Kampanye Perangi Covid-19 dari Merek Ini Bikin Auto Meleleh

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 10 April 2020 | 12:00 WIB
Kampanye Perangi Covid-19 dari Merek Ini Bikin Auto Meleleh
Pesan physical distancing dari Volkswagen [Volkswagen News].

Suara.com - Penanganan memutus rantai pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19 tidak bisa dilakukan sendiri. Mesti ada semangat bersama untuk mengakhirinya. Salah satu caranya adalah lewat kampanye. Menggunakan segala hal yang asosiatif dengan benak manusia, sehingga pesannya cepat sampai atau mengena.

Di kalangan para pelaku industri otomotif, salah satunya adalah kampanye yang mencuplik ide dari logo perusahaan sendiri. Gaungnya jelas: menunjukkan keinginan industri otomotif itu untuk ikut berperang melawan Covid-19, serta memberikan arahan berupa physical distancing, ditambah seruan kita bersama-sama menyelesaikannya.

Logo Audi sosialisasikan physical distance [Volkswagen News].
Logo Audi sosialisasikan physical distance [Volkswagen News].

Setelah Volkswagen, Hyundai dan beberapa brand lainnya, dikutip dari Autoindustriya Audi juga muncul dengan gubahan logo.  Pertama adalah physical distancing atau jaga jarak sehingga empat cincing atau lingkarannya saling menjauh.

Yang kedua lebih dahsyat. Bisa membuat auto meleleh saat dilihat, yaitu empat jantung hati bertaut. Dibubuhi tagar #AudiTogether dan tak lain memiliki makna selaras moto mereka "#We are in this together".

#AudiTogether yang menyuarakan sikap Audi terhadap perang melawan Covid-19 [Volkswagen News].
#AudiTogether yang menyuarakan sikap Audi terhadap perang melawan Covid-19 [Autoindustriya].

Selain menjadikan logonya auto meleleh dan sejuk buat dilihat siapapun, Audi menyumbangkan bantuan senilai 600 ribu Euro atau setara Rp 10 miliar kepada rumah sakit di Ingolstadt, dan Neckarsulm, Jerman. Tak jauh dari lokasi pabrik mereka.

Bahkan mereka juga menyediakan beberapa peralatan medis yang didistribusikan untuk rumah sakit, salah satunya via pabrik Audi di China.

Yuk, ikutan aksi yang bisa bikin meleleh seperti logo empat jantung hati Audi. Yaitu tinggal di rumah, untuk membuat kurva eksponensial pasien terinfeksi menjadi datar atau berkurang. Dengan membatasi penyebaran pandemi, para dokter, suster dan relawan serta paramedik yang berdiri di garda paling depan menangkis Covid-19 jadi memiliki waktu untuk merawat pasien.

Mobimoto.com/Gagah Radhitya Widiaseno

Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, informasi seputar Coronavirus Disease (Covid-19) bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing, minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG: Cuaca Tak Bisa Kontrol Wabah, Jadi Mesti Perketat Pergerakan Orang

BMKG: Cuaca Tak Bisa Kontrol Wabah, Jadi Mesti Perketat Pergerakan Orang

News | Rabu, 08 April 2020 | 09:00 WIB

Hyundai Modifikasi Logo Buat Kampanyekan Physical Distancing

Hyundai Modifikasi Logo Buat Kampanyekan Physical Distancing

Otomotif | Selasa, 07 April 2020 | 13:23 WIB

Sepekan Covid-19, Volkswagen Sudah Rugi Sekitar Rp 36 Triliun

Sepekan Covid-19, Volkswagen Sudah Rugi Sekitar Rp 36 Triliun

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2020 | 21:00 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×