Heboh Tambal Ban Tubeless dengan Alat Sederhana Ini, Malah Picu Perdebatan

Angga Roni Priambodo, Praba Mustika

Minggu, 27 Oktober 2019 | 15:40 WIB
Heboh Tambal Ban Tubeless dengan Alat Sederhana Ini, Malah Picu Perdebatan
Seorang teknisi sedang memeriksa ban motor. [Shutterstock]

Suara.com - Saat berkendara, kurang angin saja sudah bikin merepotkan apalagi kalau sampai mengalami ban bocor. Bahkan ada yang menyebut tambal ban tubeless bisa dilakukan hanya dengan alat sederhana ini.

Ban motor jenis tubeless memang punya beberapa kelebihan dibanding ban motor biasa. Salah satu kelebihannya adalah ketika mengalami kebocoran ban.

Bahkan alat dan bahannya pun banyak dipasarkan di toko online, dengan harga yang cukup murah.

Namun ternyata ada cara lain yang lebih sederhana, karena alat yang digunakan pun mudah didapatkan bahkan di toko kelontong.

Tapi cara tersebut malah menuai perdebatan warganet. Pasalnya ada yang pernah mencoba dan berhasil, tapi ada juga yang gagal dan malah mengaku kondisinya tambah parah.

Berawal dari unggahan yang dibagikan warganet bernama Yudhistira. Pada unggahan itu dijelaskan kalau jenis ban tubeless bisa ditambal hanya dengan menggunakan lem multifungsi.

"Maum berbagi pengalaman, lur. Buat yang ngebid (ojek online) pakai motor dengan ban tubeless, sediain lem power buat jaga-jaga, kalau ban bocor kena paku atau apalah,"

Pada gambar tersebut juga dijelaskan cara penggunaannya "(Caranya) tinggal ditetesin ke lubang bekas tertancap paku, tunggu sampai kering terus ditambah angin..."

Lem Multifungsi. (Facebook)
Lem Multifungsi Untuk Tambal Ban Tubeless. (Facebook)

Ternyata unggahan yang dibagikan oleh Yudhsitira itu mendapat beragam tanggapan dari warganet, yang mengaku pernah mencoba cara tersebut.

baca juga

Tapi tentu saja menambal ban tubeless dengan lem multifungsi, seperti yang dijelaskan pada cara tersebut hanya untuk sementara waktu.

"Pernah coba, tapi cuma sementara aja. Lama-lama juga bocor halus dan angin berkurang. Solusinya ya tetep ke tukang tambal ban tubeless..." Kata Fajar.

"Kalau darurat nggak papa mbah, tapi tetep kempes lagi karena lem nggak bisa selaras sama lem yang keras. Bisa-bisa lem pecah kena aspal. Pernah coba dan cukup membantu, tapi hanya buat nunda nambal ban aja, bukan buat jangka panjang." Ujar Ean.

Ada yang pernah mencoba menambal ban tubeless dengan cara di atas?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Memilih Motor Bagi Pemula, Ini Empat Hal yang Patut Diperhatikan

Tips Memilih Motor Bagi Pemula, Ini Empat Hal yang Patut Diperhatikan

Otomotif | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 17:10 WIB

Bonceng Tanpa Helm dan Sambil Main HP, Pemotor 'Berseragam' Ini Viral

Bonceng Tanpa Helm dan Sambil Main HP, Pemotor 'Berseragam' Ini Viral

Otomotif | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 15:19 WIB

Mobilnya Tersemprot, Sopir Taksol Memaki Petugas DLH yang Menyiram Tanaman

Mobilnya Tersemprot, Sopir Taksol Memaki Petugas DLH yang Menyiram Tanaman

Otomotif | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 11:46 WIB

Terkini

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM

Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram

Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu

Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya

Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Jateng Kejar Tuntas Sensus Ekonomi 2026, Wagub Minta Pendataan Dipercepat dalam Tiga Pekan

Jateng Kejar Tuntas Sensus Ekonomi 2026, Wagub Minta Pendataan Dipercepat dalam Tiga Pekan

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:51 WIB

Telkom Akses Percepat Pemerataan Konektivitas Lewat Transformasi Operasional

Telkom Akses Percepat Pemerataan Konektivitas Lewat Transformasi Operasional

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan

Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya

Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya

Sport | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:33 WIB

×