Teknologi Makin Modern, Perlukah Budaya Starter Mobil Pagi Hari?

Sabtu, 18 April 2020 | 16:55 WIB
Teknologi Makin Modern, Perlukah Budaya Starter Mobil Pagi Hari?
Ilustrasi mesin mobil zaman now [Shutterstock].

Suara.com - Pemilik mobil zaman dahulu sering menyalakan mobil atau starter pada pagi hari sebelum beraktivitas. Kurang lebih sekitar tiga hingga lima menit. Tujuan utamanya agar mesin atau komponen lain bisa bekerja dengan optimal, ketika mobil akan digunakan ke suatu tempat tujuan.

Namun dengan semakin modern aplikasi teknologi yang tersemat pada mobil, masih perlukah memanaskan tunggangan di pagi hari.

Cars cover atau selimut mobil untuk melindungi body dari perubahan cuaca dan kotor karena udara maupun zat polutan serta benda-benda sekelilingnya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Mobil dengan selubung atau car's cover. Bisa diposisikan seperti demikian tanpa perlu distarter pagi hari. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Sapta Agung Nugraha, Kepala Bengkel Auto2000 Bekasi Barat menjelaskan, untuk teknologi canggih yang ada pada mobil keluaran terbaru sebenarnya membuat pemilik tidak perlu melakukan pemanasan mesin.

Dijelaskan Sapta Agung Nugraha, mobil dengan sistem injeksi bahan bakar yang sudah didukung oleh sistem kontrol dengan komputer tidak perlu lagi pemanasan. Apalagi sampai digas kencang.

"Jadi mobil sekarang itu sudah tidak lagi menggunakan karburator. Tidak perlu pemanasan lagi sebelum mulai beraktivitas,” tutur Sapta Agung Nugraha.

Ia melanjutkan, mobil keluaran sekarang ini memiliki teknologi mesin yang sudah dilengkapi valve adjuster yang secara fungsi untuk menahan oli tidak langsung turun ke carter atau bak penampungan.

Sehingga ketika mesin bekerja, oli bisa langsung melumasi bagian mesin. Beda dengan mobil keluaran lama yang memang harus dibantu lewat pemanasan mesin agar sistem pelumasan tersebar ke seluruh komponen.

Selain itu, pada mobil berteknologi masa kini, oli dari carter bisa lebih cepat naik ke mesin karena telah didukung teknologi oil pump dan kualitas pelumas dengan visikositas jauh lebih baik.

Terakhir, untuk menghidupkan mesin, sekarang sudah didukung oleh sensor, seperti temperatur lingkungan dan temperatur oli.

Baca Juga: Ringankan Beban Pekerja Sektor Informal, Arema FC Gelar Bakti Sosial

"Sehingga komputer bisa langsung menghitung campuran bahan bakar yang tepat untuk bisa menghidupkan mesin. Itulah mengapa mobil zaman now tidak perlu dipanaskan dulu mesinnya sebelum mulai jalan," tutup Sapta Agung Nugraha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI