Mengapa Uber Hancurkan Ribuan Sepeda Listrik dan Skuter?

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Rabu, 03 Juni 2020 | 07:46 WIB
Mengapa Uber Hancurkan Ribuan Sepeda Listrik dan Skuter?
Sepeda listrik [BBC].

Suara.com - Uber menghancurkan ribuan sepeda listrik dan skuter sesudah menjual bisnis persewaan sepeda Jump ke perusahaan lain, Lime.

Rekaman video yang memperlihatkan sepeda berwarna merah sedang dihancurkan di pusat daur ulang Amerika beredar di media sosial dan mendatangkan kemarahan para pendukung dan pegiat gerakan bersepeda.

Uber mengatakan mereka memutuskan untuk menghancurkan ribuan sepeda model lama itu untuk pemeliharaan, tanggung jawab dan kepedulian soal keselamatan.

Di Inggris, Uber masih mengoperasikan Jump dan tidak menghancurkan sepeda mereka.

Juru bicara Uber kepada BBC mengatakan bahwa penjualan Jump kepada Lime belum selesai di Eropa, dan Jump masih tetap beroperasi “seperti biasa” di London.

Naik sepeda ke kantor bisa mengurangi risiko kanker.  Uber akan beralih ke penyewaan sepeda dan bukan lagi mobil

Tahun 2018, Uber mengatakan akan lebih berfokus ke bisnis persewaan sepeda dan skuter elektrik daripada taksi online.

Namun pada tanggal 7 Mei tahun ini, Uber mengumumkan kesepakatan dengan Lime yang akan mengambil alih bisnis sepeda mereka, Jump.

Sebagai bagian dari kesepakatan itu, Uber berinvestasi sebesar US$170 juta di Lime, sementara itu Lime memperoleh “puluhan ribu” sepeda Uber dan segala hak intelektual yang terkait dengannya.

Direktur utama Lime, Wayne Ting, mengatakan ia menyukai rancangan sepeda Uber dan akan membelinya lagi lebih banyak di masa depan.

Namun ada juga di antaranya “puluhan ribu” model yang lebih lama yang tidak diwarisi oleh Lime sebagai bagian dari kesepatakan.

Rekaman video yang dibagikan di Twitter memperlihatkan sepeda-sepeda itu tiba di pusat daur ulang di North Carolina untuk dihancurkan.

Organisasi nonprofit yang mempromosikan penggunaan sepeda kecewa dengan keputusan Uber itu dan menyatakan bahwa sepeda itu mestinya bisa disumbangkan ke kelompok pengguna sepeda atau dijual guna meningkatkan penggunaan sepeda.

“Setidaknya mereka bisa mencopot merek dan menjual sepeda-sepeda itu kepada pengguna,” kata Jon Orcutt dari kelompok non-profit Bike New York, kepada situs media Motherboard.

"Kami menjajagi kemungkinan menyumbangkan sepeda model lama itu," kata Uber dalam pernyataan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pandemi Reda, Beijing Kembali Berlakukan Pembatasan Kendaraan Bermotor

Pandemi Reda, Beijing Kembali Berlakukan Pembatasan Kendaraan Bermotor

Otomotif | Sabtu, 30 Mei 2020 | 08:35 WIB

Xiaomi Hadirkan Skuter Listrik Rp 9 Jutaan

Xiaomi Hadirkan Skuter Listrik Rp 9 Jutaan

Otomotif | Jum'at, 03 April 2020 | 20:00 WIB

Skuter Listrik Jadi Penyebab Masalah Kesehatan Baru pada Masyarakat Urban

Skuter Listrik Jadi Penyebab Masalah Kesehatan Baru pada Masyarakat Urban

Health | Kamis, 09 Januari 2020 | 10:16 WIB

Terkini

Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?

Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:55 WIB

Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran

Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:30 WIB

Bongkar Total Biaya 10 Tahun Kepemilikan Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat?

Bongkar Total Biaya 10 Tahun Kepemilikan Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat?

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:51 WIB

Berapa Saldo E-Toll yang Dibutuhkan dari Semarang ke Jakarta untuk Arus Balik? Ini Rinciannya

Berapa Saldo E-Toll yang Dibutuhkan dari Semarang ke Jakarta untuk Arus Balik? Ini Rinciannya

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:27 WIB

6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban

6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:32 WIB

5 Rekomendasi Mobil Listrik Jeep, SUV Tangguh Ramah Lingkungan

5 Rekomendasi Mobil Listrik Jeep, SUV Tangguh Ramah Lingkungan

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:35 WIB

6 Mobil Keluarga Murah untuk Pekerja Gaji Rp3 Juta, 7 Seater dan Irit BBM

6 Mobil Keluarga Murah untuk Pekerja Gaji Rp3 Juta, 7 Seater dan Irit BBM

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik

Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:50 WIB

Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya

Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:40 WIB

Suzuki Fronx Pajaknya Berapa? Ini Update Harganya Per Maret 2026

Suzuki Fronx Pajaknya Berapa? Ini Update Harganya Per Maret 2026

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:28 WIB