Stiker Antikorupsi Ditempel ke Mobil Dinas, Ini Tanggapan Mereka

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 11 Desember 2019 | 09:00 WIB
Stiker Antikorupsi Ditempel ke Mobil Dinas, Ini Tanggapan Mereka
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menyampaikan sambutan pada Kongres Sampah di Tuntang Kabupaten Semarang. [Antara]

Suara.com - Awal pekan ini, Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersama jajaran pemerintahan serta generasi muda memperingati Hari Antikorupsi Sedunia atau Hakordia 2019. Hal paling seru adalah acara penempelan stiker berkalimat unik sekaligus mengena tentang tindak korupsi.

Yaitu, "Nek Aku Korupsi Ora Slamet". Diangkat dari Bahasa Jawa, artinya adalah "Apabila saya korupsi, maka tidak akan selamat". Kalimat ini dianggap bukan hanya sebagai pernyataan, namun mendorong keberanian moral untuk tidak melakukan berbagai tindak pidana korupsi.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo memimpin pemasangan stiker Hakordia di parkir kantor gubernur, Semarang (8/12/2019) [Instagram @provjateng].
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo memimpin pemasangan stiker Hakordia di parkir kantor gubernur, Semarang (8/12/2019) [Instagram @provjateng].

Dikutip dari kantor berita Antara, setelah diperbanyak, stiker antikorupsi itu dibagikan ke seluruh organisasi perangkat daerah untuk dipasang di seluruh mobil dinas, termasuk di mobil para kepala dinas pada Selasa (10/12/2019).

Sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menanggapi penempelan stiker antikorupsi bertuliskan "Nek Aku Korupsi Ora Slamet" di kendaraan dinas masing-masing.

"Saya baru dapat stiker tadi pagi dan sudah ditempel di mobil. Begitu dipasang langsung difoto dan saya kirim ke grup (WhatsApp) keluarga, juga ke teman-teman," papar Prasetyo Ariwibowo, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Tengah di Semarang, yang menggunakan mobil dinas Toyota Innova Reborn warna hitam.

Sementara Hanung Triyono, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jateng menyatakan bahwa stiker yang ditempel di kaca belakang mobil sebelah kiri itu membuatnya semakin percaya diri menindak jajarannya yang nakal, bahkan tidak akan segan memutus kontrak penyedia jasa.

"Kami "blacklist" dan putus kontrak jika melakukan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi. Kepada karyawan dan staf, akan kami pecat jika terbukti melakukan tindak pidana korupsi," tandasnya.

Kemudian, Sudjarwanto Dwiatmoko, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jateng menyatakan pemikiran, bahwa bukan sebatas dirinya yang tidak akan selamat jika korupsi, akan tetapi penambang-penambang ilegal juga, karena tuah kalimat itu.

"Itu tekad yang total memerangi korupsi, saya berulang kali ngomong sama penambang, penambang yang ilegal itu saya doakan tidak selamat, karena itu korupsi juga. Doa saya hanya satu itu, ini langkah saya untuk berani memerangi mereka," tandasnya.

baca juga

Sedangkan Tavip Supriyanto, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jateng menyebutkan mendengar komentar anak buahnya soal penempelan stiker antikorupsi itu, seperti "Kalau ada apa-apa bagaimana ini? Kita kecelakaan dikira ada kejadian korupsi bagaimana?"

Ia menyatakan, menyadari curhatan anak buahnya itu karena pihaknya selama ini dianggap sebagai "lahan basah" yang rentan praktik penyimpangan, khususnya di Samsat. Dengan adanya penegasan sikap melalui stiker antikorupsi, Tavip Supriyanto berharap dirinya dan anak buahnya semakin berhati-hati menjalankan tugas-tugasnya.

"Tidak hanya kata-kata di stiker. Kalimat "Tetep Mboten Korupsi Mboten Ngapusi" kami pakai sebagai "tagline" di mana pun. Karena kita sangat rentan untuk melakukan penyimpangan-penyimpangan. Di lapangan kami tidak bisa mengawasi satu persatu karena ada dari Kepolisian, Jasa Raharja dan lainnya," tukasnya.

Karena itu, pihaknya juga menggandeng Kepolisian untuk semakin memperbaiki layanan di Samsat. Bahkan bersama Kapolres Purworejo meluncurkan modernisasi sistem pengecekan fisik kendaraan di Samsat.

"Kapolresmenekankan, dengan cek fisik kendaraan, kami tidak menerima sesuatu dari wajib pajak. Tidak ada pungutan sama sekali di ruang cek fisik, tidak ada biaya cek fisik. Cek fisik ini modern, begitu mobil masuk sudah terpotret fisiknya," pungkas Tavip Supriyanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Senada Stiker Antikorupsi di Mobil, Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Bus

Senada Stiker Antikorupsi di Mobil, Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Bus

Otomotif | Rabu, 11 Desember 2019 | 07:08 WIB

5 Best Otomotif Pagi: Stiker Mobil Ganjar Pranowo, Nissan Andalkan PLN

5 Best Otomotif Pagi: Stiker Mobil Ganjar Pranowo, Nissan Andalkan PLN

Otomotif | Selasa, 10 Desember 2019 | 06:00 WIB

Keren, Ganjar Pranowo Pimpin Pemasangan Stiker Unik di Mobil

Keren, Ganjar Pranowo Pimpin Pemasangan Stiker Unik di Mobil

Otomotif | Senin, 09 Desember 2019 | 07:00 WIB

Terkini

Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 22:00 WIB

Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya

Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya

Sport | Senin, 27 Juli 2026 | 21:46 WIB

Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate

Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate

News | Senin, 27 Juli 2026 | 21:46 WIB

Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!

Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 21:44 WIB

Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita

Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita

News | Senin, 27 Juli 2026 | 21:39 WIB

Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0

Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 21:38 WIB

Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor

Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 21:38 WIB

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan

Video | Senin, 27 Juli 2026 | 21:25 WIB

Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron

Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 21:16 WIB

Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique

Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 21:14 WIB

×