Asal Perbesar Ban Motor Bikin Mubazir, Begini Tips Pilih Ukuran yang Pas

Angga Roni Priambodo, Cesar Uji Tawakal

Senin, 01 Juli 2019 | 12:50 WIB
Asal Perbesar Ban Motor Bikin Mubazir, Begini Tips Pilih Ukuran yang Pas
Ban motor yang motifnya sudah usang. (Suara.com/Cesar Uji Tawakal)

Suara.com - Beragam ukuran ban motor tersedia di pasaran, namun hal tersebut membuat orang awam menjadi bingung.

Setidaknya ada indikator penting yang harus diperhatikan, yakni besaran diameter ban, dan juga ukuran ban.

Namun  dalam rangka untuk membuat 'si kuda besi" terlihat gagah, tak jarang pemilik motor tersebut sengaja membeli ukuran ban yang lebih besar daripada ukuran standar.

Tanpa dibarengi pembesaran pelek, penambahan ukuran ban tersebut bisa malah berujung mubadzir.

Suara.com pun menyempatkan diri untuk bertanya kepada mekanik salah satu toko ban di Jogja kemarin (30/6/2019). Toko tersebut terletak di Jl. Mataram No. 18, Danurejan, Kota Yogyakarta.

Menurut mekanik toko "King Pusat Ban Motor" tersebut, memilih tapak ban yang terlalu lebar justru akan membuat mubazir.

Penggantian ban motor yang sudah usang. (Suara.com/Cesar Uji Tawakal)
Penggantian ban motor yang sudah usang. (Suara.com/Cesar Uji Tawakal)

"Jika peleknya masih standar, kalau mau menambah ukuran ban maka lebih baik menggunakan ukuran yang tidak terlalu jauh selisihnya. Misal jika ban standar ukurannya 100/90 maka bisa dinaikkan menjadi 110/90, yang penting jangan terlalu lebar." ujarnya kemarin.

"Jika memilih ban yang terlalu lebar, motif ban yang berada di pinggir biasanya masih utuh sementara di bagian tengah cepat habis. Kan mubadzir." imbuhnya.

Selain itu, ukuran rasio ban juga menentukan empuk tidaknya ban. Semakin besar rasio maka semakin empuk.

baca juga

"Misal ukuran 120/70 dengan 120/80, yang 120/80 tentu lebih empuk." terangnya.

"Tetapi ada risikonya tersendiri, ban yang rasionya tinggi mungkin empuk tetapi kurang stabil saat melibas tikungan, sementara ban tapak lebar yang memiliki rasio kecil lebih baik di tikungan tetapi terkadang kalah nyaman dibanding ban berasio tinggi." pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Hanya Bikin Motor, Yamaha Kini Sediakan Produk Ban

Tidak Hanya Bikin Motor, Yamaha Kini Sediakan Produk Ban

Otomotif | Sabtu, 22 Juni 2019 | 11:00 WIB

Tips Mudik Bermotor: Pastikan Ban Sesuai Standar

Tips Mudik Bermotor: Pastikan Ban Sesuai Standar

Otomotif | Kamis, 23 Mei 2019 | 16:00 WIB

Tergiur Harga Ban Murah, Nasib Pemotor Ini Malah Ngenes

Tergiur Harga Ban Murah, Nasib Pemotor Ini Malah Ngenes

Otomotif | Kamis, 09 Mei 2019 | 20:22 WIB

Terkini

Ekosistem Kota Mandiri Jadi Penentu Nilai Investasi Properti

Ekosistem Kota Mandiri Jadi Penentu Nilai Investasi Properti

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:40 WIB

30 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 yang Singkat dan Penuh Semangat untuk Caption Medsos

30 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 yang Singkat dan Penuh Semangat untuk Caption Medsos

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:35 WIB

Industri Kreatif Butuh Outsourcing, Regulasi Jangan Hambat Investasi

Industri Kreatif Butuh Outsourcing, Regulasi Jangan Hambat Investasi

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:29 WIB

48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri

48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:22 WIB

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:11 WIB

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

×