Wajib Dicatat, Inilah Tips Berkendara di Tengah Cuaca Panas Ekstrem

Angga Roni Priambodo, Praba Mustika

Jum'at, 25 Oktober 2019 | 16:25 WIB
Wajib Dicatat, Inilah Tips Berkendara di Tengah Cuaca Panas Ekstrem
Pemotor Lewat Jalan ke Gunung Kelud. (Facebook/Brama)

Suara.com - Beberapa daerah di Indonesia dikabarkan mengalami cuaca panas ekstrem. Kegiatan di luar ruangan pun terasa lebih melalahkan. Namun jika terpaksa motoran alias berkendara di tengah cuaca panas ekstrem, cobalah ikuti 5 tips berikut ini.

Mengutip dari situs resminya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun menjelaskan kenapa cuaca panas ekstrem melanda Indonesia.

Dijelaskan suhu panas berada di selatan khatulistiwa, dan berkaitan dengan gerak semu matahari. Matahari berada di sekitar wilayah khatulistiwa dan terus bergerak ke belahan bumi selatan hingga bulan Desember.

Alhasil pada bulan Oktober, posisi semu matahari berada di sekitar wilayah Indonesia bagian selatan. Suhu terpanas yang tercatat oleh BMKG, pada 20 Oktober 2019 adalah 38.8 derajac celsius di Makassar.

Jika ingin tetap berkendara di tengah cuaca panas ekstrem, yuk simak tujuh tips berikut ini:

1. Gunakan Jaket

Meski cuaca sangat panas, bukan berarti kita bisa berkendara dengan kaus yang tipis, ya. Sebaliknya, penggunaan jaket malah direkomendasikan agar bisa melindungi kulit dari teriknya panas matahari.

Tapi yang perlu dicatat adalah, pastikan bahwa jaket yang digunakan juga terdapat saluran ventilasi. 

Design Corse menyebut bahwa jaket yang cocok digunakan di tengah cuaca panas ekstrem adalah yang memiliki panel mesh, yang memberi ruang untuk bernafas.

baca juga

2. Sarung Tangan

Kesadaran akan penggunaan sarung tangan di tengah cuaca panas ekstrem memang sudah cukup baik.

Tapi sama seperti jaket, pilihlah sarung tangan yang ada ventilasi udaranya. Sarung tangan jenis tersebut bisa membuat kulit tangan lebih sejuk.

3. Gunakan Tabir Surya

Tabir Surya Semprot. (Shutterstock)
Tabir Surya Semprot. (Shutterstock)

Tabir surya digunakan untuk melindungi kulit dari sengatan panas matahari. Penggunaan tabir surya bisa digunakan di beberapa bagian tubuh seperti bagian belakang leher hingga ke bagian wajah.

4. Pakai Kaus

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid, Canggihnya Fitur Mobil Menteri

Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid, Canggihnya Fitur Mobil Menteri

Otomotif | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 16:00 WIB

Niat Banget, Begini Jadinya saat Mengganti Ban Motor Tanpa Lepas Segel

Niat Banget, Begini Jadinya saat Mengganti Ban Motor Tanpa Lepas Segel

Otomotif | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 15:27 WIB

Suka Mengekor Ambulans Biar Cepat Sampai, Awas Bahaya Ini Mengintai

Suka Mengekor Ambulans Biar Cepat Sampai, Awas Bahaya Ini Mengintai

Otomotif | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 11:05 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×