Modifikasi Ukuran Ban, Apakah Risikonya?

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 14 Maret 2020 | 14:45 WIB
Modifikasi Ukuran Ban, Apakah Risikonya?
Ilustrasi ban motor [Shutterstock].

Suara.com - Aksi modifikasi bisa dilakukan untuk memperkeren tampilan eksterior, interior, atau menambah performa tunggangan kesayangan. Untuk tampilan luar, mulai body sampai ban bisa menjadi sasaran customizing.

Nah, berbicara soal alas kaki alias sepatu pada mobil, ban motor menjadi bagian yang lumrah dimodifikasi. Apalagi, biaya penggantiannya lebih murah dibandingkan modifikasi bagian lain.

Ilustrasi ban motor. [Shutterstock]
Ilustrasi memeriksa ban motor. [Shutterstock]

Penggantian ban juga tidak perlu mengubah macam-macam, hanya ada dua yaitu menaikkan profilnya dari ukuran normal atau mengecilkannya dari versi standar. Dan keduanya sama-sama memiliki risiko.

Mengutip laman Suzuki Indonesia, saat memodifikasi ban motor dengan profil yang lebih kecil kemungkinan ban akan lebih jadi licin serta daya cengkeram grip tidak mantap "menggigit" ke atas permukaan jalan raya. Sehingga akan menimbulkan bahaya bagi diri sendiri maupun pengendara lainnya.

Selain itu, penggunaan ban yang lebih kecil juga bisa menghambat mobilitas, karena pengendara harus mengatur kecepatan: tidak boleh terlalu kencang karena bisa menjadikan kondisi motor tidak stabil.

Sehingga, meski ditilik dari sisi harga lebih ekonomis, namun jika dibandingkan dengan nilai keselamatan sangat tidak menguntungkan.

Sedangkan mengganti ban motor dengan profil lebih besar, kemungkinan pemilik juga harus mengganti swing arm, velg dan rantai. Jadi akan memakan biaya cukup mahal dibandingkan mengganti ban dengan profil yang lebih kecil. Penggantian komponen tadi tidak perlu dilakukan, bila pengubahan profil ban hanya naik sekitar satu atau dua tingkat lebih besar dari ukuran normalnya .

Risiko paling utama ketika mengganti ban dengan profil lebih besar adalah motor terasa lebih berat ketika bermanuver, karena ban lebih berat dari kondisi normal serta membuat sparepart atau suku cadang kurang awet. Misalnya bagian rantai dan gear.

Itulah risiko yang mesti dicermati saat penyuka modifikasi ingin mengganti ban motor kesayangan dengan versi non-standar.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mirip Ban Mobil, Ban Motor Michelin Tak Lagi Dibungkus Plastik

Mirip Ban Mobil, Ban Motor Michelin Tak Lagi Dibungkus Plastik

Otomotif | Selasa, 10 Maret 2020 | 17:00 WIB

Rem Cakram Ternyata Ada Jenisnya, Apa yang Membedakan?

Rem Cakram Ternyata Ada Jenisnya, Apa yang Membedakan?

Otomotif | Senin, 09 Maret 2020 | 15:05 WIB

Jerman Usulkan Pengguna Knalpot Bising Kena Denda

Jerman Usulkan Pengguna Knalpot Bising Kena Denda

Otomotif | Rabu, 04 Maret 2020 | 11:10 WIB

Terkini

Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line

Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:42 WIB

DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia

DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:35 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua

Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:13 WIB

Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia

Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:57 WIB

AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok

AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:50 WIB

Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek

Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:50 WIB

Apa Bedanya eMotor Tyranno vs Tyranno X? Ini Detail Perbandingan Spesifikasi dan Harganya

Apa Bedanya eMotor Tyranno vs Tyranno X? Ini Detail Perbandingan Spesifikasi dan Harganya

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:37 WIB

Harga Mirip Vario, Garansi Baterai Polytron Fox 350 vs United TX3000 vs eMotor Sprinto Mending Mana?

Harga Mirip Vario, Garansi Baterai Polytron Fox 350 vs United TX3000 vs eMotor Sprinto Mending Mana?

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:38 WIB

Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong

Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:05 WIB

TVS Kantongi Predikat Manufaktur Ramah Lingkungan

TVS Kantongi Predikat Manufaktur Ramah Lingkungan

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:43 WIB