Indonesia Masuk Peta Coronavirus Dunia, Perhatikan Kebersihan Mobil

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 02 Maret 2020 | 18:00 WIB
Indonesia Masuk Peta Coronavirus Dunia,  Perhatikan Kebersihan Mobil
Ilustrasi bersin [Shutterstock].

Suara.com - Indonesia kini telah mencatatkan namanya sebagai salah satu negara terpapar Coronavirus atau COVID-19. Hal yang membuat cemas, mengingat media Britania Raya menggambarkan bahwa sebaran wabah ini di Benua Biru mirip "api yang menjalar, sulit dipadamkan".

Sambil menanti kabar baik yang akan disampaikan Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk kelanjutan penanganan dan membaiknya situasi nasional berkait sebaran COVID-19, jangan lengah untuk selalu menjaga kebersihan.

Utamanya adalah mobil pribadi, yang digunakan setiap hari serta mungkin menjadi rumah kedua, mengingat kemacetan telah "mengurung" penggunanya berjam-jam. Sirkulasi air conditioning atau AC perlu diwaspadai, meski telah disebutkan bahwa penyebaran wabah Coronavirus adalah melalui droplet dari bersin dan batuk dan bukan langsung lewat udara.

Dikutip dari laman Harvard Health Education,  hingga saat ini belum ada bukti bahwa COVID-19 mampu hidup di atas kain, karpet, permukaan lunak, maupun permukaan yang keras.

Namun, ada kemungkinan bahwa virus ini bisa berada di permukaan yang sering disentuh, seperti gagang pintu--dalam hal ini pegangan pintu mobil juga termasuk--meskipun informasi awal menunjukkan bahwa lama hidupnya terbatas hanya beberapa jam, berdasarkan kesimpulan World Health Organization (WHO).

Sehingga diasumsikan bahwa bila seseorang yang menderita virus menyentuh permukaan berbagai benda setelah bersin atau batuk dengan droplet mengenai tangan mereka, maka bisa terjadi penyebaran. Itu sebabnya, kesadaran untuk tetap menjaga kondisi kebersihan pribadi perlu dilakukan secara berkesinambungan.

Selain selalu mencuci tangan setiap kali selesai memegang barang, bisa sediakan tisu basah atau desinfektan secukupnya di kabin mobil. Perhatikan bila kendaraan diparkir di bawah matahari pula, sehingga cairan dan bermacam model pembersih tangan tidak mengalami proses kimia.  Sediakan pula tempat sampah sementara di mobil yang langsung dibuang begitu kegiatan bermobil selesai.

Untuk body mobil, langkah mencucinya juga berguna. Termasuk membersihkan door handle atau gagang pintu kendaraan. Karena pada prinsipnya bagian ini senantiasa dibuka tutup selama pemakaian.

Berikut adalah tautan berbagai tips menjaga kebersihan kabin serta air conditioning atau AC mobil. Selamat membaca dan pertahankan kesehatan Anda.

baca juga

1. Coronavirus Merebak, Ayo Lakukan Tindak Preventif pada Mobil

Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China [Shutterstock].
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China [Shutterstock].

Menjelang Hari Raya Imlek, Sin-chia, atau Chinese New Year (CNY) 2020, dunia dikejutkan oleh tamu tidak diundang. Yaitu datangnya Novel Corona Virus (nCoV), Coronavirus, alias virus Wuhan--karena disebutkan berasal dari salah satu kota di Negeri Tirai Bambu serta meminta korban jiwa pertama di kota itu.

Pengamatan dari Suara.com yang tengah berada di Singapura, saat itu (24/1/2020) dinyatakan telah ada satu korban dari China dan tengah dirawat secara intensif di Negara Singa. Menyusul dua lagi ditemukan di Vietnam. Persiapan yang dilakukan warga setempat adalah mengenakan masker serta berjaga diri secara mandiri, dan terus memantau perkembangan dan arahan dari kementerian kesehatan.

Baca selengkapnya

2. Musim Penghujan Belum Usai, Jangan Lengah Rawat Mobil

Suasana hujan di salah satu ruas Jakarta Selatan. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Suasana hujan di salah satu ruas Jakarta Selatan. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Masih awal tahun, di sebagian besar wilayah Tanah Air musim penghujan belumlah usai. Bahkan menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), akhir dari hari-hari hujan diperkirakan terjadi hingga Februari 2020. Hal ini juga berarti, bahwa tunggangan kesayangan masih akan digempur curahan air. Dan harapannya tentu tidak terjadi air bah atau banjir.

Tak ubahnya di musim kemarau, perawatan mobil di musim penghujan tak boleh kendor. Mesti membutuhkan perhatian serta ketelitian pula, karena air hujan yang menimpa sekujur mobil mengandung zat pencemar berkemampuan mampu merusak body mobil.

Baca selengkapnya

3. Tips Merawat AC Mobil

Ilustrasi AC Mobil (Shutterstock).
Ilustrasi AC Mobil (Shutterstock).

Manajemen Kalla Toyota membagikan tips kepada pemilik kendaraan mobil tentang bagaimana merawat Air Conditioner ( AC ) mobil agar tetap awet dan dingin selama berkendara.

"Untuk memastikan kenyamanan berkendara bersama keluarga, AC mobil pelanggan tidak hanya harus berfungsi dengan baik, namun dapat mendinginkan kabin secara merata," ujar Marketing Manager Kalla Toyota, Aswan Amiruddin melalui siaran persnya diterima ANTARA, Jumat (26/1/2018).

Menurut dia, bagi pengendaraan mobil di negara tropis, peran AC menjadi penting untuk tetap merasa nyaman sepanjang perjalanan. Selain itu fungsi AC yang optimal sangat dibutuhkan, khususnya untuk konsumen di Indonesia sebagai negara tropis.

Aswan juga menjelaskan beberapa hal yang menjadi penyebab AC mobil kurang dingin, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi kebiasaan pengemudi dan penumpang bisa menjadi penyebab kabin mobil tidak terasa dingin saat AC dinyalakan.

Untuk tips agar AC tetap awet dan dingin, pertama menjaga tekanan di pendingin AC dengan cara menjalankan AC ke posisi paling dingin dan kecepatan 'fan' paling kencang.

"Lakukan minimal sebulan sekali selama 10 menit. Hal ini bisa mencegah selang-selang mengeras dan sil menjadi rusak," ujarnya.

Selain itu juga menjaga kebersihan mobil agar kualitas AC tetap dingin, sebab kabin yang jarang dibersihkan membuat debu dan kotoran lainnya menumpuk pada permukaan ventilasi AC, sehingga tidak berfungsi optimal dan udara yang dihasilkan kurang dingin.

Selanjutnya ketiga, hindari kebiasaan merokok saat AC berfungsi karena asap dari rokok yang dinyalakan akan terhisap ke dalam 'blower' dan menempel pada evaporator, sehingga bisa kotor dan dapat menganggu kinerja AC.

"Keempat, jangan taruh pengharum mobil dekat AC. Zat kimia yang terkandung dalam pengharum bisa mengendap dan menjadi sarang debu atau jamur dalam evaporator. Kandungan kimia yang tinggi berpotensi membuat AC meghembuskan bau tidak sedap dalam jangka panjang," ujarnya.

Kelima, lanjut dia, ketika sedang berpergian di area pegunungan, terkadang kaca jendela mobil dibuka untuk merasakan segarnya udara. Namun jangan pernah menyalakan AC saat membuka jendela mobil.

Meskipun demikian, saat ini jenis kendaraan keluaran baru dari Toyota menawarkan berbagai macam fasilitas terutama dengan teknologi pendingin udara mobil melalui fitur AC double blower.

"Fitur tersebut tersedia di beberapa produk Toyota, salah satunya hadir di All New Rush," ujar Aswan.

Dengan dua tipe yakni G dan TRD Sportivo, All New Rush dilengkapi AC dengan double blower, sehingga pengaturan suhu dari depan ke belakang menjadi lebih rata dan nyaman.

Pengaturan AC mobil di All New Rush, tambahnya, juga sudah menggunakan layar digital, yakni tipe TRD memiliki fungsi otomatis dan tipe G memiliki sistem memori yang dapat menyimpan dua pengaturan AC yang diinginkan.

Baca selengkapnya

4. Kunci Kabin Mobil Resik: Tak Tertinggal Asap Rokok

Asap rokok mengganggu pernapasan, termasuk anak-anak yang usianya rentan saat terpaksa menghirupnya. Asap juga akan mengendap atau tertinggal di seisi kabin. [Shutterstock].
Asap rokok mengganggu pernapasan, termasuk anak-anak yang usianya rentan saat terpaksa menghirupnya. Asap juga akan mengendap atau tertinggal di seisi kabin. [Shutterstock].

Para penyuka otomotif, apalagi lelaki, dikenal resik dan rapi mendandani mobil. Termasuk memoles bagian eksterior sehingga tampilan kinclong. Termasuk "efek daun talas" yang bisa didapat dengan membubuhkan bahan tertentu pada bodi. Setelah tampilan luar, mari longok bagian dalamnya. Apakah bagian kabin dan interior resik, lagi bebas bau?

Aroma yang ditinggalkan oleh asap rokok, baik pengemudi maupun siapa saja penghuni kabin selagi berkendara, bakal tinggal lama meski aktivitas merokok sudah selesai.

Baca selengkapnya

5. Jadi Pelarut Universal, Ini Pentingnya Air buat Body Mobil

Ilustrasi air bersih [Shutterstock].
Ilustrasi air bersih [Shutterstock].

Saat ini, Indonesia tengah mengalami musim penghujan. Dengan intensitas air berlebih, hingga membawa bencana banjir Jakarta 2020. Satu hal tak boleh dilupakan menyoal kendaraan kesayangan, adalah menjaga agar body mobil tidak terus-menerus terpapar hujan tanpa perawatan.

Dikutip dari kantor berita Antara, Arta Alfata, Brand Manager PT Global Auto International (GAI) menyebutkan, "Air hujan tak sepenuhnya air murni, namun memiliki kandungan debu sampai asam yang bisa menimbulkan bekas hingga jamur di body mobil."

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diisukan Positif Coronavirus, Jackie Chan Punya Tim Balap

Diisukan Positif Coronavirus, Jackie Chan Punya Tim Balap

Otomotif | Senin, 02 Maret 2020 | 12:25 WIB

Dampak Coronavirus, Hyundai Stop Produksi di Negara Sendiri

Dampak Coronavirus, Hyundai Stop Produksi di Negara Sendiri

Otomotif | Jum'at, 28 Februari 2020 | 16:00 WIB

Positif COVID-19, Wakil Presiden Masoumeh Ebtekar Peduli KBL

Positif COVID-19, Wakil Presiden Masoumeh Ebtekar Peduli KBL

Otomotif | Jum'at, 28 Februari 2020 | 10:31 WIB

Terkini

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:55 WIB

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:50 WIB

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:35 WIB

Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya

Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:23 WIB

Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor

Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:16 WIB

5 Serum Wajah yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia

5 Serum Wajah yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:06 WIB

Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?

Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:05 WIB

'Gue Kasih Umrah Sekeluarga', Menteri PU Dody Hanggodo Jawab Isu Aisyah Zakkiyah Keponakannya

'Gue Kasih Umrah Sekeluarga', Menteri PU Dody Hanggodo Jawab Isu Aisyah Zakkiyah Keponakannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:05 WIB

Politisi PDIP Dolfie Semprot Purbaya Gegara Pindahkan Dana SAL ke Bank Milik Negara

Politisi PDIP Dolfie Semprot Purbaya Gegara Pindahkan Dana SAL ke Bank Milik Negara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:00 WIB

×