Pajak Dihapus, Pengamat Prediksi Dampaknya pada Penjualan Mobil Baru

Dythia Novianty, Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 26 September 2020 | 13:00 WIB
Pajak Dihapus, Pengamat Prediksi Dampaknya pada Penjualan Mobil Baru
Ilustrasi penjualan mobil. [Shutterstock]

Suara.com - Pandemi Covid-19 memberikan dampak terhadap seluruh lapisan masyarakat tak terkecuali industri otomotif. Bahkan, untuk kembali menggairahkan penjualan produk otomotif Tanah Air, pemerintah berencana memberikan pajak 0 persen untuk mobil baru.

Namun, Pengamat Otomotif Nasional, Yannes Martinus Pasaribu menilai, jika harga kendaraan baru diturunkan, penjualan belum tentu akan meningkat drastis.

Menurut Yannes, bila dilihat dari sektor ekonomi hampir seluruh lapisan masyarakat mengalami tekanan yang luar biasa. Bagi kebanyakan anggota masyarakat, situasi ekonomi yang menjurus ke arah resesi ini cenderung akan membuat mereka menunda membeli aneka kebutuhan tersiernya.

"Mereka (masyarakat) akan lebih mengamankan keuangannya untuk menjamin berlangsungnya seluruh kebutuhan primer, seperti kebutuhan pangan, biaya sekolah, dan pulsa. Kendaraan bermotor sendiri termasuk kategori kebutuhan tersier," ucap Yannes.

Ilustrasi penjualan mobil. Shutterstock
Ilustrasi penjualan mobil. Shutterstock

Sementara itu, berdasarkan hasil survei kecil-kecilan yang dilakukan perusahaan analis pemasaran Markplus, masyarakat Indonesia akan menunda membeli mobil baru hingga triwulan kedua 2021,

"Sebanyak 87 persen menunda pembelian karena mempersiapkan dana untuk keperluan darurat dan 31 persen responden pendapatannya terdampak pandemi," ujar James Djoni, Senior Business Analyst MarkPlus.

James lebih lanjut menjelaskan bahwa hampir 70 persen masih tetap rutin mencari informasi perihal otomotif melalui teman dan internet.

Survei yang digelar Markplus itu melibatkan 68 responden, yang sebagian besar berdomisili di Jabodetabek. Mereka sudah memiliki kendaraan bermotor sebelumnya.

Dari responden itu, 44 persen mengaku menunda pembelian hingga kuartal dua tahun depan, 29 persen pada kuartal satu 2021 dan 19 persen berencana membeli kendaraan pada kuartal empat tahun ini. Mayoritas responden menunda pembelian di antaranya karena faktor keuangan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Mobil Baru di Bawah Rp 100 Juta Jika Pemangkasan Pajak Diterapkan

Harga Mobil Baru di Bawah Rp 100 Juta Jika Pemangkasan Pajak Diterapkan

Otomotif | Rabu, 23 September 2020 | 17:18 WIB

Pedagang Mobil Bekas Tolak Usulan Relaksasi Pajak Nol Persen

Pedagang Mobil Bekas Tolak Usulan Relaksasi Pajak Nol Persen

Foto | Rabu, 23 September 2020 | 16:47 WIB

Rencana Keringanan Pajak Mobil, Ini Tanggapan Asosiasi Sepeda Motor

Rencana Keringanan Pajak Mobil, Ini Tanggapan Asosiasi Sepeda Motor

Otomotif | Rabu, 23 September 2020 | 13:05 WIB

Survei : Orang Indonesia Tunda Beli Mobil Baru Hingga Kuartal 2 Tahun 2021

Survei : Orang Indonesia Tunda Beli Mobil Baru Hingga Kuartal 2 Tahun 2021

Otomotif | Selasa, 22 September 2020 | 19:22 WIB

Korsel Bikin Regulasi untuk Atur Bau Mobil Baru

Korsel Bikin Regulasi untuk Atur Bau Mobil Baru

Otomotif | Sabtu, 19 September 2020 | 23:05 WIB

Honda HR-V Baru Tercyduk di Uji DI Jalanan, Bentuknya Gagah Memikat

Honda HR-V Baru Tercyduk di Uji DI Jalanan, Bentuknya Gagah Memikat

Otomotif | Sabtu, 12 September 2020 | 18:00 WIB

Terkini

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

×