Suara.com - Gelaran otomotif GAIKINDO Indonesia International Commercial Expo (GIICOMVEC) akhirnya mengalami ketidakpastian pasca pengumuman wabah COVID-19 atau Coronavirus telah muncul di Indonesia.
Pameran khusus kendaraan komersial yang rencananya akan berlangsung selama tiga hari, mulai 5 - 8 Maret 2020, di Jakarta Convention Center, Kompleks Gelora Bung Karno Jakarta, akhirnya harus menunggu kepastian dari pemerintah pusat.
Menurut Ketua I GAIKINDO, Jongkie Sugiarto, sejauh ini gelaran masih sesuai rencana. Selain itu pihaknya juga terus melakukan kordinasi dengan pemerintah.
![Mitsubishi Fuso Fighter [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/01/25/16146-mitsubishi-fuso-fighter.jpg)
"Masih koordinasi dengan pemerintah. Kami ikut arahan pemerintah saja," kata Jongkie Sugiarto saat dihubungi Suara.com.
Sebagai informasi, GIICOMVEC 2020 akan dihadiri oleh berbagai pabrikan dan pemangku kepentingan terkait di industri otomotif.
Terdapat 36 agen pemegang merek (APM) yang terdaftar, antara lain Daihatsu, DFSK, Hino, Izuzu, Suzuki, dan Toyota. Sementara itu, industri pendukung yang sudah terdaftar, antara lain Adi Putro dari industri karoseri, Alcoa Wheels, Aspira, Astra Otoparts, Blackvue, BRQ, dan Himawan Putra.
Di antara para partisipan itu, terdapat tiga produk baru yang bakal diluncurkan, dan satu produk tahap perkenalan akan dipamerkan. Pameran ini pun diharapkan mampu menggairahkan pasar mobil komersial setelah mengalami kelesuan pada tahun lalu.