Pakai SKY, Konsumen Motor Matik Nikmati Layanan Bengkel di Rumah

RR Ukirsari Manggalani
Pakai SKY, Konsumen Motor Matik Nikmati Layanan Bengkel di Rumah
Seorang mekanik tengah melakukan preparasi motor di luar bengkel. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Layanan bengkel ke rumah seperti SKY dari Yamaha menuai panen di masa PSBB serta WFH. Begini cara panggilnya.

Suara.com - Dalam masa pandemi 2019 Novel Coronavirus atau Covid-19, serangkaian kebijakan untuk memutus rantai penyebarannya dilakukan. Seperti Work From Home (WFH) serta Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Konsekuensinya, kendaraan kesayangan termasuk sepeda motor bertransmisi otomatis atau matik pun "duduk manis di rumah". Ya, tidak dibawa mengaspal pun diajak ke bengkel.

Dikutip dari kantor berita Antara, layanan jasa home service untuk kendaraan roda dua termasuk marak dilakukan di masa WFH serba PSBB. Antara lain adalah Service Kunjungan Yamaha (SKY). Disebutkan bahwa banyak pengguna motor matik memanfaatkan layanan ini.

Seorang mekanik Yamaha sedang melakukan perbaikan [Antara News/Chairul Rohman].
Seorang mekanik Yamaha sedang melakukan perbaikan [Antara News/Chairul Rohman].

"50 persen dari pelanggan menggunakan kendaraan jenis matik, 30 persen sport dan 20 persen bebek. Soalnya, sesuai pasar yang sedang naik juga, barangkali. Sekarang orang lebih banyak beli dan menggunakan motor matik," demikian papar Ahmad Triono, mekanik Direct Distribution System (DDS) Yamaha saat bertugas melaksanakan SKY, Selasa (2/6/2020).

Disebutkannya pula bahwa dalam masa PSBB dan WFH, para pengguna sepeda motor buatan Yamaha banyak mengandalkan layanan home service dari SKY untuk melakukan perbaikan kendaraan mereka.

"Dalam tiga bulan belakangan ini, SKY sedang diminati karena orang-orang tidak keluar rumah terkait pandemi Corona. Selain itu, bengkel kami sendiri belum bisa melayani servis sehingga SKY menjadi salah satu pilihan praktis," jelasnya.

Ditambahkan pula oleh Ahmad Triono, sebelum masa pandemi Covid-19, layanan SKY dari Yamaha biasanya hanya menerima panggilan paling banyak tiga unit sepeda motor. Namun angka ini meningkat, seiringan PSBB di Jakarta dan pelbagai wilayah lainnya.

"Saya sendiri biasanya menangani dua unit motor sehari. Sedangkan DDS Yamaha total menerima panggilan SKY untuk 20-30 unit. Sebelumnya paling banyak 3-6 unit saja sehari," ujarnya.

Kebanyakan dari konsumen hanya melakukan perawatan rutin kendaraan, seperti mengganti oli dan beberapa komponen fast moving. Meskipun ada beberapa keluhan lain akibat kendaraan yang lama tidak digunakan.

"Kebanyakan, pelanggan hanya melakukan penggantian komponen fast moving seperti kampas rem, filter udara, busi, V-belt, roller sampai oli. Kalau masalah seperti mogok ya paling karena kabel habis digigit tikus," kata Ahmad Triono memerinci jenis keluhan atau order pengguna.

Adapun cara untuk memanggil layanan jasa SKY ke rumah, konsumen cukup mengunduh aplikasi My Yamaha Motor pada smartphone. Lalu tentukan dealer terdekat yang memiliki jenis layanan SKY.


Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS