Kemenperin Sebut Cukai Emisi Masih Wacana

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 10 Maret 2020 | 10:10 WIB
Kemenperin Sebut Cukai Emisi Masih Wacana
Aplikasi e-Uji Emisi kendaraan yang diluncurkan Pemprov DKI Jakarta. Sebagai ilustrasi [ANTARA Foto/Adnan Nanda/wpa/nz].

Suara.com - Belum lama ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengajukan wacana bahwa industri otomotif dikenai cukai berdasarkan tingkat emisinya. Wacana ini sedikit banyak bakal bersinggungan dengan Peraturan Pemerintah No 73 Tahun 2019 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Namun demikian, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan, Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika rupanya menganggap hal ini masih sebatas wacana.

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati  dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. [Suara.com /Dafi Yusuf]
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. [Suara.com /Dafi Yusuf]

"Itu 'kan baru wacana. Diskusinya masih belum ada," ujar Putu Juli Ardika, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, saat ini yang paling efektif dan sudah teruji adalah PPnBM. Contohnya seperti produk kategori Low Cost Green Car atau LCGC luar biasa peningkatannya karena PPnBM.

"Jadi kami belum punya pengalaman soal cukai itu," kata Putu Juli Ardika.

Ditanyai lebih lanjut apakah Kemenperin mendukung adanya cukai emisi, ia kembali menegaskan hal ini masih sebatas wacana.

"Ini bukan masalah setuju atau tidak. Tapi karena itu masih wacana jadi kami dorong yang PPnBM," tandas Putu Juli Ardika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenperin Kebut Turunan Perpres Mobil Listrik, Rampung Agustus 2020

Kemenperin Kebut Turunan Perpres Mobil Listrik, Rampung Agustus 2020

Otomotif | Senin, 09 Maret 2020 | 18:00 WIB

Menkeu Harap Industri Otomotif Indonesia Tidak Jago Kandang

Menkeu Harap Industri Otomotif Indonesia Tidak Jago Kandang

Otomotif | Jum'at, 26 Juli 2019 | 17:06 WIB

Catat: Menperin Pasang Target Ekspor Otomotif Nasional 400 Ribu Unit

Catat: Menperin Pasang Target Ekspor Otomotif Nasional 400 Ribu Unit

Otomotif | Selasa, 02 April 2019 | 14:00 WIB

Terkini

Strategi Motul Kuasai Pasar Oli di Tengah Maraknya Belanja Online

Strategi Motul Kuasai Pasar Oli di Tengah Maraknya Belanja Online

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:10 WIB

6 Mobil Listrik Termurah Pertengahan 2026: Mana yang Paling Layak Dibeli? Ini Kata Pengamat

6 Mobil Listrik Termurah Pertengahan 2026: Mana yang Paling Layak Dibeli? Ini Kata Pengamat

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:44 WIB

Terpopuler: Recall Toyota 270 Ribu Mesin, Motor Listrik Yadea Bandung-Bogor

Terpopuler: Recall Toyota 270 Ribu Mesin, Motor Listrik Yadea Bandung-Bogor

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:58 WIB

Memori Manis Setiap Kilometer Bersama Motor Honda

Memori Manis Setiap Kilometer Bersama Motor Honda

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:06 WIB

Reputasi 'Bandel' di Toyota Jadi Rusak Gara-Gara Mobil Satu Ini, 270 Ribu Mesin Kena Recall

Reputasi 'Bandel' di Toyota Jadi Rusak Gara-Gara Mobil Satu Ini, 270 Ribu Mesin Kena Recall

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:34 WIB

Pilihan Mobil PHEV  dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 KM

Pilihan Mobil PHEV dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 KM

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:04 WIB

Motul Hadirkan Standar Baru Pelumas Motor 2 Tak Minim Asap

Motul Hadirkan Standar Baru Pelumas Motor 2 Tak Minim Asap

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:52 WIB

Nabrak pas Naik BYD? Perusahaan Siap Tanggung Kerugian, tapi Begini Syaratnya

Nabrak pas Naik BYD? Perusahaan Siap Tanggung Kerugian, tapi Begini Syaratnya

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:49 WIB

Motor Listrik Yadea Tempuh Ratusan Kilometer Dalam Sekali Cas dengan Rute Bandung - Bogor

Motor Listrik Yadea Tempuh Ratusan Kilometer Dalam Sekali Cas dengan Rute Bandung - Bogor

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:05 WIB

Sukses Jualan EV, BYD Kini Kembangkan Robot Humanoid

Sukses Jualan EV, BYD Kini Kembangkan Robot Humanoid

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:31 WIB