Grab Tindak Tegas Mitra Pengemudi Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 02 Agustus 2019 | 11:00 WIB
Grab Tindak Tegas Mitra Pengemudi Terkait Dugaan Pelecehan Seksual
Aplikasi layanan transportasi online Grab. Sebagai ilustrasi [Shutterstock]

Suara.com - Manajemen Grab menyesalkan dugaan pelecehan seksual oleh mitra pengemudi Grab yang beredar di media sosial dan dilaporkan pada 31 Juli 2019.

Ilustrasi pelecehan seksual. (Shutterstock)
Ilustrasi pelecehan seksual [Shutterstock].

Perusahaan penyedia transportasi online itu mengaku telah berkomunikasi dengan penumpang yang bersangkutan, dan meminta maaf sebesar-besarnya atas kejadian yang tidak menyenangkan tadi.

"Sesuai kebijakan Grab, kami tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk tindak kekerasan dan pelecehan. Karena itu, kami telah memutus kemitraan dengan mitra pengemudi tersebut setelah melakukan investigasi," tulis Grab Indonesia lewat keterangan yang diterima Suara.com.

Lebih lanjut dijelaskan, dalam upaya untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan pada platform, Grab telah aktif berkomunikasi dan menjalin kemitraan bersama Komnas Perempuan yang bertujuan meningkatkan komitmen Grab dalam pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual.

Salah satunya berupa penandatanganan perjanjian kerja sama yang memastikan pendekatan komprehensif untuk pencegahan dan penanganan kekerasan seksual, termasuk pelatihan bagi mitra pengemudi.

"Jika masyarakat memiliki pengalaman berkendara yang tidak berkenan, kami mohon untuk segera melaporkannya kepada layanan konsumen Grab dan pihak berwajib apabila diperlukan," tutup Grab.

Sebelumnya, sebuah rekaman video memperlihatkan penumpang diduga dilecehkan pengemudi ojek daring atau online (ojol) beredar di jagat maya.

Rekaman video yang diduga diambil oleh penumpang itu salah satunya diunggah oleh akun jejaring sosial Twitter @kir****asta pada Rabu (31/7/2019) dan menuai perhatian warganet.

Dalam cuitannya, akun @kir****asta menyebutkan pelecehan itu dilakukan oleh pengemudi ojek Grab. Kata @kir****asta, kasus itu sudah dilaporkan dan pelaku dikabarkan akan diberikan sanksi.

baca juga

"Pelecehan driver @GrabID ini sudah dilaporkan dan katanya akan diberikan sanksi," cuit akun Twitter @kir****asta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral, Rekaman Driver Ojol Diduga Lecehkan Penumpang saat Motor Melaju

Viral, Rekaman Driver Ojol Diduga Lecehkan Penumpang saat Motor Melaju

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 11:30 WIB

Bantu Pemerintah, Grab Dukung Pengembangan Pariwisata di Indonesia

Bantu Pemerintah, Grab Dukung Pengembangan Pariwisata di Indonesia

News | Senin, 29 Juli 2019 | 17:01 WIB

Temui Jokowi, SoftBank Mau Investasi di Grab untuk Kendaraan Listrik

Temui Jokowi, SoftBank Mau Investasi di Grab untuk Kendaraan Listrik

Bisnis | Senin, 29 Juli 2019 | 15:12 WIB

Terkini

Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?

Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:54 WIB

Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan

Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:45 WIB

Pemerintah Desak Bank MNC Penuhi Hak Nasabah

Pemerintah Desak Bank MNC Penuhi Hak Nasabah

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 20:43 WIB

Keysha Angelica Riset Gestur Pelakor Lewat Medsos demi Peran Citra di Kesetiaan

Keysha Angelica Riset Gestur Pelakor Lewat Medsos demi Peran Citra di Kesetiaan

Entertainment | Kamis, 05 November 2026 | 20:40 WIB

Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?

Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:35 WIB

Golkar Soal Kabar 6-7 Ketum Parpol Diduga Turut Disadap Listyo: Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

Golkar Soal Kabar 6-7 Ketum Parpol Diduga Turut Disadap Listyo: Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:32 WIB

Jay Idzes Bongkar Borok Sassuolo, Kualitas Bagus Tak Cukup Tanpa Mentalitas

Jay Idzes Bongkar Borok Sassuolo, Kualitas Bagus Tak Cukup Tanpa Mentalitas

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 20:30 WIB

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Sakit

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Sakit

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:18 WIB

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:16 WIB

×