Status Lockdown Disebut Penyebab Banyaknya Kecelakaan di Area Parkir

Sabtu, 30 Mei 2020 | 11:35 WIB
Status Lockdown Disebut Penyebab Banyaknya Kecelakaan di Area Parkir
Ilustrasi parkir mobil [Shutterstock].

Suara.com - Pandemi Virus Corona baru atau Covid-19 memaksa beberapa negara memberlakukan status lockdown demi menghambat penyebaran virus. Hasilnya, aktivitas di luar rumah seperti mengendarai mobil jauh berkurang.

Kondisi ini, disebut-sebut mampu membuat para pengemudi kehilangan naluri berkendaranya. Perusahaan asuransi asal Inggris, Admiral, menyebutkan bahwa telah terjadi peningkatan 16 persen klaim asuransi akibat kecelakaan mobil setelah enam pekan diberlakukan status lockdown (dimulai 23 Maret 2020).

"Terlepas dari berapa banyak mobil di jalan, penting bahwa pengemudi tetap waspada setiap saat. Termasuk saat berada di balik kemudi," ujar Lorna Connelly, Kepala Klaim Asuransi Admiral, seperti dikutip dari harian Dailymail.

Ilustrasi parkir mobil [Pixabay].
Ilustrasi parkir mobil [Pixabay].

Ia menambahkan, sebanyak 29 persen pengajuan klaim terjadi karena kecelakaan di area parkir. Hal ini bisa disebabkan sang pengguna terlalu lama diam di rumah. Dengan demikian, kemampuan berkendara sedikit berkurang karena lama tidak bepergian. Selain itu mobil yang lama tidak dipanaskan bisa juga menjadi faktor penyebab.

Oleh karena itu, perusahaan asuransi ini menyarankan agar pemilik mobil melakukan persiapan sebelum mulai berkendara. Terlebih bila kepercayaan diri sedikit berkurang karena lama tidak mengemudikan mobil.

"Melatih manuver seperti parkir dan berkemudi di ruang terbuka sangat membantu melatih naluri mengemudi," demikian disebutkan Lorna Connelly.

Sebagai catatan, Inggris--tidak termasuk negara-negara tetangganya dalam lingkup United Kingdom, seperti Wales, Skotlandia, dan Irlandia Utara--telah melakukan pelonggaran lockdown mulai 24 Mei 2020, sebagaimana diumumkan Perdana Menteri Boris Johnson.

Dalam kesempatan itu, disebutkan bahwa warga England dibolehkan kembali mengemudikan mobil hingga destinasi yang jauh. Penggunaan mobil pribadi lebih disarankan, dibandingkan menggunakan transportasi umum.

Baca Juga: Waduh, NASA Temukan Buaya di Landasan Peluncuran Pesawat!

Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI