Selamatkan Bisnis, Nissan Siap Pangkas Karyawan dan Tutup Pabrik

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 01 Februari 2020 | 18:00 WIB
Selamatkan Bisnis, Nissan Siap Pangkas Karyawan dan Tutup Pabrik
Mobil listrik Nissan LEAF dipamerkan di Brussels, Belgia pada 18 Januari 2019. Sebagai ilustrasi salah satu best selling car produk Nissan [Shutterstock]

Suara.com - Nissan kembali berencana memangkas jumlah karyawan dalam jumlah besar sebagai langkah antisipasi penurunan penjualan. Sebagaimana dikutip dari Reuters dari sumber internal, produsen otomotif asal Jepang ini setidaknya akan memangkas sebanyak 4.300 karyawan dan menutup dua manufakturnya.

Adapun salah satu pabrik besar yang dimiliki perusahaan ini di luar Jepang, berlokasi di Sunderland, Midlands, Britania Raya.

Disebutkan pula bahwa langkah itu adalah kelanjutan dari rencana perusahaan untuk mengembalikan bisnis ke posisi yang lebih baik.

Eks bos Nissan, Carlos Ghosn kabur ke Libanon setelah berhasil meloloskan diri dari tahanan Jepang. Ia, pada Selasa (31/12/2019), mengaku berada di Libanon. [AFP/Eric Piermont]
Eks bos Nissan, Carlos Ghosn kabur ke Libanon setelah berhasil meloloskan diri dari tahanan Jepang. Ia, pada Selasa (31/12/2019), mengaku berada di Libanon. [AFP/Eric Piermont]

"Situasinya mengerikan. Ini perlu dilakukan atau mati," tukas seorang pejabat tingkat manajemen senior di Nissan kepada Reuters.

Namun juru bicara Nissan Motor Company menolak untuk mengomentari langkah-langkah restrukturisasi yang tengah dilakukan perusahaan itu.

Sebagai catatan, sepanjang Januari-Desember 2019, Nissan menjual 5.176.189 unit kendaraan, atau mengalami penurunan sekitar 8 persen dibandingkan periode sama pada 2018 yang mencapai 5.653.700 unit.

Sebelumnya mantan bos Nissan, Carlos Ghosn memprediksi bila bekas perusahaan yang sempat diselamatkan dari kebangkrutan serta dipimpinnya lebih dari 20 tahun ini bakal gulung tikar dalam kurun dua atau tiga tahun ke depan.

Hal ini dikemukakan mantan jaksa dan kritikus vokal terhadap sistem peradilan negara Jepang, Nobuo Gohara. Dalam sebuah konferensi pers di Tokyo, ia memberikan informasi tentang hasil percakapannya dengan Carlos Ghosn.

"Ia mengatakan kepada saya, bahwa Nissan mungkin akan bangkrut dalam dua hingga tiga tahun mendatang," papar Nobuo Gohara, seperti dikutip dari Motor1.

Nobuo Gohara juga menambahkan bahwa lelaki asal Lebanon kelahiran Brasil yang disebutkan minggat dari Jepang dalam sebuah kotak audio itu tidak menjelaskan secara terperinci mengapa Nissan akan menghadapi masalah keuangan. Dan Azusa Momose, juru bicara Nissan, produsen mobil asal Jepang itu menolak berkomentar terkait pernyataan Carlos Ghosn.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Wuhan Coronavirus, Honda dan Nissan Batasi Perjalanan Dinas

Dampak Wuhan Coronavirus, Honda dan Nissan Batasi Perjalanan Dinas

Otomotif | Kamis, 30 Januari 2020 | 12:02 WIB

Carlos Ghosn Lolos, Nissan Percepat Rencana Pisah dari Aliansi

Carlos Ghosn Lolos, Nissan Percepat Rencana Pisah dari Aliansi

Otomotif | Selasa, 14 Januari 2020 | 14:20 WIB

Diwawancarai Eksklusif, Carlos Ghosn Ungkapkan Soal Kabur dan Nissan

Diwawancarai Eksklusif, Carlos Ghosn Ungkapkan Soal Kabur dan Nissan

Otomotif | Jum'at, 10 Januari 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius

Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:35 WIB

Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid

Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:19 WIB

Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing

Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:05 WIB

Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali

Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:31 WIB

Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC

Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:10 WIB

Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi

Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:02 WIB

Gajah Tunggal Rilis Ban Zeneos Starize Baru Ukuran 13 Inci dan 14 Inci

Gajah Tunggal Rilis Ban Zeneos Starize Baru Ukuran 13 Inci dan 14 Inci

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:37 WIB

Perbedaan Spesifikasi, Fitur dan Harga 5 Varian Kawasaki KLX Terbaru: Kini Ada Versi XPL

Perbedaan Spesifikasi, Fitur dan Harga 5 Varian Kawasaki KLX Terbaru: Kini Ada Versi XPL

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:29 WIB

Kawasaki Luncurkan Motor Matic hingga Mobil Seharga Miliaran, Intip Spesifikasinya

Kawasaki Luncurkan Motor Matic hingga Mobil Seharga Miliaran, Intip Spesifikasinya

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:51 WIB

BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun

BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:49 WIB