Target Produksi Mobil Listrik 2022 Bakal Didorong Perpres

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Rabu, 31 Juli 2019 | 08:00 WIB
Target Produksi Mobil Listrik 2022 Bakal Didorong Perpres
Sebagai ilustrasi mobil listrik produksi dalam negeri. Teknisi saat mengisi daya mobil listrik saat uji coba di kantor PLN unit Induk industri PLN, Gambir, Jakarta, Jumat (9/11/2018). [Suara.com/Fakhri Hermansyah].

Suara.com - Dengan segera dikeluarkannya Peraturan Presiden atau Perpres tentang mobil listrik, dan Peraturan Pemerintah (PP) tentang pajak penjualan barang mewah mobil listrik, maka target produksi mobil listrik pada 2022 akan bisa dicapai.

Demikian pendapat Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir di Jakarta, Selasa (30/7/2019), seperti dikutip dari kantor berita Antara.

"Untuk mobil listrik, sudah jadi prototipenya, 'kan kita masuk industri maka harus bergandengan dengan industri, industri akan mau melakukan kalau ada insentif, ini sudah keluar' mudah-mudahan tahun 2022 jalan mobil listrik ini," demikian papar Menristekdikti.

Melalui peraturan itu, maka ekosistem dan hilirisasi produk inovasi mobil listrik diharapkan akan berjalan baik. Mengingat industri yang memanfaatkan mobil listrik dipastikan mendapat insentif. Dan dengan kebijakan insentif ini diharapkan semakin banyak industri yang akan terlibat dalam pemanfaatan mobil listrik di masa mendatang

"Industri yang memanfaatkan mobil listrik harus mendapatkan insentif. Sekarang sudah mendapatkan insentif sesuai Perpres yaitu terkait dengan insentif untuk kendaraan listrik, namanya super tax deduction," ujar Mohamad Nasir.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, seperti dijumpai dalam gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2019 pekan lalu memastikan bahwa Perpres tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) akan segera dirilis karena proposalnya sudah siap.

Kebijakan itu merupakan salah satu upaya yang bertujuan untuk meningkatkan investasi terutama sektor otomotif karena berhubungan dengan pembangunan infrastruktur jalan raya yang sedang gencar dilakukan.

"Perpres dan PP ini muncul untuk mendukung mobil listrik baik dari sisi CO2 (karbon dioksida), karena emisi yang semakin kecil maka semakin kecil juga PPN-nya serta meningkatkan kapasitas industri dalam negeri," papar Menkeu.

Dan Jongkie D Sugiarto, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau GAIKINDO menyatakan bahwa pelaku industri menyambut rancangan Perpres terkait mobil listrik yang dipaparkan Menkeu dalam GIIAS 2019 yang dihelat di Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Tangerang, Provinsi Banten (24/7/2019).

"Kami sangat gembira tentunya, menyambut baik Perpres Mobil Listrik katanya sudah ok, dan harmonisasi tarif katanya sudah ok, itu yang kami tunggu-tunggu selama ini," kata Jongkie D Sugiarto selaku salah satu pimpinan dalam asosiasi kendaraan bermotor di Tanah Air yang disebut GAIKINDO ini, pada Kamis (25/7/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negosiasi Sengit Pemerintah, Hyundai dan KIA soal Insentif Mobil Listrik

Negosiasi Sengit Pemerintah, Hyundai dan KIA soal Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Selasa, 30 Juli 2019 | 15:07 WIB

Harga Mobil Hybrid Belum Tentu Turun Meski Ada Aturan Mobil Listrik

Harga Mobil Hybrid Belum Tentu Turun Meski Ada Aturan Mobil Listrik

Otomotif | Sabtu, 27 Juli 2019 | 18:53 WIB

Luhut: Hyundai Akan Bangun Dua Pabrik Mobil Listrik di Indonesia

Luhut: Hyundai Akan Bangun Dua Pabrik Mobil Listrik di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 26 Juli 2019 | 21:09 WIB

Terkini

6 Mobil Murah 3 Baris 1000cc: Pajak tak Mencekik, Irit Bensin, Pas Buat Keluarga Muda

6 Mobil Murah 3 Baris 1000cc: Pajak tak Mencekik, Irit Bensin, Pas Buat Keluarga Muda

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:02 WIB

5 Mobil 1000cc Bertenaga dan Siap Hajar Tanjakan, Harga Mirip Motor Matic

5 Mobil 1000cc Bertenaga dan Siap Hajar Tanjakan, Harga Mirip Motor Matic

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:55 WIB

Punya Suspensi USD dan Mesin 175cc, 'Kembaran' Honda ADV160 Ini Dijual Jauh Lebih Murah

Punya Suspensi USD dan Mesin 175cc, 'Kembaran' Honda ADV160 Ini Dijual Jauh Lebih Murah

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:00 WIB

5 Mobil 1500cc ke Bawah Paling Irit yang Bisa Dipakai Jangka Panjang Tanpa Risau

5 Mobil 1500cc ke Bawah Paling Irit yang Bisa Dipakai Jangka Panjang Tanpa Risau

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:00 WIB

Boleh Berhenti di Bahu Jalan Tol saat Arus Balik 2026, Tapi Cuma untuk Situasi Berikut

Boleh Berhenti di Bahu Jalan Tol saat Arus Balik 2026, Tapi Cuma untuk Situasi Berikut

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:00 WIB

Modal 40 Jutaan Bisa Bawa Pulang Mobil Irit! Cek Harga Karimun Bekas Terbaru 2026

Modal 40 Jutaan Bisa Bawa Pulang Mobil Irit! Cek Harga Karimun Bekas Terbaru 2026

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:45 WIB

5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah

5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:34 WIB

Rest Area Tol Penuh saat Arus Balik Lebaran 2026, Istirahat dan Buang Air Harus ke Mana?

Rest Area Tol Penuh saat Arus Balik Lebaran 2026, Istirahat dan Buang Air Harus ke Mana?

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:15 WIB

Bikin Sungkem! Skutik Nyeleneh Honda Ini Cuma 49cc Tapi Harganya Kalahkan Motor Sport

Bikin Sungkem! Skutik Nyeleneh Honda Ini Cuma 49cc Tapi Harganya Kalahkan Motor Sport

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:00 WIB

Daftar Bengkel Siaga Arus Balik Lebaran 2026 Jalur Pantura & Tol Trans Jawa

Daftar Bengkel Siaga Arus Balik Lebaran 2026 Jalur Pantura & Tol Trans Jawa

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:10 WIB