Pajak Nol Persen Masih Rencana, Begini Komentar PT HPM Soal Harga

Kamis, 24 September 2020 | 16:45 WIB
Pajak Nol Persen Masih Rencana, Begini Komentar PT HPM Soal Harga
Suasana pameran GIIAS 2019, sebuah barometer penjualan kendaraan Nasional yang sayangnya tidak diselenggarakan tahun ini terkait pandemi global. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Arief Hermawan].

Suara.com - Yusak Billy, Bussiness Innovation & Marketing and Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) mengungkapkan belum bisa berkomentar terkait berapa penurunan harga mobil baru Honda jika relaksasi pajak benar-benar direalisasikan.

Pasalnya, menurut lelaki yang akrab disapa Billy ini, rencana relaksasi pajak mobil baru masih dalam tahap wacana. Dengan demikian, masih perlu dipelajari lebih detail mengenai aturannya.

"Kami belum bisa menentukan kira-kira penurunan harganya (untuk mobil baru). Kami belum bisa memberikan tanggapan, karena memang belum bisa mengkalkulasikannya sekarang," ujar Yusak Billy kepada Suara.com.

Secara umum, sambungnya, penurunan pajak memang bisa menjadi stimulus positif bagi pasar otomotif di tengah situasi negara yang belum bisa keluar dari pandemi COVID-19.

Honda Brio Satya dipamerkan di GIIAS 2019, Jumat (26/7/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]
Honda Brio Satya dipamerkan di GIIAS 2019, Jumat (26/7/2019). Produk ini adalah salah satu tulang punggung penjualan Honda saat ini [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

"Jadi saat ini kami tetap fokus merancang program penjualan dan aktivitas untuk meringankan konsumen dalam membeli mobil saat ini," terangnya.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengusulkan relaksasi pajak untuk menstimulus pasar sekaligus mendorong pertumbuhan sektor otomotif di tengah masa pandemi COVID-19.

"Kami sudah mengusulkan kepada Menteri Keuangan untuk relaksasi pajak mobil baru nol persen sampai bulan Desember 2020," ungkapnya.

Menperin menyakini upaya pemangkasan pajak pembelian mobil baru bisa mendongkrak daya beli masyarakat dan memulihkan penjualan produk otomotif yang sedang menurun. Sebagai dampak virus Corona di sektor otomotif.

Ia menambahkan bahwa kinerja industri otomotif pada semester pertama 2020 terbilang melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, meski mulai semester kedua tahun ini, ada perkembangan yang positif.

Baca Juga: Harga Mobil Baru di Bawah Rp 100 Juta Jika Pemangkasan Pajak Diterapkan

"Kami berharap relaksasi pajak bisa segera dijalankan agar bisa memacu kinerja industri otomotif di tanah air dan pemulihan ekonomi nasional," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI