Akibat Corona, Tesla Mesti Pangkas Gaji Karyawan

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 10 April 2020 | 16:50 WIB
Akibat Corona, Tesla Mesti Pangkas Gaji Karyawan
Stasiun pengisian ulang baterai mobil-mobil produksi Tesla yang berlokasi di Republik Ceko. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Tesla Incorporation mengumumkan keputusan perusahaan untuk memangkas gaji karyawan dan jumlah tenaga kerja bagi sektor yang dianggap tidak terlalu penting. Hal ini terpaksa dilakukan perusahaan mobil bertenaga listrik atau EV (Electric Vehicle) itu, karena wabah Virus Corona jenis baru atau Covid-19 yang semakin luas.

Melansir Reuters, pembayaran upah karyawan Tesla akan dikurangi mulai 13 April 2020 dan pemotongan akan tetap berlaku sampai akhir kuartal kedua. Sementara karyawan yang tidak bisa bekerja dari rumah dan belum ditugaskan untuk pekerjaan vital di pabrik, akan dilebur dalam satu divisi.

Tesla Model X yang dipamerkan dalam Brussels Motor Show, Januari 2019 [Shutterstock].
Tesla Model X yang dipamerkan dalam Brussels Motor Show, Januari 2019 [Shutterstock].

Di Amerika Serikat, secara umum gaji pekerja akan dipotong sebesar 10 persen, gaji direktur sebesar 20 persen, dan gaji wakil direktur sebesar 30 persen.

Sejauh ini, Tesla sudah menghentikan produksi kendaraannya di San Francisco Bay Area dan pabrik tenaga surya di New York mulai 24 Maret 2020. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya mengelola biaya dan rencana jangka panjang. Selanjutnya, kegiatan operasional baru akan dimulai 4 Mei 2020.

Sebagai catatan, Tesla saat ini menjadi pabrikan mobil di Amerika Serikat yang mempekerjakan lebih dari 10 ribu pekerja. Sedangkan produksi tahunan perusahaan kurang lebih mencapai 415 ribu unit pada akhir Desember 2019. Dan di sisi lain, pandemi Virus Corona telah memangkas permintaan mobil di pelbagai penjuru Amerika Serikat, dan memaksa beberapa pembuat mobil lain untuk merumahkan pekerja.

Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, informasi seputar Coronavirus Disease (Covid-19) bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing, minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Wali Kota New York, Wamen BUMN Budi Gunadi Ikut Kejar Elon Musk

Selain Wali Kota New York, Wamen BUMN Budi Gunadi Ikut Kejar Elon Musk

Otomotif | Selasa, 07 April 2020 | 15:54 WIB

Corona Timbulkan Bencana Bagi Industri Sepeda Motor Global

Corona Timbulkan Bencana Bagi Industri Sepeda Motor Global

Otomotif | Rabu, 01 April 2020 | 14:00 WIB

Asosiasi Komponen Otomotif Dorong Pemerintah Subsidi Akibat COVID-19

Asosiasi Komponen Otomotif Dorong Pemerintah Subsidi Akibat COVID-19

Otomotif | Sabtu, 21 Maret 2020 | 12:45 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×