alexametrics

Mobil Lama Diam, Jangan Mengacu pada Kilometer untuk Lakukan Perawatan

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Mobil Lama Diam, Jangan Mengacu pada Kilometer untuk Lakukan Perawatan
Ilustrasi mobil parkir di garasi rumah. [Shutterstock]

Bila biasanya perawatan rutin mobil ke bengkel pakai acuan kilometer di odometer, sekarang ganti acuan ini.

Suara.com - Servis berkala atau perawatan rutin menjadi hal yang sedikit diabaikan para pemilik mobil di tengah masa pandemi COVID-19. Pasalnya, ada anggapan bahwa kendaraan tidak banyak digunakan sehingga bisa ditunda. Well, meski "didiamkan' sebaiknya kilometer pada odometer tidak dijadikan acuan.

Menurut Technical Service Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor, Anjar Rosjadi, perawatan berkala harus tetap dilakukan walaupun mobil saat ini lebih banyak di rumah.

"Tetap melakukan perawatan berkala, kalau biasanya pakai parameter 10.000 kilometer. Pada masa seperti ini sebaiknya gunakan parameter waktu, yaitu enam bulan," ujar Anjar Rosjadi, saat bincang virtual bersama awak media, Selasa (18/8/2020).

Selama mobil lebih banyak di rumah, ia menyarankan agar pemilik rajin sekaligus rutin memanaskan mobil. Hal ini untuk memastikan apakah kondisi aki tetap dalam kondisi bagus.

Baca Juga: Jadi Penghuni Garasi, Ini Tips Rawat Mobil Supaya Tidak Ngadat

Ilustrasi rem tangan [Shutterstock].
Ilustrasi rem tangan [Shutterstock].

Selain itu, sediakan sedikit waktu untuk membawa mobil berkeliling. Karena tunggangan perlu bergerak guna memastikan kondisi ban dan pelumas masih prima.

"Ban kalau tidak sering diputar bisa tidak berimbang. Pelumas juga bisa mengendap karena mesin tidak berputar," kata Anjar Rosjadi.

Terakhir meski terkesan sepele, penggunaan rem tangan saat parkir dalam waktu lama juga dapat menimbulkan masalah. Salah satunya adalah menimbulkan karat pada area yang tidak tertutup.

"Rem tangan biasanya naik, artinya akan menekan ke disc brake. Memang aman, tapi bagian yang tidak tertutup bakal karatan. Intinya, dalam kondisi sekarang lakukan perawatan berkala dengan mengikuti periode enam bulan," tutup Anjar Rosjadi.

Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119

Baca Juga: 5 Tips Rawat Skuter Matik saat PSBB, Nomor 3 Kadang Terlewatkan

Komentar