alexametrics

Hati-Hati, Tinggalkan Hand Sanitizer dalam Mobil Bisa Sebabkan Kebakaran

Dythia Novianty | Manuel Jeghesta Nainggolan
Hati-Hati, Tinggalkan Hand Sanitizer dalam Mobil Bisa Sebabkan Kebakaran
Hand sanitizer di dalam mobil. [Shutterstock]

Hand Sanitizer dapat menyebabkan kebakaran, bila terkena percikan api dalam cuaca yang sangat panas.

Suara.com - Lembaga riset asal Inggris, NHS, mengungkapkan cairan pembersih tangan atau Hand Sanitizer dapat menyebabkan kebakaran, bila terkena percikan api dalam cuaca yang sangat panas.

Melansir Mirror, Jumat (26/6/2020), ketika cairan pembersih tangan berbahan dasar alkohol tersimpan dalam suhu panas. Cairan akan melepaskan uap yang dapat dengan mudah terbakar.

Dalam hal ini cairan pembersih tangan memiliki titik nyala pada suhu terendah di mana zat mengeluarkan uap ke udara sekitar 21-24 derajat Celcius.

Namun uap yang terlepas ke udara hanya bisa dinyalakan oleh percikan api. Artinya jika terjadi masalah kelistrikan pada mobil dapat menyebabkan kebakaran.

Baca Juga: Viral Mobil Sundul Motor Matic di Lampu Merah, Warganet Salahkan Ibu-Ibu

Ilustrasi hand sanitizer. [Shutterstock]
Ilustrasi hand sanitizer. [Shutterstock]

"Kami telah menerima sejumlah laporan tentang sanitizer tangan sebagai penyebab kebakaran ketika ditinggalkan di kendaraan dalam cuaca panas yang saat ini dialami Inggris. Pembersih tangan dengan alkohol menjadi panas sehingga uap yang terlepas mudah terbakar," ungkap Kelompok Penugasan Klinis NHS.

Sementara itu, London Fire Brigade (LFB) telah memperingatkan orang-orang untuk tidak melakukan kegiatan bakar membakar di atas rumput kering, membuang puntung rokok atau korek api, dan tidak meninggalkan sampah yang mengundang resiko kebakaran di tengah suhu yang bisa menjadi sangat panas.

"Memanggang di atas rumput kering tidak ada artinya dan sembrono dan dapat dengan mudah menjadi penyebab kebakaran yang signifikan," kata Richard Mills, Wakil Komisaris LFB.

Komentar