Kabar Gembira, Jeep Wrangler Listrik Siap Masuk Asia Tahun 2021

Angga Roni Priambodo | Suara.com

Senin, 26 Oktober 2020 | 18:45 WIB
Kabar Gembira, Jeep Wrangler Listrik Siap Masuk Asia Tahun 2021
Jeep Wrangler.[Jeep/ANTARA]

Suara.com - Jeep telah memperkenalkan Wrangler 4xe, kendaraan offroad listrik yang ramah lingkungan. Mobil garang itu akan mulai dipasarkan di Eropa, China, dan Amerika Serikat pada awal 2021 sebelum diedarkan ke pasar global dengan sejumlah penyesuaian.

Powertrain plug-in hybrid Wrangler 4xe disebut mampu menjangkau hingga 25 mil atau setara sekira 40 km dengan penggerak hanya listrik, tanpa emisi, dan hampir senyap, yang diklaim cocok untuk berkendara sehari-hari juga di dalam kota.

Jeep akan menawarkan opsi elektrifikasi pada setiap lini produknya dalam beberapa tahun ke depan karena berusaha menjadi pemimpin dalam teknologi premium ramah lingkungan, khususnya pada kendaraan berkemampuan penggerak semua roda 4x4, kata Fiat Chrysler Automobiles (FCA) yang membawahi merek Jeep, dalam pernyataannya, dikutip Senin.

“Kami berkomitmen untuk menjadikan Jeep sebagai merek SUV paling ramah lingkungan. Elektrifikasi jajaran Jeep akan memungkinkan penumpang untuk melakukan perjalanan hanya dengan tenaga listrik, memberikan pengalaman on-road yang efisien dan menyenangkan dan menawarkan kemampuan untuk menikmati lebih banyak kemampuan Jeep off-road dalam keheningan yang nyaris total,” kata Christian Meunier, presiden global merek Jeep - FCA seperti dilansir dari Antara, Senin (26/10/2020).

Jeep Wrangler Rubicon versi Hybrid (Autoblog)
Jeep Wrangler Rubicon (Autoblog)

Wrangler 4xe dibekali dua motor listrik, paket baterai bertegangan tinggi, mesin I-4 turbocharged berteknologi tinggi 2.0 liter dan transmisi otomatis delapan kecepatan TorqueFlite yang kuat. Dengan operasi start-stop engine membuatnya lebih hemat.

Powertrain Jeep Wrangler 4xe mengintegrasikan dua motor listrik dan paket baterai lithium-ion 400 volt dengan mesin empat silinder yang hemat bahan bakar, turbo, dan transmisi otomatis delapan kecepatan TorqueFlite. Wrangler 4xe menghasilkan tenaga maksimum 375 tenaga kuda (280 kW) dan torsi 470 lb.-ft. (637 Nm).

Wrangler 4xe merupakan pengembangan lebih lanjut dari kendaraan listrik sebelumya, seperti Jeep Renegade 4xe dan Compass 4xe yang diperkenalkan tahun lalu di Jenewa dan dipasarkan musim panas tahun ini, serta Jeep Grand Commander PHEV yang diperkenalkan di China tahun lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pabrik Nissan di Indonesia Tutup, Begini Sentilan Eks Menteri Rizal Ramli

Pabrik Nissan di Indonesia Tutup, Begini Sentilan Eks Menteri Rizal Ramli

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2020 | 16:09 WIB

Tak Puas dengan Layanan Dealer, Pria Ini Bakar Mercedes-Benz Miliknya

Tak Puas dengan Layanan Dealer, Pria Ini Bakar Mercedes-Benz Miliknya

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2020 | 15:17 WIB

Intip Koleksi Mobil Khabib Nurmagomedov, Pegulat yang Pensiun dari UFC

Intip Koleksi Mobil Khabib Nurmagomedov, Pegulat yang Pensiun dari UFC

Kalbar | Senin, 26 Oktober 2020 | 11:07 WIB

Selamat, Tata Motors Rayakan Produksi Mobil Penumpang 4 Juta Unit

Selamat, Tata Motors Rayakan Produksi Mobil Penumpang 4 Juta Unit

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2020 | 10:35 WIB

Terkini

Itung-itungan Pajak Tahunan Wuling Air EV usai Aturan Baru: Masih Layak Dilirik?

Itung-itungan Pajak Tahunan Wuling Air EV usai Aturan Baru: Masih Layak Dilirik?

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 21:00 WIB

5 Rekomendasi Jaket Cowok Murah untuk Naik Motor Harian Anti Gerah

5 Rekomendasi Jaket Cowok Murah untuk Naik Motor Harian Anti Gerah

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 19:00 WIB

Tren Mobil Listrik Murah Mulai Gerus Pasar MPV Konvensional di Indonesia

Tren Mobil Listrik Murah Mulai Gerus Pasar MPV Konvensional di Indonesia

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 18:45 WIB

5 Mobil Listrik Termurah di Bawah Harga Brio RS: AC Sejukkan si Kecil, Peneduh dari Bara El Nino

5 Mobil Listrik Termurah di Bawah Harga Brio RS: AC Sejukkan si Kecil, Peneduh dari Bara El Nino

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 18:23 WIB

Wuling Tetap Pede Jual Mobil Listrik di Tengah Aturan Pajak Baru

Wuling Tetap Pede Jual Mobil Listrik di Tengah Aturan Pajak Baru

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 18:10 WIB

Dominasi Daihatsu Gran Max di Pasar Mobil Niaga Indonesia Kian Tak Terbendung Kompetitor

Dominasi Daihatsu Gran Max di Pasar Mobil Niaga Indonesia Kian Tak Terbendung Kompetitor

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 17:45 WIB

5 Rekomendasi Jaket Murah Bisa Dipakai Harian untuk Pemotor Cewek, Anti Gerah Sepanjang El Nino

5 Rekomendasi Jaket Murah Bisa Dipakai Harian untuk Pemotor Cewek, Anti Gerah Sepanjang El Nino

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 17:14 WIB

Kena Regulasi Baru, Segini Itung-itungan Pajak BYD Atto 1: Masih Worth It?

Kena Regulasi Baru, Segini Itung-itungan Pajak BYD Atto 1: Masih Worth It?

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 16:26 WIB

Indef: Realisasi Mobil Listrik Baru 104.000 Unit, Transisi Energi Jauh dari Target

Indef: Realisasi Mobil Listrik Baru 104.000 Unit, Transisi Energi Jauh dari Target

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 16:07 WIB

Sertifikasi IKD Sudah di Tangan, Pabrik BYD Tinggal Menunggu Waktu Lakukan Produksi Massal

Sertifikasi IKD Sudah di Tangan, Pabrik BYD Tinggal Menunggu Waktu Lakukan Produksi Massal

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 15:15 WIB