Cadangan Bahan Bakar Fosil Menipis, UGM Bikin Mobil Listrik Yacaranda

Angga Roni Priambodo

Jum'at, 30 Agustus 2019 | 15:00 WIB
Cadangan Bahan Bakar Fosil Menipis, UGM Bikin Mobil Listrik Yacaranda
Mobil listrik Tim Yacaranda UGM Yogyakarta. (Dokumentasi UGM Yogyakarta)

Suara.com - Menipisnya cadangan bahan bakar fosil membuat banyak negara di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, berlomba-lomba untuk melakukan penghematan dengan cara mengembangkan teknologi berbasis energi terbarukan untuk menghasilkan listrik.

Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka tak mau ketinggalan berpartisipasi.

Sebagai langkah konkret, tim Mobil Listrik Yacaranda didirikan pada awal tahun 2013 oleh mahasiswa Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada untuk turut berinovasi dalam penghematan bahan bakar fosil.

Tim Mobil Listrik (Molis) Yacaranda berdiri di bawah naungan Direktorat Kemahasiswaan Universitas Gadjah Mada.

"Kami memiliki misi untuk memberikan solusi bagi masalah energi nasional dengan mengembangkan mobil listrik," urai Syamsul Ma'arif, perwakilan tim Yacaranda dalam rilis yang diterima Suara.com, Jumat (30/8/2019).

Mobil listrik Tim Yacaranda UGM Yogyakarta. (Dokumentasi UGM Yogyakarta)
Mobil listrik Tim Yacaranda UGM Yogyakarta. (Dokumentasi UGM Yogyakarta)

Di tahun 2019 ini, Tim Molis Yacaranda sudah menghasilkan dua buah mobil mini formula, yaitu “Super Sekip EV-1” yang dirancang dan dibuat pada tahun 2017. Mobil tersebut bahkan telah diikutkan dalam Kompetisi Mobil Listrik Indonesia ke-IX di Politeknik Negeri Bandung.

Dalam kompetisi tersebut, “Super Sekip EV-1” mendapat urutan 6 dari total 24 tim yang berpartisipasi. Selain itu, pada kategori tambahan, Tim Molis Yacaranda berhasil mendapatkan penghargaan untuk kategori poster dan presentasi terbaik.

Di tahun 2018, tim ini mendapat dukungan dari PLN. Tim Molis Yacaranda mengalami perubahan nama menjadi Yacaranda PLN EV Team. Tim ini kemudian mengembangkan mobil listrik berikutnya yang diberi nama “Super Sekip EV-2”.

Tim tersebut terus melakukan continuous improvement serta perombakan besar-besaran baik dari segi desain maupun analisis data yang dilakukan terhadap “Super Sekip EV-2” dengan misi untuk memperbaiki produk dari tahun sebelumnya.

baca juga

Secara selektif, tim ini melakukan improvement terhadap kualitas pemilihan material yang digunakan serta pengembangan teknologi mulai dari battery, user interface, dan monitoring data.

"Hasilnya, “Super Sekip EV-2” berhasil meraih Juara 3 Kategori Kecepatan pada Kompetisi Mobil Listrik Indonesia ke-X," tambah Syamsul.

Saat ini, Tim Molis Yacaranda sedang berproses untuk memproduksi “Super Sekip EV-3”. Mobil listrik ini merupakan produk riset terbaru Tim Molis Yacaranda sebagai bentuk continuous improvement-nya.

Mobil ini berfokus pada sumber energi menggunakan baterai Lithium Titanate Oxide dan sistem monitoring menggunakan IoT (Internet of Things). Sebagaimana diketahui, teknologi IoT sedang diunggulkan di Revolusi Industri 4.0 ini. Metodenya dengan penggunaan modul Wi-Fi, sistem monitoring jarak jauh dilakukan menggunakan sinyal internet.

Pada mobil “Super Sekip EV-3” rancangan Tim Molis Yacaranda ini, pihak UGM mengharapkan untuk tidak hanya menjuarai Kompetisi Mobil Listrik Indonesia, tetapi juga menjadi solusi positif bagi masalah energi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warganet Geger Mobil Toyota dengan Merek Bahasa Jawa, Ini Wujudnya

Warganet Geger Mobil Toyota dengan Merek Bahasa Jawa, Ini Wujudnya

Otomotif | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 11:35 WIB

Canggih, Teknologi Kamera Pengganti Kaca Spion Mulai Diuji Coba di AS

Canggih, Teknologi Kamera Pengganti Kaca Spion Mulai Diuji Coba di AS

Otomotif | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 07:30 WIB

Seru, Proses Produksi Suzuki Ertiga Ternyata Tidak Sampai 5 Menit!

Seru, Proses Produksi Suzuki Ertiga Ternyata Tidak Sampai 5 Menit!

Otomotif | Kamis, 29 Agustus 2019 | 16:55 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×