Rahasiakan Data Pribadi, Bos Tesla Biasa Hancurkan Smartphone

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 22 Oktober 2019 | 11:40 WIB
Rahasiakan Data Pribadi, Bos Tesla Biasa Hancurkan Smartphone
Elon Musk dan Talullah Riley dalam suatu acara gala di Los Angeles [Shutterstock].

Suara.com - Sebagai seorang Chief Executive Officer (CEO) Elon Musk yang menakhodai Tesla Incorporation adalah sosok unik. Ada saja tingkah polahnya.

Seperti keinginan membuat kapal selam mini dalam misi penyelamatan tim sepakbola remaja Thailand saat terjebak sistem gua dan sungai bawah tanah, lantas mencela tindakan diver atau penyelam kondang Britania Raya penyelamat mereka. Atau kebiasaan  meminta anak buahnya bekerja habis-habisan menyelesaikan lini produksi, gemar berkicau urusan kantor di media sosial dan kini ada satu hal baru lagi.

Kapal selam mini yang dirancang Elon Musk untuk menyelamatkan belasan remaja yang terperangkap di dalam sebuah gua di Thailand. [Twitter/Elon Musk]
Kapal selam mini yang dirancang Elon Musk untuk menyelamatkan belasan remaja yang terperangkap di dalam sebuah gua di Thailand. [Twitter/Elon Musk]

Lelaki kelahiran Afrika Selatan yang mengantongi perizinan kerja di Amerika Serikat dan Kanada ini rupanya mempunyai kebiasaan menghancurkan perangkat smartphone!

Akan tetapi, ada alasan khusus di balik hobi nyeleneh itu. Elon Musk harus melakukan hal ini demi menjaga keamanan privasinya.

Kebiasaan Elon Musk tadi terungkap setelah seorang karyawan mengungkap perilaku yang memang dilakukan secara sistematis.

"Untuk tujuan keamanan, Elon Musk secara teratur mengganti perangkat selulernya. Device lamanya dihapus bersih, lalu dihancurkan," demikian dilansir dari Business Insider.

Tindakan Elon Musk terkait keamanan mobile belakangan terungkap berkat dokumen legal terbaru sebagai buntut dari perseteruannya dengan mantan seorang penyelam. Tak lain adalah Vernon Unsworth asal Britania Raya tadi, yang membantu evakuasi tim sepakbola remaja Thailand saat terjebak dalam sistem gua dan sungai bawah tanah.

Vernon Unsworth telah menggugat Elon Musk karena dianggap melakukan pencemaran nama baik.

Mengomentari kebiasaan bos Tesla ini, Maya Levine, Security Engineer perusahaan riset CheckPoint mengatakan setidaknya ada hal positif dari kebiasaan Elon Musk.

baca juga

"Dalam hal keamanan, kebiasaan itu bukan ide buruk untuk memastikan ponsel Anda, terutama jika berkualifikasi seorang tokoh publik seperti Elon Musk. Lihat saja apa yang terjadi pada Jeff Bezos saat teleponnya diretas dan beberapa foto bocor," katanya kepada Mail Online.

Maya Levine mengatakan, kebiasaan Elon Musk jauh berbeda dari orang kebanyakan. Mengalihkan ponsel akan menghilangkan malware apa pun yang diinstal pada perangkat tertentu.

"Namun, bukan berarti menyelesaikan apa pun dalam hal serangan pengambilalihan akun, di mana hacker atau peretas mendapatkan akses kredensial dan informasi login Anda," tutup Maya Levine.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Sebatas Sedan, Tesla Siap Kenalkan Pikap Berbasis Listrik

Tak Sebatas Sedan, Tesla Siap Kenalkan Pikap Berbasis Listrik

Otomotif | Selasa, 15 Oktober 2019 | 13:00 WIB

Suara Mobil Listrik Tesla Bisa Diubah dengan Suara Kentut

Suara Mobil Listrik Tesla Bisa Diubah dengan Suara Kentut

Otomotif | Kamis, 10 Oktober 2019 | 12:20 WIB

Resmi, Tesla Dinyatakan Bersalah Soal Ketenagakerjaan

Resmi, Tesla Dinyatakan Bersalah Soal Ketenagakerjaan

Otomotif | Senin, 30 September 2019 | 10:30 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×