Kota Otomotif China Terpapar Coronavirus, Ini Prediksi Penjualan Mobilnya

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 28 Januari 2020 | 14:10 WIB
Kota Otomotif China Terpapar Coronavirus, Ini Prediksi Penjualan Mobilnya
Seorang lelaki memakai masker muka mengendarai sepeda motor di sebuah jalan di Wuhan, Cina, Minggu (26/1/2020). Sebagai ilustrasi kota lockdown Wuhan [AFP/Hector Retamal].

Suara.com - Menurut proyeksi China Association of Automobile Manufacturers (CAAM), penjualan mobil China kemungkinan akan turun dua persen pada 2020, sementara World Bank memperkirakan pertumbuhan ekonomi negeri itu akan melambat menjadi 5,9 persen, dan hambatan bisnis jangka pendek dikhawatirkan meningkat sehubungan terjangkitnya wabah Coronavirus di Wuhan, Provinsi Hubei, demikian dikutip dari Nasdaq.com.

Khusus untuk sektor otomotif, munculnya Coronavirus di sekitar Hari Raya Imlek atau Sinchia (25/1/2020) menjadi catatan tersendiri mengingat Wuhan disebut-sebut sebagai kota otomotif China. Dalam artian, di kota inilah banyak bermarkas para produsen mobil merek asing. Antara lain PSA Group, General Motors, Ford Motor Company, Fiat Chrysler, Honda, serta aliansi Nissan dan Renault.

Wuhan, kota metropolitan di China. (Pixabay/@petrick_l)
Wuhan, kota metropolitan di China [Pixabay].

Dengan populasi mencapai 11 juta orang, Wuhan yang diidentifikasi sebagai pusat penyebaran wabah Coronavirus mematikan adalah pusat bisnis berbagai perusahaan global. Presiden China, Xi Jinping memberikan peringatan bahwa penyebaran Coronavirus meningatkan krisis kesehatan. Antisipasinya, pemerintah setempat memberlakukan lockdown atau warga kota diisolasi dari kegiatan keluar dan masuk kota.

Para produsen otomotif menanggapi seruan ini dengan membatasi perjalanan bisnis keluar-masuk China. Disebutkan bahwa PSA Group asal Prancis yang memproduksi mobil-mobil brand Peugeot dan Citroen bersiap memulangkan karyawan asing atau staf ekspatriat dan keluarga mereka dari Wuhan.

Perusahaan itu tengah mempertimbangkan opsi evakuasi potensial bagi 38 karyawan asing dalam kerja sama penuh antara pemerintah setempat dan konsulat jenderal Prancis. Sementara bagi mitra PSA Group di China, Dongfeng Motor Corporation diharapkan mengurus karyawan perusahaan patungan mereka, Peugeot-Citroen Automobile yang bermukim di lokasi terpapar Coronavirus.

Lantas pabrik otomotif asal Prancis lainnya, Renault yang memproduksi mobil kategori SUV andalan mereka, Kadjar dan Koleos di Wuhan, dengan kapasitas tahunan 300 ribu unit mobil dan memiliki 2 ribu karyawan juga ditutup sementara. Perlakuan serupa berlaku pada pegawai Honda.

Sedangkan General Motors yang bermitra SAIC Motor dan memproduksi mobil dengan brand Cadillac, Buick serta Chevrolet untuk produk passenger car serta komersial memiliki pegawai hingga 6 ribu orang. Kebijakannya juga senada, membatasi semua perjalanan bisnis ke China dan meminta karyawan untuk mengambil tindakan perlindungan seperti disarankan departemen kesehatan setempat.

Demikian pula kebijakan Fiat Chrysler, yang melarang perjalanan perusahaan bagi stafnya ke 11 kota di China. Sedangkan Ford yang memiliki pabrik di Chongqing, berdekatan dengan Provinsi Hubei, juga melakukan penghentian aktivitas hingga wabah Coronavirus mereda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Coronavirus, Pabrikan Otomotif Batasi Aktivitas Karyawan

Dampak Coronavirus, Pabrikan Otomotif Batasi Aktivitas Karyawan

Otomotif | Senin, 27 Januari 2020 | 18:00 WIB

Coronavirus Merebak, Ayo Lakukan Tindak Preventif pada Mobil

Coronavirus Merebak, Ayo Lakukan Tindak Preventif pada Mobil

Otomotif | Senin, 27 Januari 2020 | 17:00 WIB

General Motors Hengkang, Wuling Produksi Chevrolet di Indonesia?

General Motors Hengkang, Wuling Produksi Chevrolet di Indonesia?

Otomotif | Selasa, 29 Oktober 2019 | 19:59 WIB

Terkini

6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli

6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli

Otomotif | Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:31 WIB

Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR

Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR

Otomotif | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:27 WIB

Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik

Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:11 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:05 WIB

Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh

Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:33 WIB

Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis

Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:30 WIB

Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang

Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:45 WIB

Legenda SUV Mitsubishi Pajero Siap Kembali Mengaspal pada 2026 Andalkan Sasis Triton

Legenda SUV Mitsubishi Pajero Siap Kembali Mengaspal pada 2026 Andalkan Sasis Triton

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:10 WIB

Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge

Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:31 WIB

Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi

Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:42 WIB