Tak Cuma Mobil Baru, Penjualan Mobil Bekas Ikut Rontok Akibat Covid-19

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 01 Mei 2020 | 18:50 WIB
Tak Cuma Mobil Baru, Penjualan Mobil Bekas Ikut Rontok Akibat Covid-19
Ilustrasi jajaran mobil bekas. [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - Pandemi virus corona atau Covid-19 rupanya tidak hanya mengguncang penjualan mobil baru di Indonesia. Penjualan mobil bekas atau mobkas pun ikut merosot.

President Director Mobil88, Halomoan Fischer mengatakan bahwa penjualan mobil bekas atau mobkas sebenarnya sempat mengalami kenaikan pada awal tahun, tepatnya Januari-Februari. Namun kembali merosot seiring imbauan pemerintah untuk #diRumahAja.

"Dibanding tahun lalu, tahun ini ada kenaikan sekitar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tapi masuk Maret turun. Dibandingkan Februari turun 30 persen, masuk ke April turunnya lebih dalam lagi. Hitungan sementara, kira-kira turun 70 persen," ujar Halomoan Fischer, saat bincang virtual bersama awak media, baru-baru ini.

Kalau ditanya penyebabnya, kata Halomoan Fischer, penyebabnya sama seperti mobil baru. Di Jakarta, Maret sudah diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB, shingga masuk akhir Maret penjualan mobkas sudah susah.

"Cabang kami di Jakarta sudah tidak buka dan melayani tamu, sehingga penjualan langsung turun drastis. Operasional saat ini hanya sisa 30 persen, hampir semua dari digital," ungkap Halomoan Fischer.

Untuk penjualan mobil baru, berdasarkan catatan terakhir Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) di Indonesia, sepanjang Maret 2020 angka penjualan kendaraan mengalami penurunan. Penjualan retail pada bulan ke tiga di 2020 turun hingga 22 persen dibandingkan bulan sebelumnya (Februari 2020).

Angka ini cukup berpengaruh bagi perkembangan industri Nasional, efek pandemi Covid-19 memporakporandakan target yang sudah tersusun rapi. Melihat rincian angka penjualan mobil selama Maret 2020 hanya mampu mencatat penjualan 60.447 unit.

Padahal, pada Februari 2020 mampu mencatatkan angka penjualan sebanyak 77.847 unit, ini artinya ada penurunan sebanyak 17 ribu unit dalam kurun waktu satu bulan.

baca juga

Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, informasi seputar Coronavirus Disease (Covid-19) bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing, minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah. Bersama-sama, kita bisa mengatasi pandemi Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Dasar Kalau Ingin Jual Mobil Bekas, Perhatikan Hal-Hal Berikut Ini!

Tips Dasar Kalau Ingin Jual Mobil Bekas, Perhatikan Hal-Hal Berikut Ini!

Otomotif | Sabtu, 18 April 2020 | 17:57 WIB

Siasati Aturan Ganjil Genap, Mobil Bekas Jadi Buruan

Siasati Aturan Ganjil Genap, Mobil Bekas Jadi Buruan

Otomotif | Sabtu, 18 Agustus 2018 | 20:00 WIB

Ini Momen Paling Pas Jual Mobil Bekas

Ini Momen Paling Pas Jual Mobil Bekas

Otomotif | Selasa, 08 Mei 2018 | 10:16 WIB

Terkini

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:25 WIB

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:20 WIB

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 18:04 WIB

×