Sambut Era Mobil Listrik, Shell Kurangi Pakai Fosil Secara Bertahap

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Sambut Era Mobil Listrik, Shell Kurangi Pakai Fosil Secara Bertahap
Shell Eco Marathon Asia 2018. Sebagai ilustrasi Shell juga bersiap soal kendaraan listrik [Suara.com].

Nantinya, ketergantungan terhadap bahan bakar fosil akan dikurangi. Ini langkah Shell.

Suara.com - Kendaraan bertenaga listrik terus digadang sebagai tunggangan masa depan. Baik jenis kendaraan roda dua alias sepeda motor, serta roda empat alias mobil, bahkan jenis komersial di atas roda empat. Otomatis pemakaian bahan bakar fosil atau Bahan Bakar Minyak (BBM) bukan lagi menjadi hal yang utama.

Ilustrasi SPBU Shell. (Shutterstock)
Ilustrasi SPBU Shell [Shutterstock].

Menanggapi hal ini, Ratna Anggraini, Fuel Marketing Manager Shell Indonesia menjelaskan, era kendaraan listrik memang tidak dapat terbantahkan.

"Perkembangan ke depan memang terletak pada cara, bagaimana kita mengurangi bahan bakar fosil secara bertahap," ujar Ratna Anggraini di Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Lebih lanjut, Ratna Anggraini menjelaskan, langkah-langkah ini sudah mulai terlihat seperti contohnya bahan bakar minyak mulai dicampur dengan bio fuel. Kemudian teknologi mesin juga mulai dikembangkan menuju ke arah sana, yaitu era tunggangan bertenaga listrik.

"Akhirnya nanti kita benar-benar tidak menggunakan bahan bakar dari fosil itu sendiri," terang Ratna Anggraini.

Sehingga bisa disebutkan bahwa Shell memang melihat ke depan soal perkembangan di luar bahan bakar fosil, yang akan terjadi sangat pesat.

"Pusat riset kami juga sudah mulai bersiap ke arah sana (kendaraan listrik). Kalau kapan mulai diterapkan mesti lihat data pemerintah terlebih dahulu," pungkas Ratna Anggraini.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS