Skuter Listrik Jadi Penyebab Masalah Kesehatan Baru pada Masyarakat Urban

Vania Rossa | Risna Halidi | Suara.com

Kamis, 09 Januari 2020 | 10:16 WIB
Skuter Listrik Jadi Penyebab Masalah Kesehatan Baru pada Masyarakat Urban
Skuter listrik dan tempat pengambilan serta pengembaliannya di salah satu sudut kota Moskwa, Rusia. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Skuter listrik atau eScooter sempat menjadi fenomena di Jakarta. Alat yang didesain seperti papan seluncur lengkap dengan stang dan kekuatan listrik tersebut kerap dijadikan andalan anak muda untuk berkeliling kota.

Bahkan, ada beberapa operator skuter listrik yang muncul di Jakarta dan dapat digunakan secara bebas. Sampai pada pertengahan November 2019 lalu, terjadi kecelakan pengguna skuter listrik di kawasan Senayan, di mana dua pengguna skuter listrik dinyatakan meninggal dunia karena ditabrak mobil di jalan raya.

Saat itu juga muncul debat apakah skuter listrik aman untuk digunakan atau tidak. Sebagai tambahan, sebuah riset yang dipublikan oleh jurnal JAMA Surgery mencatat bahwa skuter listrik telah menjadi 'masalah kesehatan urban yang menakutkan'

Data dari penelitian tersebut diambil dari National Electronic Injury Surveillance System di Amerika Serikat.

Dari 2014 sampai 2018, peneliti mencatat lebih dari 39.000 orang di AS cedera saat menggunakan skuter listrik dengan 3.300 orang di antaranya dilarikan ke rumah sakit.

Tahun 2018 merupakan tahun kecelakaan skuter listrik paling tinggi di AS, dengan 14.500 orang cedera dan hampir 1.400 dirawat. Angka tersebut naik 8.000 dan 700 dari tahun sebelumnya.

Sepertiga kasus cedera pada 2018 melibatkan cedera kepala, yang adalah penyebab angka kasus cedera kepala paling tinggi bahkan dibanding kasus karena sepeda.

Cedera paling umum yang terjadi pada 2014 sampai 2018 adalah lebam, lecet, dan luka terbuka dengan usia korban rata-rata dari 18 tahun sampai 34 tahun.

Ini bukanlah penelitian pertama yang mengupas mengenai bahaya skuter listrik. Pada 2018 lalu, sebuah studi yang dilakukan si Texas, Amerika Serikat, mengungkap bagaimana terdapat 200 kasus kecelakaan akibat skuter listrik hanya dalam waktu tiga bulan.

"Cedera hampir dua kali lipat terjadi akibat skuter listrik, bukti untuk menyerukan peningkatan langkah-langkah serta peraturan keselamatan pengendara," tulis para peneliti seraya menambahkan bahwa banyak kasus cedera kecil terkait skuter listrik yang mungkin tidak dilaporkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skuter Listrik Grabwheels Beroperasi di Bogor Awal 2020

Skuter Listrik Grabwheels Beroperasi di Bogor Awal 2020

Otomotif | Selasa, 17 Desember 2019 | 22:29 WIB

Ganteng Maksimal, Ini Bocoran Desain Skuter Buatan Husqvarna

Ganteng Maksimal, Ini Bocoran Desain Skuter Buatan Husqvarna

Otomotif | Selasa, 17 Desember 2019 | 16:30 WIB

Awas! Jangan Kendarai Skuter Listrik Sembarangan di Bekasi Bisa Kena Tilang

Awas! Jangan Kendarai Skuter Listrik Sembarangan di Bekasi Bisa Kena Tilang

Jabar | Minggu, 08 Desember 2019 | 17:59 WIB

Terkini

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB