mobil, Aplikasi Ini Peringatkan Pengemudi Bandel

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 10 Juni 2019 | 09:48 WIB
Abaikan Speedometer Mobil, Aplikasi Ini Peringatkan Pengemudi Bandel
Contoh kamer pemantau kecepatan yang diterapkan di Britania Raya [Shutterstock].

Suara.com - Mobil tunggangan yang terasa begitu seru saat digeber dalam kecepatan tinggi, terkadang mampu membuat pengemudi malas melongok speedometer pada konsul odometer untuk menilik angka aktual kecepatan saat itu. Alasannya "sederhana": tak terasa kalau memacu tunggangan sampai ngebut banget. Sehingga, pihak berwajib mengandalkan kamera pemantau kecepatan, dan hal ini telah diterapkan sejak lama di berbagai negara maju.

Aplikasi navigasi Waze digunakan oleh pengendara mobil (Shutterstock).
Aplikasi navigasi Waze digunakan oleh pengendara mobil  [Shutterstock].

Dengan kamera yang "bertugas" non-stop, dan tanpa pandang bulu, wajah si pelanggar lalu lintas ngebut akan dipotret, juga nomor pelat Polisi atau nomor registrasi si kendaraan, ditambah data valid lokasi kejadian, tanggal, dan kecepatan aktual saat terjadi pelanggaran itu. Sehingga si pengemudi tak bisa berkutik. Pasalnya, pihak Kepolisian bakal melayangkan bukti-bukti ini untuk diselesaikan di pengadilan. Hukumannya bisa denda, pengurangan poin, bahkan paling parah bisa dicabut SIM atau Surat Izin Mengemudi.

Nah, dikutip dari Android Police, sepekan silam Google Maps meluncurkan sebuah fitur penting Waze, yaitu indikator batas kecepatan dan peringatan kamera kecepatan. Sederhananya, aplikasi ini menawarkan speedometer virtual dengan kondisi real time. Fungsinya, agar pengemudi sadar batas kecepatan maksimal yang dibolehkan dalam sebuah ruas jalan raya, juga adanya kamera pemantau kecepatan.

Cara aktivasinya sederhana, tersedia di menu pengaturan navigasi. Bisa dilakukan setting sebagai asisten pengingat soal kecepatan, bisa pula pada mode auto. Dan lebih penting, kondisi ditampilkan real time, sehingga kecepatan terus terpantau.

Kalaupun ada yang patut disayangkan, fitur ini baru tersedia antara lain di Britania Raya, Amerika Serikat, Belanda, Brasil, Belgia, Kanada, Taiwan, Swedia, Australia, Republik Ceko, Jerman, Finlandia, Polandia, Portugal, Argentina, serta India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Pantauan Waze Soal Penggunaan Aplikasi Pada Pemudik Bermobil

Ini Pantauan Waze Soal Penggunaan Aplikasi Pada Pemudik Bermobil

Otomotif | Sabtu, 08 Juni 2019 | 10:05 WIB

Bantu Pengemudi Fokus, Jaguar Kembangkan Teknologi Keamanan

Bantu Pengemudi Fokus, Jaguar Kembangkan Teknologi Keamanan

Otomotif | Jum'at, 31 Mei 2019 | 13:05 WIB

Mudik Ditemani DJ Kondang? DJ Khaled Nyatakan Sudah Siap!

Mudik Ditemani DJ Kondang? DJ Khaled Nyatakan Sudah Siap!

Otomotif | Senin, 27 Mei 2019 | 07:00 WIB

Terkini

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Sumsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Tokyo Schoolgirl Karya Osamu Dazai: Potret Kecemasan Remaja yang Mengusik

Tokyo Schoolgirl Karya Osamu Dazai: Potret Kecemasan Remaja yang Mengusik

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern

Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:09 WIB

BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

Bekaci | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Cushion YSL Pink dan Hitam Apa Bedanya? Ini Perbandingan Formula hingga Review Pengguna

Cushion YSL Pink dan Hitam Apa Bedanya? Ini Perbandingan Formula hingga Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:08 WIB

BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak

BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak

Bogor | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:04 WIB

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:03 WIB

BRI Peduli Hadirkan Posyandu Matahari untuk Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

BRI Peduli Hadirkan Posyandu Matahari untuk Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:01 WIB

×